
Rere mengatakan selama ia mengandung, ia membutuhkan biaya sepuluh juta rupiah guna memenuhi kebutuhan nutrisi dan pemeriksaan kandungannya ke dokter terbaik di kota nya.
“Oke. Deal.” Jimmy menyetujuinya.
Rere sangat bahagia saat itu, bahwa apa yang ia inginkan akan segera terwujud. Namun Rere juga mengatakan pada Jimmy untuk tidak melarangnya bekerja, dan Jimmy menyetujuinya. Yang terpenting Rere mampu menjaga kandungannya.
Saat Rere hendak meninggalkan hotel, Jimmy kemudian memberikan dua lembar uang seratus dollar untuknya. Namun Rere menolaknya.
Rere merasa itu sebuah penghinaan, namun Jimmy tetap memaksa Rere untuk menerimanya.
Jimmy mengatakan untuk pengganti ongkos taksi kembali ke rumah, tetapi Rere tetap menolaknya.
Mungkin oleh sebagian orang berpikir bahwa Rere hanya menyukai Jimmy karena dia orang asing dan pasti punya banyak uang. Namun bukan itu tujuannya.
Rere adalah seorang pekerja, meskipun gajinya tak banyak setiap bulan namun cukup untuk memenuhi kebutuhannya.
Setiap orang harus mampu untuk menyesuaikan gaya hidup dengan seberapa besar penghasilan yang didapat. Bukan melakukan cara yang salah hanya ingin terlihat mewah demi sebuah kepuasan dan terlihat wah di mata orang lain.
__ADS_1
Hidup tidak melulu menyenangkan orang lain bahkan terlihat baik dimata orang lain. Hidup adalah pilihan, jadi bagaimana dengan pilihanmu?
.
.
.
Setelah hari kemarin, Rere semakin menaruh harap pada Jimmy hingga ia mengesampingkan rencana perjalanan liburannya bersama George.
Kebetulan George bukanlah orang yang posesif. Mungkin karena usianya dua puluh tahun lebih tua dari Rere, jadi George tidak selalu ingin menghubunginya setiap saat.
Siang menjelang sore.
Tubuh Rere merasa jauh lebih baik setelah bangun tidur. Menatap jendela kamar yang tampak mulai gelap karena hampir menuju petang.
Rere kemudian mengambil ritual sore nya, seperti biasa membersihkan diri dan mengambil waktu santainya di depan teras kamarnya. Kali ini dengan secangkir teh hangat bukan dengan kopi. Ditemani dua potong roti manis yang sudah dua hari berada di dalam kulkas.
__ADS_1
Rere terus berpikir mengenai rencananya dengan Jimmy. Tentu saja ia tidak ingin salah mengambil keputusan. Menyeruput teh hangat di dalam cangkirnya dan mulai menikmati roti manisnya.
Memutar isi kepalanya. Ia tahu tidak bisa mengambil keputusan ini dalam sekejap. Setelah menyelesaikan waktu santainya, Rere kembali masuk ke dalam kamar. Meraih ponselnya dan menyalakannya.
Beberapa pesan masuk selain dari rekan kerja, konsumen dan tentu saja Jimmy dan George.
Menuliskan pesanan konsumen, menjawab beberapa pesan dari rekan kerja. Rere kemudian juga membalas pesan dari Jimmy dan George.
Jimmy mengirim enam pesan berisi menanyakan bagaimana perasaan Rere setelah bercinta dengannya, apa yang Rere lakukan hari ini, apa rencana Rere malam ini. Dan Jimmy mengirimkan pesan berisi kekhawatirannya kenapa ponsel Rere tidak aktif.
Rere kemudian membalas pesan dari Jimmy bahwa dia hanya sedang mengambil waktu istirahatnya dengan tidur siang hari ini.
Sedangkan George mengirim pesan mengenai ia sudah melakukan pembayaran dan memberikan jadwal penerbangannya ke Singapura.
Rere hanya membalasnya dengan “Oke!”
George juga mengirim bukti transfer uang seribu euro ke rekening Rere untuk dia dapat mengatur penerbangannya sendiri ke Singapura.
__ADS_1
“You can do for yourself.” Isi pesan singkat George.