
Setelah Tsutako dan Giyu memulihkan diri selama kurang lebih seminggu penuh, kini mereka sudah kembali siap untuk menjalankan misi. Untungnya saat itu, mereka diberi libur untuk beristirahat sejenak.
"Hah, bosan sekali. Biasanya di saat-saat seperti ini, kita sedang menjalankan misi" bosan Tsutako yang sangat ingin pergi menjalankan misi.
"Bukan hanya kau yang bosan, aku juga. Aku juga sedang ingin pergi menjalankan misi" balas Giyu yang juga bosan dengan liburannya ini.
"Mengapa kau tidak pergi ke rumah Shinobu saja seperti biasa?" tanya Tsutako.
"Kakak tau kan ini sedang libur sekolah, jadi dia dan keluarganya sedang pergi liburan lah. Kalo gak mah, aku pasti sudah ke sana dari tadi pagi" jawab Giyu mendengus kesal, karena saat ini, ia ingin sekali pergi bermain ataupun jalan-jalan dengan kekasihnya tersebut.
"Hahaha, sabar saja lah. Mungkin besok atau lusa dia sudah pulang" ucap Tsutako meyakinkan Giyu, bahwa kekasihnya tersebut akan segera kembali dari liburan keluarganya.
"Lalu, kau tidak ada balas-balasan pesan?" tanya Tsutako penasaran dengan sang adik dan kekasihnya selama liburan ini.
"Tentu saja ada, bahkan aku duluan yang ngechat dia" jawab Giyu dengan bangga.
"Pasti di balasnya lama hahaha" tawa Tsutako yang bermaksud mengejek sang adik.
"Gak ya, setiap kali aku chat dia, pasti langsung di balas" sangkal Giyu yang tidak ingin diejek oleh Nee-san nya.
"Hahaha baiklah-baiklah, tapi berhati-hati lah. Karena bisa saja kalau kau ngechat dia, tapi dia malah lama atau gak ada bales selama 1-2 jam atau malah lebih. Bisa aja dia lagi sama cowok lain" sarkas Tsutako yang ingin membuat adiknya itu panik karena takut, kekasihnya tersebut akan meninggalkannya demi cowok lain.
"Ma-mana mungkin lah, gak mungkin Shinobu bakalan kayak gitu" sangkal Giyu dengan cukup panik karena takut sang kekasih meninggalkannya.
"Ku bilang kan bisa saja, bukan langsung jadi" ucap Tsutako dan sukses membuat Giyu kembali panik, karena takut ditinggali sang kekasih.
__ADS_1
Setelah perbincangan yang cukup lama tersebut, Giyu pun segera ngechat Shinobu, dengan perasaan yang cemas. Dia sangat cemas, kalau-kalau yang dikatakan Nee-san nya tersebut itu benar. Bisa saja Shinobu meninggalkannya demi cowok lain.
Sudah beberapa menit ia ngechat sang kekasih, ternyata kekasihnya tersebut tidak ada menjawab satu pun pesan dari Giyu. Ia pun semakin cemas, bisa saja yang Nee-san nya katakan itu benar. Tak mau kepikiran tentang perkataan Nee-san nya tersebut, ia pun ingin mencari udara segar ke taman dekat rumahnya.
Niat awalnya yang ingin pergi ke taman, malah jalan-jalan ke sekeliling bazar yang sedang di adakan di sekitar sana. Ia pun memutuskan untuk singgah sejenak untuk melihat-lihat, kira-kira apa saja yang dijual di bazar tersebut.
Saat sedang menikmati suasana bazar tersebut, tiba-tiba saja, ada sebuah tangan yang tiba-tiba menutup matanya. Dengan cukup kaget, ia pun bersiap untuk membanting orang yang berada di belakangnya.
Niatnya itu pun tidak jadi ia lakukan, setelah mendengar suara seseorang yang berada di belakangnya tersebut. Ia menyadari, bahwa pemilik suara ini adalah sang kekasihnya sendiri yaitu Kocho Shinobu.
"Giyu, jangan banting aku" panik Shinobu yang akan segera dibanting oleh Giyu.
"Eh, Nobu. Kamu kok bisa ada di sini?" tanya Giyu kebingungan, karena bukannya Shinobu sedang pergi liburan bersama keluarganya.
"Bisa lah, kok kamu panik gitu sih? Jangan-jangan, kamu mau main belakang ya dari aku" tanya Shinobu dengan nada cukup marah kalau benar Giyu sedang ingin main belakang darinya saat ini.
"Gabut kenapa kamu? Bukankah biasanya kamu main game di rumah atau nonton anime?" tanya Shinobu yang heran, biasanya saat libur dan dirinya sedang sibuk, Giyu pergi bermain game online, atau malah menonton anime ataupun film-film dengan genre yang berbeda-beda.
"Udah sering ku lakuin, jadinya bosen deh" jawab Giyu dengan mempersilahkan Shinobu untuk duduk.
"Oalah pantesan" ngerti Shinobu dengan keadaan Giyu saat ini.
"Dan juga, kenapa pesanku tadi gak dibales-bales sama kamu? Biasanya walau lagi sibuk pun, kamu bisa sempetin bales pesan aku. Kan akunya jadi panik takut kamu kenapa-napa, atau malah pergi ninggalin aku" tanya Giyu dengan tenang, walau sebenarnya dia sedang cukup panik.
"Hahaha, mana mungkin aku seperti itu. Aku tidak mungkin memilih pergi dengan cowok lain. Aku lebih memilih dirimu dibanding cowok lain" jawab Shinobu menenangkan Giyu yang sedang panik saat itu.
__ADS_1
"Lagipula, penyebab aku tidak membalas pesan mu tadi tuh, karena aku sebenarnya baru pulang. Dan juga, HP ku m*ti karena lupa di cas kemarin nya" lanjut Shinobu dengan jelas.
"Oh ternyata begitu, aku sangat panik karena mengira kau akan meninggalkan untuk cowok lain, karena tidak membalas-balas pesan ku" lega Giyu setelah penjelasan Shinobu.
"Bagaimana kalau kita menghabiskan hari ini di bazar ini saja?" tanya Shinobu mengenai pendapat Giyu tentang bagaimana mereka akan menghabiskan hari.
"Boleh saja, akan ku turuti semua permintaan mu, wahai tuan putriku" ucap Giyu dengan bermaksud untuk menggoda Shinobu.
"Hahaha, baiklah wahai bawahan ku" balas Shinobu yang sengaja menyebut Giyu sebagai bawahannya.
Mereka pun menghabiskan hari di bazar tersebut. Berbagai macam kegiatan mereka lakukan, salah satunya adalah membeli beberapa makanan ringan, dan juga makan siang bersama. Dan juga, masih banyak lagi kegiatan yang mereka lakukan bersama.
Menjelang sore, bazar pun akan segera berakhir. Kedua pasangan tersebut, akan mengakhiri kegiatan panjang mereka selama seharian penuh ini. Mereka sangat senang, karena akhirnya telah menghabiskan waktu bersama.
Di depan rumah Shinobu
"Terima kasih sayang, telah menemaniku hari ini. Aku seneng banget bisa jalan dan main sama kamu" senang Shinobu karena akhirnya bisa melepaskan rasa rindunya, terhadap sang kekasih.
"Sama-sama sayang, aku juga seneng banget, akhirnya bisa ketemu lagi sama kamu. Besok kita jalan lagi ya" balas Giyu yang juga ikut senang, karena bisa melepaskan rasa rindunya juga terhadap sang kekasih.
"Baiklah, besok kita jalan lagi. Udah ya, aku masuk dulu. Dah" pamit Shinobu dan akhirnya ia pun masuk ke dalam rumahnya.
"Dah" balas Giyu yang juga ikut pergi dari rumah Shinobu untuk pulang.
To be continued
__ADS_1
Cukup sekian ya guys ya, jangan lupa di like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, dan beri saran.
Bye