Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
Membuntuti


__ADS_3

Keesokan harinya


Giyu sedang berjalan di tengah keramaian kota. Disaat yang sama tanpa ia sadari ternyata Sabito, Sanemi, dan Muichiro membuntuti nya dari belakang. "Hei untuk apa kita membuntutinya" tanya Sanemi. "Hei apa kalian tidak penasaran apa yang terjadi dengannya dan Shinobu bukankah mereka terlihat sangat dekat" jawab Sabito dengan mata yang berbinar binar. "Aku sih tidak peduli tapi mengapa kalian malah mengajakku juga" tanya Muichiro kebingungan. "Suruh siapa kau berada di dekat sini" jawab Sabito tidak peduli. Sebenarnya Sanemi juga dicegat oleh Sabito dan dipaksa untuk ikut membuntuti Giyu. Dan juga Sabito yang tanpa sengaja melihat Giyu sedang berjalan sendirian malah membuatnya penasaran dan menarik kedua temannya ini untuk ikut penasaran. "Sudahlah aku pulang saja" ucap Sanemi kesal. "Aku juga pulang dulu ya" ucap Muichiro mengekori Sanemi. "Eh sabar dulu kalian ikut aku membuntutinya maka aku traktir kalian makan bagaimana" tawar Sabito. "Oke setuju" jawab mereka berdua kompak.


Di persimpangan gang

__ADS_1


Giyu pun tetap lurus ke depan tanpa memedulikan apa pun. Disisi lain Tengen yang sedang jalan santai tanpa sengaja lewat di depan Sabito Sanemi dan Muichiro. "Oh Hai teman teman sedang apa kalian" ucap Tengen ramah. "Pas sekali tambahan personel" ucap mereka bertiga kompak. "Oi oi oi apa yang ingin kalian lakukan" ucap Tengen dipaksa untuk ikut dengan mereka. "Kau harus ikut dengan kami untuk membuntutinya" ucap Sabito. "Sayangnya kau tidak bisa menolak" tambah Sanemi. "Dan jika kau menolak akan ada konsekuensinya" lanjut Muichiro. "Kenapa aku malah sial seperti ini" ucap Tengen pasrah. Mereka pun akhirnya melanjutkan aktivitas mereka yakni membuntuti Giyu.


Di perjalanan


"Hei kenapa pula aku harus ikut membuntutinya" ucap Tengen kesal "Apa kau tidak penasaran mengapa Giyu dan Shinobu itu terlihat dekat" tanya Sabito. "Tidak aku tidak peduli" jawab Tengen. "Maka dengan mengikutinya kita mungkin saja akan tau rahasia kedekatan mereka" lanjut Sabito. "Hei aku bilang kan aku tidak peduli" ucap Tengen semakin kesal. "Mau kau peduli atau tidak yang penting harus ikut" ucap Sabito. "Sudah lah ngen tidak ada gunanya terus berbicara seperti itu" ucap Sanemi. "Itu benar kami sudah pernah berkata seperti itu dan reaksinya sama saja" lanjut Muichiro. "Kita hanya bisa pasrah" pasrah Sanemi. "Itu benar" pasrah Muichiro. "Sepertinya kita tidak akan bisa berhenti" ucap Tengen ikut pasrah. "Lagian Sabito mengapa pula kau penasaran dengan rahasia mereka hah" tanya Tengen lagi. "Tentu saja aku penasaran bagaimana seorang Giyu yang perawakannya itu cool, calm dan juga tampan dan berani bisa berdekatan dengan Shinobu salah satu primadona sekolah kita" ucap Sabito. "Lagipula bukankah akan menjadi gosip hangat jika tau rahasia tersebut" ucap Sabito sembari mengeluarkan kipas kertas yang bertuliskan raja gosip. "Tidak heran dia penasaran sekali dengan rahasia Giyu ternyata ia adalah raja gosip yang selama ini dicari-cari oleh laki laki yang ada disekolah" batin mereka bertiga.

__ADS_1


Setelah perbincangan yang cukup lama. Alhasil karena mereka yang cukup berisik membuat Giyu semakin waspada. "Sial sepertinya beneran ada yang mengikuti ku" batin Giyu semakin waspada. Sanemi yang sedang mengamati Giyu dari jauh akhirnya sadar bahwa posisi mereka sedang tidak menguntungkan. "Oi Giyu sudah sadar bahwa dia sedang diikuti" ucap Sanemi memberi peringatan. "Benarkah kau jangan berbohong ya" ucap Sabito kembali tidak percaya. "Aku serius lihatlah dia bukankah sedang dalam posisi siaga" balas Sanemi. "Miman benar Giyu malah curiga kan" ucap Tengen membenarkan. "Kyojuro sih berisik" ucap Muichiro menyalahkan Kyojuro. "Lah kau kan juga berisik Mui" ucap Kyojuro tidak mau disalahkan. "Kalian juga berisik bukan hanya diriku saja" lanjut Kyojuro. "Sudah kalian diam kalo begini terus kita akan ketahuan" ucap Sanemi kembali mengingatkan. "Ya yang penting sekarang adalah jangan sampai ketahuan olehnya" lanjut Muichiro. "Hmm aneh kok dia tiba tiba hilang ya" batin Sanemi. "Memangnya kenapa jika ketahuan olehku" tanya Giyu muncul secara tiba tiba. "Ya kalau ketahuan olehmu bukankah kita akan ga-" ucap Muichiro sebelum menyelesaikan perkataannya. "Giyu" ucap mereka berlima kaget. "Mengapa kalian membuntuti ku" ucap Giyu kesal. "Eh anu itu kami sedang eee" ucap Sabito gagap. "Jawab mengapa kalian membuntuti ku hah" ucap Giyu sembari mengeluarkan aura seramnya. "Ini semua ide Sabito dia ingin mengetahui rahasia kedekatan mu dan Shinobu dan malah melibatkan kami juga" ucap mereka serempak. "Hei dasar kalian pengkhianat" ucap Sabito merasa dikhianati. "Untuk apa kalian ingin mengetahuinya" tanya Giyu kembali. "Sabito ingin menjualnya dan menjadikan hal tersebut sebagai gosip besar disekolah" jawab mereka serempak. "Kalian ini benar benar pengkhianat" ucap Sabito kesal. "Kita hanya bisa menumbalkan mu baru bisa selamat" ucap Muichiro. "Huh sia sia kalian mencari tau apa rahasia kedekatan kami lagi pula kami tidak ada hubungan apa apa" ucap Giyu. "Hah masa kau jangan berbohong" ucap mereka tidak percaya. "Aku dan dia hanya berhubungan pura pura agar dia tidak dijodohkan lagi oleh orang tuanya" jawab Giyu. "Ternyata begitu pantas saja tidak mungkin orang sepertimu mempunyai pacar sekelas primadona sekolah" ucap Sabito meremehkan. "Terserah apa katamu lagi pula aku tidak berniat untuk pacaran dalam waktu dekat" ucap Giyu. "Sudah ya aku pulang dulu" lanjut Giyu. "Baiklah hati hati di jalan" ucap mereka semua. "Dah" ucap Giyu sembari melambaikan tangan. "Dah" balas mereka. Setelah perbincangan hari itu mereka mulai berubah cara pandang mereka terhadap Giyu. Yang tadinya mereka mengira bahwa Giyu itu adalah seseorang yang dingin tidak bisa diajak bicara tetapi ternyata tidak sesulit itu. Dan Sabito pun harus menanggung biaya makan malam mereka berempat karena ia sudah berjanji akan mentraktir mereka.


To be continued


jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, dan beri saran.

__ADS_1


bye


__ADS_2