Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
perkenalan sekolah


__ADS_3

POV Author


Sesampainya Giyu dan Tsutako dirumah mereka langsung berberes diri setelah hari yang melelahkan dan menuju kamar mandi. Setelah Giyu mandi dia langsung merebahkan dirinya di kasur dan memejamkan matanya, tetapi tidak langsung tertidur hanya memejamkan. Sembari memejamkan matanya ia berpikir tentang apa yang sudah ia lalui hari ini. Karena terlalu banyak berpikir dia pun terlelap dalam tidurnya.


Pagi hari


Giyu terbangun dari ranjangnya dan menuju ke kamar mandi. Seusai mandi Giyu segera bersiap siap memakai seragamnya untuk pergi ke sekolah. Setelah memakai seragam SMA nya Giyu menuju ke meja makan untuk menyantap sarapan yang telah dibuat oleh Tsutako yang tidak lain dan tidak bukan adalah salmon daikon.


Setelah sarapan mereka langsung menuju ke sekolah dengan berjalan kaki. Jika ada yang bertanya mengapa mereka berjalan kaki itu karena sekolah dan rumah mereka tersebut bisa dibilang cukup dekat. Jadi tidak heran jika mereka setiap harinya berjalan kaki ke sekolah. Sesampainya disekolah mereka langsung pergi ke kelas mereka yang berada di lantai kedua di sudut kanan yang berada di paling pojok. Di kelas mereka menuju ke tempat duduk yang memang adalah tempat duduk mereka. Sekolah mereka ini bisa dibilang adalah sekolah favorit di Tokyo karena banyaknya siswa yang lulus dari sekolah ini dengan prestasi yang sangat gemilang. Jadi tidak heran jika banyak yang ingin bersekolah disini karena para mantan muridnya terdahulu berhasil.


Akan tetapi Giyu dan Tsutako memilih bersekolah disini bukan karena prestasi sekolah ini yang gemilang. Mereka memilih bersekolah disini karena ada yang seseorang ataupun sebuah kelompok yang mencurigakan yang berkeliaran di sekitar sekolah ini. Itulah kenapa mereka bersekolah disini karena ingin menyelesaikan misi yang telah diberikan.

__ADS_1


Setelah duduk ditempatnya Giyu segera mengambil bukunya dan membaca buku pelajarannya sembari menunggu gurunya tersebut datang.


Bel pun berbunyi


Saat bel berbunyi wali kelas mereka datang dengan membawa sebuah penggaris kayu ala ala zaman dahulu jika ada muridnya yang kena hukuman atau nakal. Yap hari ini adalah inspeksi pakaian, kuku, rambut (bagi laki laki), perhiasan, dan tas (jika membawa barang seperti alat make up, buku buku seperti komik, novel dan lain lain ataupun kartu kartu yang biasanya untuk permainan seperti remi).


Tentu saja bagi anak laki laki ini adalah hal yang menakutkan. Karena jika saja ada salah satu dari yang tadi disebutkan di bawa atau di langgar, maka akan mendapatkan hadiah hangat dari sang guru yaitu sabetan penggaris kayu. Jangan salah kayu itu cukup tebal untuk membuat kulit mereka sekali pukul memerah. Makanya tidak heran banyak anak laki laki yang takut terkena hal tersebut karena biasanya ini dadakan. Giyu yang melihat gurunya membawa penggaris yang terbuat dari kayu yang cukup tebal itu dengan santai menghiraukan ancaman sang guru. Tsutako juga sama bahkan dia dengan santainya tetap membaca buku pelajaran yang padahal bukan saatnya untuk membaca.


Saat istirahat Sanemi, Obanai, Tengen, dan Sabito mengeluh kesakitan akibat hadiah dari sang guru. Teman teman yang lainnya pun hanya tertawa melihat penderitaan mereka ber empat, kecuali Giyu yang masih tetap santai dalam membaca bukunya. "Tch guru sialan penggaris kayu sakit banget lagi" ujar Tengen meringis kesakitan. "Salah lu sendiri malah bawa perhiasan dan make up ke sekolah" balas Kyojuro. "Gara gara pakaian gw yang males gw rapihin akhirnya gw juga ikut kena" ketus Sanemi. "Suruh siapa malas" balas Shinobu mengejek. "Heran ya padahal rambut Giyu juga kurang rapih tapi kok dia gk kena" tanya Sabito keheranan. "Rambutku masih dalam standar wajar jadi tidak heran jika tidak kena hukuman" balas Giyu dingin. "Sudah sudah daripada kita berbicara terus mending kita makan" ucap Tsutako mendamaikan keadaan. "Setuju" ucap mereka kompak kecuali Giyu si es batu.


Setelah selesai makan di kantin mereka bergegas ke kelas karena mereka akan ada pengumuman dari wali kelas. Pengumuman tersebut adalah pemilihan klub-klub yang harus diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 meski cuma mengikuti satu klub. Di sekolah ini terdapat banyak sekali klub. Seperti klub Olahraga yang contohnya banyak sekali, klub bernyanyi dan menari, di klub tersebut mereka bisa memilih mau menari atau bernyanyi ataupun keduanya, klub bela diri yang contohnya juga banyak, klub memasak, klub bahasa, klub matematika, klub IPA, klub IPS, klub PMR, dan masih banyak lagi. Dan juga klub-klub ini bisa dibilang sebagai ekskul atau ekstrakurikuler sekolah. Dan meski bukan bagian klub tapi bisa dimasukkan yaitu OSIS.

__ADS_1


Usai pengumuman mereka semua langsung berpikir kira kira klub apa yang cocok dengan mereka sembari melihat lihat selembaran kertas yang dibagikan oleh wali kelas. "Merepotkan mengapa harus masuk klub atau ekskul segala sih" gumam Giyu kesal. "Yasudah lah pilih klub bela diri dan olahraga saja sisanya malas aku ikuti" gumamnya kembali. Para teman temannya Giyu memilih klub atau ekskul yang beragam. contohnya Shinobu, kanae, dan Tsutako yang memilih klub PMR, Sanemi, Obanai, Tengen, Kyojuro, dan Sabito memilih klub olahraga dan bela diri, Muichiro yang memilih klub bela diri saja, Gyomei yang memilih klub bahasa, dan juga Mitsuri dan Makomo yang memilih klub memasak.


Setelah memilih klub yang diinginkan mereka segera mengumpulkan selembaran kertas tersebut ke meja guru. Ketua kelas di kelas mereka adalah Kanae dan Wakil yang terpilih adalah Sanemi sedangkan sekretarisnya adalah Makomo dan bendaharanya adalah Shinobu. Jadi yang bertugas mengantarkan pengumuman pemilihan klub tersebut adalah Kanae dan Sanemi yang menjabat sebagai ketua dan wakil ketua kelas.


Bel pulang pun berbunyi


Setelah Bel berbunyi para murid langsung riang gembira karena sudah waktunya untuk pulang. Berbagai macam hal yang ingin mereka lakukan saat pulang nanti. Ada yang ingin bermain game saat pulang nanti ada yang ingin belajar saat pulang nanti dan masih banyak lagi.


Tapi sekarang sudah saatnya untuk mengakhiri cerita ini jadi.


To be continued

__ADS_1


Oke cukup sekian ya jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, beri saran ya berjumpa lagi di next video bye bye semua.


__ADS_2