Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
teman baru


__ADS_3

Setelah semua murid dikelas tersebut memperkenalkan diri. Mereka mulai menyusun jadwal pelajaran, jadwal piket, dan struktur organisasi kelas.


POV Giyu


"Hah semua kegiatan ini membuatku bosan" ucapku dalam hati. Memang benar kegiatan tersebut membuatku bosan aku seorang pembunuh bayaran yang hebat disuruh membuat hal seperti ini tentu saja bosan. Yah tapi mau bagaimana lagi ini keinginan kakakku untuk melanjutkan pendidikan aku hanya mengikutinya saja.


POV Shinobu


Aku melihatnya seperti termenung bosan, aku menghampirinya dan menanyakan apa yang sedang dia renungkan. "Giyu mengapa kau merenung seperti orang bosan" tanyaku sembari menghampirinya. "Memangnya kau tidak bosan dengan kegiatan seperti ini" jawabnya dengan raut wajah yang terlihat boring. Aku berpikir yah memang benar sih biasanya dia melakukan kegiatan yang berbeda sekarang malah harus berbuat seperti ini, memang ya jadi pembunuh bayaran itu sulit.


Kami sekarang sedang menyusun struktur organisasi kelas. Di kelas banyak sekali orang yang menurutku aneh. Ada yang suara lantang dan terlalu bersemangat, ada juga yang bawa ular ke sekolah padahal sudah dilarang, ada yang suara nyentrik dan selalu berpenampilan meriah, ada yang rambut seperti landak dan memiliki emosi yang aneh, ada yang pintar tetapi terkadang lupa terhadap suatu hal, ada yang gampang menangis terhadap hal hal kecil, ada yang suka makan berdada besar tapi polos, ada wanita yang senyumnya sangat misterius tetapi cantik, ada juga pria yang memiliki bekas luka yang besar di pipinya dengan rambut berwarna pink ke orenan, Dan masih banyak lagi pokoknya kacau.


POV Author


Shinobu yang memikirkan teman sekelasnya tersebut mendadak geleng geleng kepala terhadap apa yang dilakukan oleh seseorang wanita yang suka makan berdada besar polos dan berambut pink dengan campuran warna hijau. Wanita tersebut mendekati Shinobu dan berkata "Hai apa kita boleh bertaman namaku Mitsuri" ucap Mitsuri si wanita yang suka makan. "Hai namaku Shinobu salam kenal" Ucap Shinobu kepada Mitsuri. "Wah jadi namamu Shinobu ya, salam kenal ya Shinobu chan" ucap Mitsuri dengan bersemangat.

__ADS_1


Menurut Shinobu meski dia terlihat bodoh dan polos tetapi dia terlihat baik. Dia merasa sepertinya tidak masalah untuk berteman dengannya.


Istirahat pun tiba


Saat istirahat tersebut Giyu, Tsutako, Kanae, Shinobu, dan Mitsuri pergi menuju kantin bersama sama. Tsutako, Kanae, dan Giyu sudah mengenal Mitsuri karena diperkenalkan oleh Shinobu. Jadinya mereka berlima pun menjadi akrab setelah berkenalan satu sama lain.


Di kantin


Mereka berlima memilih tempat duduk yang pas untuk mereka bersama. Tapi hanya ada tempat duduk yang pas untuk 13 orang, jadinya mereka tetap duduk disitu. Disaat sedang duduk mereka didatangi oleh 8 orang. 8 orang tersebut adalah ciri ciri yang dibilang oleh Shinobu. Mereka bernama Rengoku Kyojuro, Iguro Obanai, Uzui Tengen, Shinazugawa Sanemi, Tokito Muichiro, Himejima Gyomei, Makomo, dan Sabito. Shinobu berpikir mereka jauh lebih aneh dibandingkan yang dipikirkan Shinobu.


Mereka pun saling memperkenalkan diri dan memberitahu kelebihan masing masing untuk sekedar pamer. Setelah memperkenalkan diri Gyomei menawarkan diri untuk memesan makanan. "Kalian ingin pesan apa biar aku pesan kan" Ucap Gyomei kepada mereka. "Samain saja" Ucap mereka semua bersamaan. "Baiklah aku pesankan ramen saja ya" ucap Gyomei sambil pergi.


Setelah menunggu cukup lama makanan pun sampai. Mereka langsung melahap makanan mereka karena mereka sudah kelaparan akibat event penyambutan murid baru ditambah penyusunan jadwal pelajaran, jadwal piket, dan juga struktur organisasi kelas.


Setelah selesai makan mereka bersiap untuk kembali ke kelas tetapi ditengah perjalanan.

__ADS_1


POV Giyu


"Itu panggilan misi yah sepertinya harus pergi" batinku. Aku mendapatkan misi disaat aku sedang bersekolah tentu saja aku cukup kesal dengan hal tersebut. Beruntungnya istirahat kali ini ada 1 jam untuk beristirahat jadinya aku punya waktu untuk pergi. "Emm aku permisi ke toilet dulu ya perut ku sakit nih, sepertinya karena ramen tadi" Ucapku tergesa gesa. "Yaudah sana nanti keluarnya di celana lagi" ucap Kakakku yang sepertinya sudah mengerti tentang situasi apa yang akan ku hadapi.


Aku pun langsung pergi dari sana ke toilet dan berganti pakaian dengan sangat cepat. Setelah berganti pakaian aku langsung pergi menuju orang yang akan memberikan misi kepadaku yaitu bos ku sendiri Ubuyashiki Kagaya di markas. "Oyakata sama apa misi kali ini sangat penting soalnya aku sedang sekolah dan sekarang sedang jam istirahat takutnya sebentar lagi akan masuk dan guru menyadari bahwa aku tidak ada disana dan dan" ucapku tergesa gesa. "Sabarlah Giyu tarik nafas perlahan lalu hembuskan" ucap oyakata sama kepadaku. "Misi kali ini cukup penting karena lawan yang akan kau hadapi adalah seorang penjahat kelas kakap" ucap oyakata sama kembali. "Mengapa penjahat kelas kakap masih berkeliaran apa polisi tidak bisa menangkapnya?" tanya ku kepada oyakata sama. "Sayangnya tidak karena penjahat itu sangat pintar dan terlalu kuat" jawab oyakata sama. "Menarik baiklah aku akan menyelesaikannya dengan sekejap" Ucapku meremehkan musuh. "Jangan meremehkannya Giyu dan juga kau harus ingat kau masih terluka jadi jangan terlalu memaksakan diri ya" ucap oyakata sama lemah lembut. "baik oyakata sama aku akan mendengarkan mu" ucapku kepada oyakata sama.


Aku pun langsung pergi ke tempat yang dibilang oleh oyakata sama sebagai tempat persemayaman si penjahat kelas kakap. Sesampainya di sana, saat membuka pintu aku langsung disambut oleh seorang penjahat kelas kakap yang dibilang oyakata sama. Dia bernama Kenshi Hatake. "Dia memang sangat pintar, tetapi tidak ada yang lebih pintar jika dia sudah menjadi lawanku" ucapku meremehkannya kembali. "Kau cukup sombong juga ya Tomioka Giyu" ucap Hatake. "Aku sombong karena aku punya kemampuan" ucapku sambil maju dan langsung menyerang. "Wow kau ini terlalu terburu buru" ucapnya sembari menahan serangan ku. Tidak ku sangka dia jago dalam pertarungan tapi karena sudah menjadi lawan ku dia sudah ditakdirkan untuk kalah.


Saat serangan ku ditangkis itulah aku menyerangnya kembali dengan menendangnya dan dia terpental hingga membuat tembok dibelakangnya retak. "Hebat juga kau ya" ucapnya memujiku. Tetapi aku tidak membalas perkataannya karena aku sedang terburu buru jadinya aku langsung maju dan bersiap untuk menghabisinya. "ce-cepat sekali, sial kalau begini aku akan mati" ucap Hatake di batinnya. Aku langsung menebaskan pedang ku kearah kepalanya dan ternyata aku berhasil memenggalnya.


Aku langsung membereskan diri dan melaporkan kepada Oyakata sama bahwa misi telah berhasil dan langsung pergi ke sekolah lagi.


to be continued


Oke cukup sekian ya jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, dan beri saran.

__ADS_1


bye


__ADS_2