Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
Mencari informasi


__ADS_3

Di sebuah bar yang tak terlalu jauh dari tempat mereka berada, Giyu dan Tanjirou pun pergi menuju ke sana untuk mencari informasi. Mereka awalnya berpura-pura untuk membeli sebuah b*r, yang sebenarnya mereka inginkan hanyalah informasi mengenai anak buah Muzan. Saat masuk pun, mereka disambut dengan keadaan bar yang sangat berantakan dan penuh dengan para bandar n*rk*ba.


"Mau pesan apa?" tanya bartender.


"Dua botol v*dka" jawab Giyu dingin.


"Apa ingin sekalian dengan h*r*innya?" bartender tersebut kembali bertanya.


"Tidak usah, hanya v*dka" Lagi-lagi, Giyu menjawab pertanyaan bartender tersebut dengan dingin dan datar.


"Ah, baiklah" balas bartender tersebut sembari mulai membawakan pesanan mereka.


"Hello, apa kau membutuhkan jasa untuk memuaskan hasrat mu" ucap seorang p*lac*r yang tengah berada di bar tersebut sembari mendekati Tanjirou.


"Ti-tidak perlu" gugup Tanjirou dikarenakan ini pertama kalinya ia dihadapi dengan situasi seperti itu.


"Ow, seperti nya kau belum pernah melakukannya ya. Tenang saja, pasti enak kok" tawar p*lac*r tersebut sembari semakin mendekati Tanjirou.


"Tidak perlu, kau bisa pergi" tepis Giyu dengan dingin.

__ADS_1


P*lac*r itu pun akhirnya pergi dengan cukup kesal. Setelah p*lac*r itu pergi, Tanjirou pun bisa bernafas lega kembali. Ia sungguh kaget dan tidak berani menjawab saat ditawari hal tadi.


"Kau tidak boleh bersikap seperti tadi, polos dan terlihat gugup. Jika begitu, kau hanya akan di main-main kan oleh para penghuni bar ini" jelas Giyu mengajarkan Tanjirou untuk tidak bersikap polos di keadaan seperti tadi.


"Aku mengerti" balas Tanjirou yang mengerti akan konsekuensinya jika ia bersikap seperti tadi lagi.


Setelah menunggu cukup lama, minuman yang mereka pesan pun akhirnya datang. Alih-alih meminumnya, mereka malah membuang v*dka tersebut ke tempat sampah tanpa diketahui oleh bartender dan orang-orang yang berada di bar saat ini. Dan saat ini, untungnya keadaan bar mulai sepi.


Mereka pun memulai aksinya dengan langsung menyekap bartender. Tentu saja bartender tersebut langsung memberontak. Tetapi sayangnya, bartender tersebut tak dapat menahan tenaga mereka berdua yang jauh lebih besar.


"Mau apa kalian?" tanya bartender tersebut dengan cukup gemetar.


"Beritahu kami semua yang kau tau mengenai Kibutsuji Muzan dan anak buahnya" jawab Giyu dengan mengancam bartender tersebut.


"Kibutsuji Muzan adalah seorang pengedar n*rk*ba terhebat di daerah ini. Ia juga memiliki anak buah yang tak kalah hebatnya dengan dia. Anak buahnya yang pertama dan juga paling loyal adalah Michikatsu atau biasa dipanggil Kokushibou" bartender tersebut mulai berbicara.


"Kokushibou ini memiliki kemampuan berpedang yang sangatlah hebat. Dikatakan, 20 peluru saja dia dapat menebasnya dalam sekali serangan. Dengan kemampuannya tersebut, ia membuat Kibutsuji Muzan mendapatkan kekuasaan di sini" jelas bartender tersebut mengenai Kokushibou alias anak buah Muzan paling loyal.


"Anak buahnya yang kedua ada Douma. Tidak diketahui nama aslinya itu siapa, tetapi kemampuan yang ia miliki tak kalah hebat dari Kokushibou. Senjatanya adalah sebuah kipas besi yang dapat membelah besi dengan mudah. Hanya saja, kemampuan bela dirinya sangatlah kurang" lanjut bartender tersebut menjelaskan anak buah Muzan kedua dari Muzan.

__ADS_1


"Yang ketiga ada Hakuji. Dia sering dipanggil Akaza alias itu memang nama panggilannya di dunia gelap Mexico. Dia memiliki kemampuan bela diri yang sangatlah hebat, dikatakan bahwa kemampuannya tersebut dapat mengalahkan 30 petinju berbakat dengan mudahnya" lanjut bartender tersebut menjelaskan anak buah Muzan yang ketiga.


"Selanjutnya yang keempat adalah Hatengu. Ia tidak memiliki kemampuan bela diri yang hebat, bahkan bertarung saja tidak bisa. Tetapi, dia memiliki kemampuan untuk menyamarkan identitas dengan sangat hebat. Dia juga memiliki 5 anak buah yang memiliki kemampuan yang hampir sekuat Akaza. Mereka masing-masing bernama Aizetsu dengan senjata tombaknya. Sekido dengan senjata tongkatnya. Karaku dengan senjata yang dapat membuat orang yang mendekatinya terhempas seperti tertiup angin yang sangat kencang. Urogi dengan kemampuannya mengendalikan jatpack curian dari Amerika dan juga dengan megafon mini yang bersembunyi di dalam mulutnya. Serta Zohakuten dengan sebuah robot naga yang menjadi senjatanya" jelas bartender mengenai Hatengu, anak buah Muzan yang keempat.


"Yang kelima adalah Nakime. Ia tidak handal dalam pertarungan apapun. Tetapi, yang membuat ia hebat adalah pemikirannya yang hebat" lanjut bartender mengenai anak buah Muzan yang kelima.


"Yang keenam adalah Gyoko. Dia adalah seorang seniman yang memiliki nama asli yaitu Managi. Ia juga terkenal akan vasnya yang amat unik. Tetapi, kemampuan bertarungnya cukup lemah. Tetapi, kemampuannya dalam membuat sebuah seni alias vas, sangatlah hebat. Bahkan, penjualan vasnya tersebut dapat membantu Kibustuji Muzan dari segi ekonomi" jelas bartender mengenai anak buah Muzan yang keenam.


"Yang ketujuh adalah Gyutaro dan Ume. Tidak diketahui apakah Gyutaro adalah nama aslinya, tetapi adiknya yaitu Ume memiliki nama samaran yaitu Daki. Gyutaro memiliki keterampilan yang hebat dengan sabit kecilnya. Ia bahkan dapat menghajar lebih dari 100 orang Samurai dengan sabitnya itu. Sayangnya, tidak dengan adiknya. Adiknya tersebut, jauh lebih lemah dibanding dirinya. Tetapi Daki, memiliki kemampuan untuk mengendalikan sebuah obi yang sangat tajam tapi seringan kain. Tetapi, jika Daki dapat dikalahkan, kakaknya pun akan turun tangan untuk membantunya" lanjut bartender mengenai anak buah Muzan yang ketujuh.


"Yang kedelapan atau yang terakhir yaitu adalah Kaigaku. Kaigaku merupakan anggota yang baru-baru ini bergabung dengan kartel Kanjoubi. Mengenai kemampuannya, ia memiliki kemampuan berpedang yang cukup hebat. Tetapi, ia tidak bisa dibandingkan dengan kemampuan berpedang Kokushibou. Dan lagi, Kaigaku merupakan nama aslinya" jelas bartender mengenai anak buah Muzan yang kedelapan atau yang terakhir.


"Ternyata begitu, informasi yang kau berikan sangat baik. Tetapi, kau sudah tau terlalu banyak hal. Kami hanya bisa menahan mu sampai misi kami selesai" jelas Giyu sembari membawa sang bartender tersebut ke tempat persembunyian nya.


"Asalkan aku tidak dib*n*h, maka aku akan ikut" balas bartender tersebut.


Karena tidak punya pilihan lain, bartender itu pun terpaksa mengikuti Tanjirou dan Giyu daripada ia dib*n*h oleh mereka. Giyu juga bukanlah orang yang kejam, ia tidak akan memb*n*h bartender tersebut jikalau bartender tersebut menurut. Mereka pun segera kembali ke tempat persembunyian mereka untuk kembali menyusun rencana penyerangan ke markas Kibutsuji Muzan.


To be continued

__ADS_1


Cukup sekian ya guys ya, jangan lupa di like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, dan beri saran.


Bye


__ADS_2