Kesayangan Duda Tajir

Kesayangan Duda Tajir
Episode 46


__ADS_3

Tangan lentik wanita itu tengah berada di dada bidang pria nan tampan itu, perlahan dimainkannya dengan berbentuk garis-garis tanpa memikirkan reaksi dari lelaki tersebut.


" Stop lah memancing di air yang keruh sit, sebenarnya apa yang kamu cari hemm? "


Pria itu menggenggam tangan Sitta dan membawanya lalu mencium dengan sayang namun sangat di sayangkan sang wanita tidak pernah melihat itu.


" Sudahlah pokoknya setelah ini kamu harus buat perempuan itu menderita apapun itu, aku tidak mau tau"


dia menerawang tentang Syifa yang kini menjadi nona di keluarga kusuma menggantikan posisi sang kakak.


" aku tidak rela dia menggantikan posisi kakak ku, memangnya dia siapa? "


Jeff hanya mendengar saja tampa memberikan sanggahan apapun, dia tidak ingin nantinya merusak mood Sitta dan mengganggu waktu menyenangkannya itu. Ditatap nya wajah wanita yang memang sudah dia taksir dari semenjak mereka kenal itu.


" Apapun untukmu sayang".


" Sekarang lebih baik kita bersenang-senang dulu sebelum menjalankan rencana kita, aku pastikan hidup perempuan itu nggak akan tenang"


Tangan nya sudah tidak dapat di kondisikan lagi, bercampur rasa tidak rela karena perempuan itu menginginkan lelaki lain membuat nya ingin menuntaskan hasratnya sepuas yang dia mampu kalau perlu meng hamilnya sehingga wanita itu hanya akan tunduk untuknya saja bukan lelaki lain.


Sitta yang sudah kualahan hanya pasrah saja, selain dia menginginkannya dia juga ingin rencana nya sukses tentunya untuk menyingkirkan Syifa seorang wanita yang kini menghalangi nya untuk menjadi nyonya muda keluarga Kusuma Grup.


...****************...


" Sayang setelah resepsi kita ke Swiss ya bulan madu, di sana suasananya mendukung sekali atau kamu punya tujuan yang ingin di datangin selain Swiss sayang? "


Terlihat obrolan sepasang suami istri baru itu, karena hari resepsinya akan di adakan 2 hari mendatang tentu acara bulan madu sudah di depan mata bagi lelaki itu.


" Harus banget ya mas kita bulan madu ke luar negeri gitu? kan sayang aja uangnya? "


Bantah Syira karena baginya yang keluarga sederhana sangan menghitung dan memilah-milah dalam menghabiskan uang.


" Heii sayang, ya harus dong masalah uang nggak usah khawatir uang suamimu ini nggak akan habis 7 keturunan"


Ucapnya gemas


" Iya aku tau mas kamu kaya, tapi apa ngga kita sisihkan aja uang nya, buat santunan kan banyak tu anak-anak kurang mampu yatim besar pahalanya bisa di bayangkan wajah penuh syukur kebahagian saat menerima rezeki yang tidak di duga mereka"


Papar nya panjang kali lebar itu.

__ADS_1


" Istriku emang terbaik, kalau masalah itu kamu tenang ya kita bisa membuat acara santunan sekaligus pas acara resepsi kita nanti bagaimana jadi acara bulan madu tidak dapat di ganggu gugat? "


Ervan mencoba membuat kesepakatan, dia tau betul sifat istrinya itu sangat menyayangi uang apabila itu buat kesenangan tetapi dia tidak pelit dalam berbagi, Sungguh Ervan sangat tepat mengambil keputusan dengan mempersunting sebuah emas yang langka.


" Lalu pekerjaan mas gimana? "


pertanyaan polos itu akhirnya muncul juga.


" Tenang aku adalah bos, Doni dan Andre akan mengurus semuanya, sekarang fokus ke acara Kita ya"


papar nya lagi meyakinkan istrinya itu.


" Dasar sombong, "


Dengan mencubit pinggang suami nya itu.


" Baiklah tuan Ervan yang terhormat istrimu ini akan ikut saja kepada paksu kalau memang pilihan nya begitu, "


Dengan ledekan itu membuat Ervan tak tahan.


cup


cup


cup


" Hei berhenti, nanti wajahku akan habis" Gerutu Syifa di iringi tawa karena mereka asyik bercanda.


" Tidak akan ku lepaskan, salah sendiri kenapa kamu cantik sekali"


Ervan terus mencium wajah istrinya mulai dari kening, mata, hidung, dagu, pipi, dan berakhir di bibir. Dilumatnya cukup lama dan baru di lepas setelah merasa wanitanya tidak bisa bernafas.


" Mas, ih aku nggak bisa nafas. Dasar jail"


" I Love You sayang"


Bisik Ervan di telinga wanitanya.


Sifa yang merona selalu dibuat terlena oleh sifat lembutnya, dimana hal itu tidak bisa dia dapatkan dalam hari kerjanya, bagaimana tidak suaminya itu akan bersikap bagai balok es jika dengan orang lain, walaupun tetap sopan kepada yang semestinya.

__ADS_1


"I Love You to mas "


diapun menjawabnya dengan sedikit merona membuat Ervan gemas.


Tak lama setelah acara cinta cintaan itu, keduanya nya pun larut dalam ibadah panas nya sebagai pengantin baru. Bayang kan sendiri ya gaess hehe


*


*


*


*


" Pah semua nya sudah selesai belum ya di undang apa masih ada yang perlu di undang, jangan sampai terlewat"


Ucap bu Widya.


Ya dia mengurus semua yang berkaitan dengan dekor undangan dia turun langsung untuk memastikan semuanya berjalan mewah karena Ervan putra tunggal jadi ini momen yang sakral menurut mereka, di mana dulu saat pernikahan Ervan dan Yuna di adakan pesta tak semewah ini, dan itupun masih banyak yang tidak di undang. Jadi kali ini dia mau semuanya harus sesuai dengan konsep yang di buat.


" Sepertinya sudah deh mah, tinggal besok kita mengadakan pengajian saja, "


" Oh iya pah, keluarga Jeng Dewi sudah di jemput blm? nanti mereka menginap di rumah ini saja jngan di hotel nanti pelayanannya gak sebaik di sini, mama mau besan kita itu sama dengan kita di perlakukan"


Ultimatum sang nyonya tanpa bisa di ganggu gugat lagi.


" Iya mah, ini sopir keluarga lagi menjemput mereka sepertinya setengah jam lagi mereka mendarat di bandara" Jelas pak Angga.


Menjelang hari resepsi keluarga kusuma memang menjemput pihak besan supaya acara itu lengkap dan sesuai dengan syariat. Sehingga seluruh keluarga Syifa baik yang kandung maupun sepupunya nya yang mau ikut pun di perbolehkan bahkan kau mau sekeluarga besar maka keluarga kusuma akan sangat senang sekali.


Di bandara sendiri nampak sebuat pesawat yang baru saja mendarat, Pam Ujang yang bertugas menjemput besan bos nya itu pun bergegas memegang papan nama yang bertuliskan UTUSAN KELUARGA KUSUMA untuk memudahkan dalam mencari jejak nya apabila keluarga besar pak Jali nanti sudah turun dari pesawat.


Benar saja tak lama nampak ada kurang lebih 10 orang yaitu Pak Jali, bu Dewi dan kedua adik Syifa juga bude pakde nya ikut turut serta dan tak lupa juga sepupu Syifa yaitu Amelia ternyata juga ikut, katanya ingin sekalian jalan-jalan ke ibu kota maklum saja dia selama ini di desa dan jarang menikmati hiruk pikuk keramaian ibu kota. Selain dari keluarga sederhana dia juga di sibuk dengan jam belajarnya ya dia mengambisikan semuanya perfect.


" Selamat siang, dari keluarga pak Jali ya? "


sapa pak Ujang karena rombongan pak Jali yang mendekat tak banyak yang mereka bawa hanya beberapa tas pakaian dan beberapa jenis oleh-oleh dari desa..


" Iya Pak, ini keluarga saya"

__ADS_1


" mari pak, saya pak ujang sopir keluarga kusuma, saya di tugaskan menjemput keluarga besar" Ucap pak ujang


__ADS_2