Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
Memberitahu Oyakata-sama


__ADS_3

Di hari yang sama


Giyu pun pulang ke rumahnya setelah berkunjung dari rumah Shinobu. Di rumahnya, ia segera mencari-cari keberadaan kakaknya. Setelah mencari beberapa saat, ia baru menyadari bahwa kakaknya sedang menjalankan misi. Dengan perasaan yang kesal, ia dengan bersabar menunggu kakaknya pulang


Siang hari tepatnya pada saat pukul 13:57


Tsutako pun kembali ke rumah, setelah ia menyelesaikan misinya. Saat ia masuk ke dalam rumah, ia melihat sang adik yang sepertinya sedang menunggu sesuatu duduk di ruang tamu dengan raut wajahnya yang terlihat kesal.


"Hmm raut wajah mu buruk sekali" ejek Tsutako.


"Ini semua karena menunggumu tau" kesal Giyu.


"Tumben sekali kau menungguku, apa yang kau inginkan?" tanya Tsutako dengan heran, karena tidak biasanya sang adik menunggunya pulang dari misinya.


"Nee-san, ada yang ingin ku bicarakan denganmu" jawabnya.


"Apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Tsutako.


"Kau tentunya masih ingat dengan junior ku bukan, yang namanya Yoshigawa Naruda" ucap Giyu menanyakan apakah kakaknya mengingat juniornya yang bernama Yoshigawa Naruda.


"Iya aku ingat, bukankah dia sudah meninggal di saat misi kalian menggagalkan aksi ter*r*s Rusia dalam meluncurkan rudal misilnya" balas Tsutako yang tentu saja ia mengingatnya.


"Iya, yang aku maksud adalah dia. Nee-san, asal kau tau. Dia sudah kembali lagi" ucap Giyu dengan serius.


"Apa! Bagaimana bisa?" tanya Tsutako dengan begitu kaget.


"Aku juga tidak tau mengapa dia bisa selamat saat itu? Tetapi disisi lain, sebagai senpai aku ikut senang dia selamat. Tapi, sayangnya dia malah salah paham terhadap ku. Ia mengiranya, aku sengaja meninggalkannya agar bisa selamat" jawab Giyu yang juga ikut heran.


"Oh iya, asal kau tau juga. Dia sudah kembali sekitar 1-2 tahun yang lalu" lanjut Giyu.


"Hmm sepertinya junior mu itu orangnya pendendam ya" ucap Tsutako.


"Entahlah, sejujurnya sebagai senpai pun aku kurang mengerti dengan sifat aslinya" balas Giyu.


"Tetapi tadi malam, ia menculik Shinobu untuk memancing emosi ku" lanjut Giyu.


"Hah! Lalu, apakah Shinobu baik-baik saja?" tanya Tsutako dengan kaget.


"Aman, hanya hampir meledak" jawab Giyu dengan santai.


"Ha-hanya kau bilang" ucap Tsutako dengan heran terhadap sikap Giyu.

__ADS_1


"Iya, aku berhasil menyelamatkan nya sebelum pabrik tersebut meledak" ucap Giyu memperbaiki perkataannya yang tadi.


"Fiuh, kau mengagetkan ku saja" lega Tsutako.


"Lalu, apa yang akan kau lakukan terhadap junior mu itu?" tanya Tsutako yang penasaran dengan tindakan yang akan dilakukan oleh Giyu.


"Asal dia tidak mengusiknya lagi, maka dia aman. Akan tetapi, jika ia berani mengusiknya lagi, Siap-siap saja akan balasan yang harus ia terima" jawab Giyu dengan yakin dan sungguh-sungguh.


"Sebenarnya kalau dipikir-pikir, kasihan juga junior mu itu. Tapi tetep aja keterlaluan, menculik orang itu sungguh perbuatan yang keterlaluan sekali" ucap Tsutako yang setuju-setuju saja dengan apa yang ingin dilakukan oleh Giyu.


Setelah perbincangan tersebut usai. Giyu pun meminta ijin untuk pergi ke markas organisasi mereka. Meski sedikit bingung karena biasanya ia langsung pergi tanpa ijin, tapi Tsutako pun mengijinkan Giyu untuk pergi.


Di markas


Giyu segera menghampiri kantor bos nya. Setelah meminta ijin untuk masuk, Giyu segera masuk ke dalam kantor sang pemimpin organisasi tersebut.


"Konnichiwa Oyakata-sama" hormat Giyu.


"Konnichiwa Giyu" balas Kagaya.


"Aku tau apa yang kau inginkan, bukankah kau ingin memberitahu soal Naruda" ucap Kagaya menebak tujuan kedatangan Giyu.


"Iya, aku ingin membicarakan dia" ucap Giyu membenarkan perkataan Kagaya.


"Sepertinya Oyakata-sama sudah tau semua cerita tentang junior ku" ucap Giyu dengan rasa hormat.


"Aku memang tau semua cerita tentangnya. Bahkan aku tau kalau Naruda-kun itu telah menculik kekasih mu bukan" ucap Kagaya dengan lembut dan damai.


"Aku sedikit tidak menyangka, bahwa ternyata kau berani memacari anak dari Zeno" lanjut Kagaya dengan sedikit terkekeh.


"Oyakata-sama terlalu menyanjung ku" ucap Giyu sedikit tersipu.


"Hahahaha benar kau memang hebat, dapat memacari anak dari Zeno yang terkenal sangat protektif dengan semua anaknya" kekeh Kagaya.


"Aku ke sini juga ingin meminta saran, jika ia melakukan hal yang serupa kembali. Menurut anda, saya harus bagaimana?" tanya Giyu mengenai pendapat Kagaya semisal jika Naruda melakukan hal yang serupa di masa depan.


"Sayangnya dia memang sudah tidak bisa kembali ke tempat kita" pendapat Kagaya.


"Kok bisa seperti itu?" tanya Giyu dengan heran karena Kagaya bilang bahwa Naruda sudah tidak bisa kembali seperti dulu lagi.


"Dia sudah berada di tempat organisasi saingan kita yang jauh lebih kejam daripada kita" jawab Kagaya.

__ADS_1


"Dan lagi, saat kau terluka karena serangan Naruda saat itu, itu karena ada yang memesan jasanya untuk membunuhmu. Entah itu karena dendam atau memang hanya sekedar membencimu" lanjut Kagaya.


"Ternyata begitu, untuk kali ini masih bisa aku maafkan. Tetapi, jika dia berani melakukan hal yang sama di masa depan, aku tidak akan segan untuk menghabisinya" ucap Giyu dengan penuh yakin.


"Ambisi mu memang bagus. Tetapi ingat, jangan terlalu ambisius terhadapnya. Bisa-bisa karena ambisi mu tersebut malah mencelakai dirimu" saran Kagaya.


"Aku akan mendengarkan saran mu Oyakata-sama" ucap Giyu yang akan mendengarkan saran Kagaya.


"Kalau begitu, aku permisi dulu Oyakata-sama" pamit Giyu untuk undur diri dari kantor Kagaya.


"Silahkan Giyu. Oh iya, tolong besok kau pergi ke pusat kota Tokyo dan detail misinya akan diberikan padamu keesokan harinya" ucap Kagaya sembari mempersilahkan Giyu pergi.


"Baik aku mengerti Oyakata-sama" jawab Giyu sembari undur diri dari sana.


Giyu pun akhirnya meninggalkan kantor tempat Kagaya bekerja. Sebelum pulang, ia pun pergi ke ruangannya. Sedikit informasi, di organisasi ini terbagi menjadi 5 pangkat kecuali bos. Yang paling bawah adalah pemula, lalu naik menjadi junior, naik lagi menjadi senior, dan naik lagi menjadi seorang kapten, dan terakhir menjadi jenderal. Seseorang yang berada di pangkat jenderal, angkat memiliki ruangannya sendiri dan juga jenderal memiliki orang kepercayaan yang ia pilih sendiri. Pada saat ini, hanya ada 4 orang yang berada di pangkat jenderal. Giyu dan Tsutako termasuk ke dalam pangkat jenderal. Seseorang yang berada di pangkat jenderal juga berhak untuk memberi misi kepada orang kepercayaan yang ia pilih.


"Hmm kemana Tanjirou saat aku sedang butuh?" tanya Giyu terhadap dirinya sendiri.


"Kau mencari ku Tomioka-san?" tanya Tanjirou sembari memasuki ruangan Giyu.


"Ya, aku ada misi untukmu. Kau, Zenitsu dan Inosuke akan menjalankan misi di Hokkaido sekitar 3 hari lagi karena mumpung saat itu adalah hari libur" jawab Giyu sembari memberikan misi kepada Tanjirou dan teman-temannya.


"Baik Tomioka-san kami akan melaksanakan nya" balas Tanjirou dengan hormat.


"Mengenai detail misi, itu akan dikirim saat kalian mulai menjalankan misi tersebut" ucap Giyu dengan santai dan dingin.


"Baik" jawab Tanjirou dengan hormat.


"Oh iya Tanjirou, apa adikmu sudah mengetahui pekerjaan mu ini" tanya Giyu cukup penasaran.


"Untuk sekarang aku masih merahasiakan nya" jawab Tanjirou dengan pelan dan lembut.


"Aku tidak ingin ia mengetahuinya dalam waktu yang dekat" lanjut Tanjirou dengan tersenyum.


"Kalau begitu semangat lah, semoga kau bisa menyelesaikan misi mu dengan baik" ucap Giyu menyemangati Tanjirou.


"Arigatou Tomioka-san. kalau begitu, aku permisi dulu ya" ucap Tanjirou dengan sopan sembari meninggalkan ruangan Giyu.


"Ya, pergilah" jawab Giyu dengan dingin.


To be continued

__ADS_1


Cukup sekian ya guys, jangan lupa di like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, dan beri saran.


Bye


__ADS_2