Kesayangan Duda Tajir

Kesayangan Duda Tajir
Episode 51


__ADS_3

Sedangkan bagi Ervan perubahan itu sungguh terasa janggal di hati nya dan dia harus berhati-hati terutama sampai pelaku kejahatan yang sempat berniat mencelakai sang istri ditemukan baru dia akan menjadi lega apalagi sudah memberikan pelajaran yang setimpal.


Perlahan acara sudah mulai sepi dan kondisi kembali kondusif setelah para tamu undangan dan rekan bisnis perlahan sudah pulang dan menyisakan keluarga inti dak pekerja di rumah keluarga kusuma.


" Sayang sebaiknya kamu ajak istrimu ke kamar untuk istirahat, pasti dia sudah kelelahan dari tadi mama lihat wajahnya agak sayu,"


Titah mama Widya karena melihat wajah sang menantu yang nampak kelelahan mungkin kesibukan karena banyaknya tamu undangan beserta di tambah lagi insiden perencanaan pembunuhan terhadap sang menantu membuat nya tertekan dan menambah kesurutan terhadap pisik dan mental nya.


" iya ma, baiklah"


" Ayo sayang kita istirahat "


" Kyaaaa, apa yang kamu lakukan aq bisa berjalan?, aq tidak sakit? "


Protes Syifa karena tingkah Ervan bukannya hanya mengajak nya beristirahat tetapi malah menggendongnya secara bridal style sehingga membuat Syifa merasa tidak enak apalagi di lihat oleh kedua mertua dan para asisten keluarga kusuma belum lagi keluarga nya dari kampung.


" shuuuttt kamu cukup diam aku tau kamu pasti kelelahan jadilan anak manis ya aku tidak mau kamu kelelahan karena nanti malam kamu harus mempersiapkan dirimu"

__ADS_1


Gurau ervan berbisik di rungu Syifa sehingga membuat rona merah di wajah cantik itu nampak kentara. Secara refleks gadis itu, salah maksudnya wanita cantik itu menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami karena merasa malu akibat tingkah konyol sang suami.


Ervan pun terkekeh geli melihat kelakuan istri lucunya yang menurutnya sangat lucu.


Sementara bu widya dan pak Angga sangat bahagia dengan apa yang barusan mereka lihat dia benar-benar tidak menyangka kalau sang putra akan kembali tersenyum seceria itu semenjak kepergian menantu mereka yang pertama, ya semenjak Yuna yang notabene nya adalah menantu istri pertama sang putra pergi untuk selamanya mereka sudah tidak pernah melihat keceriaan di wajah anak semata wayang nya itu, bahkan mereka sempat mengubur impian untuk segera menimang cucu.


Tetapi semenjak kehadiran Syifa di hidupnya dia kembali melihat keceriaan yang telah lama tidak dilihatnya itu, memang keputusan nya untuk memilih mempertemukan sang anak kepada asisten nya itu sehingga dapat mengembalikan kebahagiaan di dalam hidup sang putra dan juga harapan yang sempat pupus seperti sudah terbayang di depan mata.


" mama sangat bahagia pa, hiks "


tangis bahagia terlihat jelas di mata ibu dari anak semata wayang itu.


Pak angga sangat bijak dalam menanggapi sikap haru yang di rasakan sang istri karena dia juga merasakan nya juga.


*


*

__ADS_1


*


Sementara di tempat lain terlihat percakapan yang lumayan serius dari kedua ibu dan anak mengenai rencana yang sedang merek susun agar tujuan yang semula tertutup terasa terbuka dengan matang.


" Kapan rencana kamu akan bertandang ke kediaman keluarga kusuma, untuk memastikan bahwa rencana kita akan mencapai kesuksesan, pastikan bahwa perlahan kamu akan menggantikan posisi perempuan itu di keluarga kusuma?"


Ucap wanita paruh baya itu dengan senyum menyeringai.


" Rencana nya besok aku akan kesana, mama tenang saja aku pastikan tidak akan gagal kali ini"


" Baiklah mama percaya kamu akan mampu menjalani semua ini dan mama yakin kamu akan sukses secara kamu cantik, berpendidikan dan kamu juga nggak kalah lihay dari yuna kakak mu dulu pasti kamu akan mampu mendepak wanita sialan itu.


setelah percakapan yang lumayan alot itu mereka pun bersiap ketempat masing-masing karena akan menjalan kan rencana nya itu.


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2