
Di saat yang sama
"Aku tidak mengerti yang Kau maksud" ucap Giyu pura pura tidak tau. "Jangan pura pura tidak tau jawab saja" ucap Zeno. "Memangnya ada perlu apa kau dengan oyakata sama" tanya Giyu dingin. "Ah ternyata kau juga salah satu anggotanya ya" ucap Zeno. "Tidak, tidak ada hanya ingin mengetahui bagaimana kabarnya" lanjut Zeno. "Kalau begitu tidak perlu menarik ku kesini segala kan" ketus Giyu. "Hahaha maaf maaf sudah membuatmu tidak nyaman" ucap Zeno. "Hmm" balas Giyu singkat dan dingin. "Kau memiliki sifat yang dingin ya dan cukup keren apa kau memiliki pangkat yang tinggi di organisasimu" tanya Zeno. "Hanya cukup tinggi" jawab Giyu singkat. "Ah baiklah pertanyaan terakhir apa kau yakin bisa melindungi anakku dengan pekerjaanmu yang notabene nya seorang pembunuh" tanya Zeno kembali. "Nah dia pasti akan bilang jauhi anakku karena pekerjaanmu yang berbahaya itu bisa saja anakku menjadi korban dari musuhmu" batin Giyu cukup senang. "Aku tidak yakin" jawab Giyu. "Yah memang sulit pasti untuk menghindari musuh dan melindunginya dengan aman tapi aku percayakan anakku kepadamu. tolong jaga dia dengan baik ya" ucap Zeno menyakinkan Giyu. "Mengapa malah jadi seperti ini, ini sih tidak sesuai yang kubayangkan" batin Giyu. "Ah iya sudah saatnya mengembalikan mu" tawa Zeno. Mereka pun pergi menuju ruang tamu.
Disaat yang sama Tsutako sedang menyelidiki tentang mafia bawah tanah Jepang. Mafia tersebut bukanlah yakuza tetapi sesuatu yang lebih berbahaya daripada para yakuza. "Sulit sekali mendapatkan informasi para mafia tersebut" ketus Tsutako. "Aha ada ide" ujar tau Tsutako sembari menelpon Giyu. Tsutako pun menelpon Giyu untuk membantunya mendapatkan informasi. Namun sayangnya posisi Giyu sedang tidak menguntungkan jadinya ia tidak menjawab panggilan tersebut. kembali ke sisi Giyu ia sedang berpamitan untuk pulang. Shinobu pun mengantarkannya hingga keluar. "Ayahku tidak curiga kan dengan hubungan palsu kita" tanya Shinobu penasaran. "Tidak" jawab Giyu dingin dan sedikit kesal. "Ah syukurlah aku sangat malas jika harus dijodoh-jodohkan lagi" ucap Shinobu tenang. "Baiklah aku pulang dulu" ucap Giyu berpamitan. "Ya hati hati dijalan nanti aku akan mentraktir mu kok" ucap Shinobu sambil melambaikan tangan. Giyu pub berjalan menuju rumahnya.
__ADS_1
Sesampainya Giyu di rumah ia tidak segera menuju ke kamar, melainkan membuka hpnya. "Oh kakak menelpon tadi ya. aku tidak mendengarnya dikarenakan menghidupkan mode hening di HP" batin Giyu. Tanpa pikir panjang ia pun langsung menelpon kakaknya tersebut untuk menanyakan ada masalah apa. "Halo kak ada masalah apa sampai sampai kau menelpon ku" tanya Giyu di telepon. "Halo Giyu akhirnya kau menjawab juga aku ingin meminta bantuan mu tapi mengapa kau tidak menjawab telepon ku tadi hah" ucap Tsutako sedikit kesal di telepon. "Maaf aku menghidupkan mode hening di HP tadi" ucap Giyu meminta maaf. "Baiklah sebagai gantinya bantu aku mencari informasi tentang mafia bawah tanah Jepang" ucap Tsutako to the point. "Hmm bukankah mafia bawah tanah Jepang adalah para yakuza" tanya Giyu. "Ada oknum yang jauh lebih berbahaya dibandingkan para yakuza dan mereka menyebutnya mafia bawah tanah Jepang" jawab Tsutako. "Ternyata begitu baiklah akan kuretas sistem mereka kirimkan alamat tempat yang akan kuretas" ucap Giyu. "Ok" jawab Tsutako. Beberapa saat kemudian. "Sudah ku kirim" ucap Tsutako. "Ok biar kulihat ada apa dengan mafia bawah tanah ini" ucap Giyu sembari menganalisis data tentang mafia bawah tanah tersebut. "Dapat nama dari mafia bawah tanah ini adalah Ryukyu Housen yang diketuai oleh seseorang yang bernama Gotouge Zenbu dan wakilnya Shiragaki Ichi" ucap Giyu memberitahu informasi kepada Tsutako. "Lalu ada informasi apa lagi" tanya Tsutako. "Menurut data 2 bulan lalu, mereka baru saja mendapatkan barang impor dari negara myanmar" jawab Giyu. "Apa isi barang tersebut" tanya Tsutako kembali. "10 Kg Sabu, 50kg ganja, dan 150kg paket narkotika alias narkoba" jawab Giyu. "Ternyata seperti itu ya, tapi kalau kelemahan dari mereka di tempat itu dimana aku akan menyusup masuk soalnya" tanya Tsutako lagi. "Di bagian gudang sangat sedikit yang menjaga jadi kau bisa mencoba masuk lewat sana" jawab Giyu lagi. "Ah ternyata seperti itu ok makasih ya Giyu nanti pulang aku akan memasakkan mu makanan kesukaanmu" ucap Tsutako berterima kasih. "2 porsi ya" ucap Giyu sinis. "Ok siap" jawab Tsutako menerima. Tsutako pun segera melancarkan aksinya yaitu menyusup ke dalam markas musuh.
Kembali ke sisi Giyu, setelah ia mematikan teleponnya. ia segera ke kamarnya untuk pergi mandi. Seusai mandi seperti hari biasanya yaitu pergi ke markas untuk menerima misi.
Di markas
__ADS_1
Setelah menerima arahan misi ia pun segera menuju lokasi misinya saat ini. Setelah sampai ia menyusuri gedung tersebut dan menemukan bagian gudang yang tidak dijaga ketat dan masuk ke sana. "Baiklah saatnya masuk" ucap Giyu sembari masuk. "Jangan bergerak" ucap Tsutako berwaspada. "Kak tenanglah ini aku" ucap Giyu menenangkan. "Hah ngapain kau kesini" tanya Tsutako. "Ngapain lagi kalo bukan jalanin misi" jawab Giyu. "Sepertinya disuruh bergabung denganku ya hah yasudahlah ayo" ajak Tsutako. "Setelah ku analisis kembali gedung ini mempunyai 25 lantai dan 1 basement" ucap Giyu. "Sedangkan bagian terlemah dalam penjagaan bukan hanya di gudang melainkan bagian basement dan lantai 6" lanjut Giyu. "Lalu" tanya Tsutako. "Untuk mencapai tempat yang kita tuju yang berada di lantai 14 maka kita harus menyamar" jawab Giyu. "Menyamar ya huh yasudahlah, tapi dimana kita bisa menemukan pakaian penyamarannya" tanya Tsutako lagi dan lagi. "Lihatlah di depan ada 2 baju karyawan bukan, yang satu laki laki yang satu perempuan" jawab Giyu lagi dan lagi. "Mengapa cuma ada 2 kok bisa tau kalau cuma kita yang datang dan hanya menyiapkan 2 apakah itu adalah jebakan" tanya Tsutako yang panjang dan lebar. "sebenarnya itu ada pakaian lain cuma yang ditunjukan hanya 2 karena itu yang bagian paling depan. Coba kalau kita ambil satu pasti akan muncul lagi yang lainnya" jawab Giyu cukup panjang dan tidak singkat. "Ah begitu baiklah saatnya menyamar" ucap Tsutako.
To Be Continued
Jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, beri saran, dan berkomentar yang baik.
__ADS_1
dan sampai jumpa di next episode atau chapter selanjutnya
bye