
"Sudah ya kamujangan pikirkan apa kata Sitta tadi, kamu tenang aja kan ada aku orang yang akan selalu menjaga kamu".
Ucap Ervan sambil menagkupkan kedua tangan nya ke wajah sang istri.
"Iya ma, Aku cuman nggak mau aja kalau dia sampai nekat"
Syifa masih merasa kalu Sitta tidak main-main akan kata katanya itu.
"udah ya, kamu percayakan aja sama aku, kita akan melalui semuanya". Ervan berusaha menenangkan Syifa.
'Aku harus bertindak, jangan sampai perempuat nekat itu menyekiti istriku' bisik Ervan dalam hati.
...********...
Di tempat lain terlihat seorang pria sedang di sibukkan dengan berbagai macam pekerjaan yang dilimpahkan oleh bos nya yang sedang menikmati masa-masa pengantin baru. Terlihat kualahan dengan penampilan yang menggenaskan, bagaimana tidak bawah mata terlihat menghitam rambut berantakan walaupun masih terkesan rapi.
Selama Ervan menjadi pengantin segala urusaan perusahaan di limpahkan ke tangannya baik dalam Negeri maupun luar Negeri. Karena kualahan laki-laki itu berniat meminta bantuan kepada Andre selain sebagai seorang sahabat dia juga seorang sepupuh dekat Ervan sendiri jadi otomatis dia akan bisa di andalkan.
Bukan karena perhitungan akan pekerjaan Doni harus menghandle dan menghadiri pertemuan antara rekan kerja di Australia selama beberapa hari untuk membahas kontrak kerja yang sebelumnya sudah di bahs dan di revisi oleh Ervan secara langsung. Jadi perusahaan di negara X akan terabaikan untuk beberapa hari, oleh karena itulah orang yang Doni percayakan adalah Andre.
"Hallo, bro lo ada jadwal syuting nggak dua hari- tiga hari kedepan?". Ucapnya di via telpon
" Iya kayaknya ada tapi hanya foto syut majalah saja, Kenapa? tumben banget lo nanya" Ucap Andre dari seberang telpon.
" Gini bro, lo bisa bantu gue handle perusahaan beberapa hari selama gue ke Australia ada kerjassama yang bernilai pantastis, biasanya si Ervan yang menghadiri karena lagi masa penganten baru jadi di lempar ke aku, tapi tetap dalam pengawasan dia jug". Terang nya.
" Bisa sih, kapan berangkat biar gue bisa atur jadwal syuting gue?".
" Besok sore jam 5, berarti lusa lo udah di sini ya?".
" Oke deh gampang itu?".
Setelah ditemukan jalan tengah Doni merasa beban nya sudah sedikit berkurang, Bagaimana pun juga dia ingin yang terbaik dalam mejalankan pekerjaanya, selain baik keluarga kusuma sudah sangat berjasa bagi kehidupannya.
Derrt Derrt Derrrt
Tak lama terdengar suara hp berbunyi dan saat dilihat dari boss nya. Dengan cepat dia mengangkatnya.
__ADS_1
" Halo, ada apa nih tumben nelpon?"
" Begini Don, kamu ada kenalan tempat untuk menyewa bodyguard nggak?, Gue mau nyewa setidaknya 2 orang buat jagain Syifa, aku kok agak gimana ya sama sih Sitta, takutnya tuh anak nekat,bukan takut sama dia aku takutnya Syifa yang kenapa-napa".
Jawabnya panjang lebar.
" Ada ntar ya aku coba cari, oiya mengenai proyek di Australia aku berangkat besok sore jadi kantor sementara di handle sama Andre aku takut kenapa-napa bisa saja orang memanfaatkan kelengahan yang ada".
" Oke amanlah kalau begitu, aku juga pantau perkembangannya dari rumah, Thanks ya lo emang dapat di andalkan nggak salah gue rekrut lo hahahaha"
Tawa Ervan di iringin candan .
" Iya iya deh mana maunya aja, kembali kasih bonus jangan salah, haha "
Doni kembali membalas candaan Ervan.
Setelah seselai dengan telepon nya Ervan kembali menghampiri sang istri di kamar, terlihat istrinya itu sedang menatap hp dengan serius penampilannya sudah rapi dengan wajah yang cantik natural dipolesi sedikit make up tipis menambah kecantikan nya.
Setelah dekat ditatapnya dengan lekat wajah yang baru beberapa hari ini menjadi halal baginya, sikap dingin yang selama ini melekat kini sudah sirna entah kemana. Sedangkan Syifa yang merasa dperhatikan pun menoleh dan tanpa sengaja bibirnya menyentuh wajah tampan suamnya tersebut.
" Duh, ehhh mas kok disini jail banget ya", protesnya karena dia yakin sekali kalau ini pasti di sengaja oleh suami mesumnya itu.
Ucapnya sambil mencondongkan wajahnya bukannya menjawab pertanyaan istrinya dia malah menggombal dan melontarkan pertanyaan balik ke isttrinya itu.
" Ihh mah, Mesum banget ya sekarang,merinding tau."
Balas Syifa
" Kok mesum,aku bener loh sayang kamu kenapa berpakaian rapi dan cantik begini sih aku kan nggak tahan tau, sini duduk sini" Titahnya.
"Mas, otakmu ya "
Meskipun protes Syifa tetap menuruti kemauan suaminya itu perlahan dia bangkit dan berpindah duduk di paha sang suami di sambut senyumn merekah dari bibir pria itu. Akan tetapi kesenagan itu tak berlangsung lama dikala Syifa mebuka kembali suaranya memberitahu bahwa mereka harus fitting baju untuk resepsi yang akan di adakan beberapa hari lagi.
" Mas jangan mesum ih, "
Ucap Syifa yang menutup mulut Ervan yang hendak mendaratkan ciuman di bibirnya yang ranum itu.
__ADS_1
" Lah kan sama istri sendiri sayang, pahala loh"
jawabnya nggak mau kalah.
" Iya pahala tapi ingat dong kita ada acara dan udah di tnggin sama mama loh dari tadi, kamu lupa?"
tanya nya mengingatkan sanng suami yang sedang di landa kasmaran bertubi-tubi itu.
" Aduhhh, kok mengesalkan sekali sih, pokonya sesudah kita resepsi aku akan mengajakmu berbulan madu ke pulau dewata atau kalau perku ke Swiss biar tidak ada yang mengganggu"
Ucapnya penuh penekanan. " Iya, terserah kamu sekarang buruan ganti baju keburu di omelin mamah baru tau rasa."
ucap Syifa lagi.
" Iya sayang bentar ya, Tapi Cium dulu."
di jawab kekehan pelan Syifa dan disusul kecupan singkat mukai dari kening, wajah, hidung dan berakhir di bibir sang suami. Ketika hendak menarik wajahnya Ervan menahannya dan terjadilan ciuman panas di pagi menjelang siang itu.
...****************...
Setelah selesai keduanya berangkat menuju sebuah butik terkenal di kota tersebut, setelah sampai nampak beberapa pelayan menyambut mereka dengan suka-cita, selain ssebagai tamu terhormat butik itu juga merupakan bagian dari aset keluarga Kusuma.
" Selamat datang di butik kami tuan, nona. "
Ucap pelayanan itu dengan sedikit membungkukkan badan sambil tersenyum.
" Iya Terima kasih,"
jawab Syifa ramah.
" Mari saya antar tuan, nona sudah di tunggu dari tadi oleh nyonya dan tuan besar"
pelayan itu memberi tahu lagi dengan sangat sopan.
" Oh iya Terima kasih mbak, sekali lagi" Lagi-lagi hanya Syifa yang membalas sedangkan Ervan memasang wajah dingin dan datar seperti sebelum sebelumnya hanya di depan keluarga dan orang terdekat dia kan menjadi selembut mungkin, tetapi meskipun dia terlihat dingin dia tidak pernah mengganggu orang lain kecuali orang itu yang mengganggu nya.
Ditempat lain nampak seorang perempuan sedang berbuat tidak senonoh dengan seorang pria yang di kenal sebagai gangster di daerah tersebut. Ya perempuan itu Sitta demi membuat perhitungan terhadap Syifa yang menurutnya merebut Ervan dari nya dia rela melakukan apapun asal rencana nya berjalan lancar, termasuk menggaet seorang ketua gangster itu yang di kenal dengan nama Jefri.
__ADS_1
Dengan senang hati Jefri membantu Sitta selain dapat menikmati nya dia juga mendapatkan uang dari wanita itu.
Sebenarnya Jefri menyukai Sitta yang menurutnya sangat cantik dengan bodi seksi wajah putih mulus dan bersih, tapi sayang akhlaknya tidaklah bagus, Untuk sementara dia akan menikmati alurnya saja.