Kesayangan Duda Tajir

Kesayangan Duda Tajir
Episode 35


__ADS_3

Setibanya di prasmanan tersedia banyak jenis makanan mulai dari makanan pokok sampai penutup di sediakan. Kalau orang yang gak tau pasti mengira acara ini sudah di persiapkan dari jauh-jauh hari, namun berbeda dengan kenyataan yang mana acara semewah nyatanya di buat secara terkejut dan persiapan yang mendadak tetapi karena disiapkan oleh orang-orang yang memang di bayar dengan mahal oleh keluarga kusuma bukan hal yang sulit untuk menyiapkan acara ini selesai dalam waktu sehari semalam itu.


" Kamu mau makan yang mana dulu sayang,? " tanya Ervan yang kini telah melepas ujung gaun istrinya dan beralih menatap makanan yang tersedia di sana.


" Aku mau sate lilit sama rendang mas"


Ucapnya yang tanpa sadar merubah panggilan nya ke sang suami yang baru satu jam yang lalu menikahinya itu.


" Apa sayang, coba ulangin panggil nya gimana tadi? "


Senyum Ervan melebar seketika mendengar sang istri memanggilnya dengan sebutan itu Terdengar sangat romantis menurutnya.


" Eh aku panggil nya mas boleh kan? " cicit nya


" emuachh"


" Siap laksanakan sayang kamu mantap di kursi ini ya suami siaga mu ini akan menjadikan kamu ratu hari ini "


Ucapnya antusias dengan melayang kan kecupan di kening sang istri dan mulai mengambil piring untuk mengambil pesanan yang di inginkan istrinya itu.


Sedangkan wajah syifa nampak merah padam seperti udang rebus karena perlakuan manis suami baru nya itu.


...****************...


Di ibu kita X nampak lah seorang wanita yang cukup dewasa dan lumayan cantik datang ke kantor Ervan. Seperti biasa dia memakai pakaian kurang bahan nya itu dengan tujuan tidak lain kalau bukan uang ya untuk memikat kaka ipar nya itu yang sekarang setannya masih berstatus duda tajir.

__ADS_1


Dengan angkuhnya dia memasuki gedung perusahaan itu dengan melewatkan meja resepsionis tanpa meminta izin terlebih dahulu, Hal itu membuat pekerja merasa serba salah di satu sisi mereka di perintahkan oleh sang asisten bosnya ya itu Doni untuk tidak mengizinkan wanita itu memasuki atau menemui bosnya lagi tapi di lain sisi dia malas berhubungan dengan wanita angkuh seperti itu seperti biasa pasti kena semprot.


Alhasil mereka membiarkan saja wanita itu memasuki gedung perusahaan, toh bos mereka juga sedang tidak di kantor jadi bisa di pastikan wanita itu juga akan melakukan perjalanan yang sia-sia saja menaiki terus paling atas itu.


Sesampainya di depan ruangan Ervan, Sitta merasa bingung kok seperti tidak ada orang di dalam ruangan itu. Tanpa banyak pikir Sitta memasuki ruangan CEO dengan tanpa permisi dan benar saja dia cukup terheran dan otaknya penuh tanya kenapa ruangan itu kosong bahkan asisten dan sekretaris yang biasanya bawel itu juga tidak terlihat di sana.


Kemudian dia menghubungi nomor hp Ervan berharap bisa mengetahui dimana lelaki itu berada. Iya dia harus menemui kaka iparnya itu untuk membantunya memberikan uang karena dia ada janji dengan teman-teman sosialita nya untuk berkumpul dan reuni minggu ini, Tentunya dia juga ingin mengajak Ervan sebagai pasangan nya dan akan dia pamerkan kepada teman-teman nya itu. Tetapi malang pikiran dan rencana nya tak sesuai ekspektasi beberapa kali dia menghubungi nomor tersebut tetap tidak ada jawaban bahkan ketiga kalinya malah di reject oleh pemiliknya di sana.


" Kurang ajar, lagi dmana sih dia ini, kenapa malah di matikan? Apa dia lagi di luar kota ya? "


Juah pikiran Sitta menerawang hingga akhirnya dia memutuskan turun dan menanyakannya kepada resepsionis yang sebelumnya dia lewatkan begitu saja.


" Heii loh kasih tau gue dimana bos kalian kenapa nggak ada di kantor? Dan lagi kenapa kalian nggak bilang kalau kak Ervan lagi nggak ada hah? "


Tanyanya, bukan tanya lebih tepatnya mengintimidasi resepsionis itu.


Jawaban resepsionis itu terdengar masuk akal tetapi tidak bagi sitta,. Dia tetap menyalakan mereka karena tidak memberitahukan bahwa Ervan nggak ada di kantor, sehingga membuatnya membuang waktu saja naik ke lantai paling atas itu.


" Kalian ini bagaimana sih, masa kerja bertahun-tahun masih saja tidak tau aturan. Awas ya kalian kalau gue dah berhasil nikah sama kak Ervan kalian semua bakal gue depak! ".


Ancam nya dan berlalu pergi meninggal kan gedung menjulang tinggi tersebut.


" Dasar nenek lampir, amit-amit mana jangan sampai pak Ervan dapan istri macam begitu. Bener sih dia adiknya Almarhumah ibu Yuna tetapi kok beda sekali ya watak keduanya? "


" Udah jangan di pikirkan, yok mulai kerja lagi aja, nanti kalau kamu lalai malah di pecat beneran sama pak Ervan"

__ADS_1


Kata teman satu professi nya itu. Yah resepsionis di kantor Ervan terdiri dari Empat orang dan itu terbagi menjadi 2 shif, dalam satu shif terdiri dari dua orang sehingga bisa saling bertukar dan ganti-ganti saat jam istirahat maupun jam sholat tiba.


" Iya kamu benar juga, malas juga mikirin nenek lampir banyakin dosa, cepat tua aku nya yang ada"


" Haha "


Keduanya tertawa, bagi mereka tata krama adalah hal utama selain ilmu dan attitude yang harus dimiliki mereka adalah orang-orang pilihan yang di pekerjakan di kantor tersebut. Setiap pegawainya sudah melalui banyak seleksi dan tahap-tahap nya. Jadi tidak heran jika yang berada di sana benar-benar orang yang dapat di percaya bahkan gaji yang di berikan juga tidak main-main di atas rata-rata perusahaan pada umumnya.


Seperti pepatah mengatakan Anda sopan kami pun segan.


Begitulah isi nya dan di perusahaan Ervan ini di sisipkan attitude dan sopan santun yang di utama kalau pun tamunya orang penting kalau tidak sopan mereka juga akan mempertimbangkan perlakuan yang ekstra, Tetapi kalau tamu nya memiliki etika yang bagus perusahaan juga akan memperlakukannya dengan selayaknya tamu penting.


Begitulah aturan utama di kantor raksasa ini.


...****************...


Sementara di sepanjang perjalanan Sitta terus menerus memikirkan kemungkinan kemana Ervan pergi, hingga akhirnya dia memutuskan mengunjungi kediaman keluarga kusuma.


Sesampainya di sana dia di persilahkan masuk oleh asisten rumah tangga di sana.


" Eh non Sitta, Silahkan masuk non, "


" Iya bik, saya mau menemui Ervan apa ada di rumah bik ya kenapa dia tidak masuk kantor? "


" Oh den Ervan kan ada acara lamaran non di kota sebelah, emang non Sitta nggak di ajak gitu atau di beritahu? "

__ADS_1


Bik Lia dengan santai nya memberitahu bahwa Ervan akan melakukan proses lamaran, lantaran dia tidak tahu kalau Sitta menyukai majikannya itu setannya Sitta adalah adik ipar Ervan dan sudah di anggap sebagai adik oleh majikan nya itu.


" Apaaa! "


__ADS_2