Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)

Kimetsu No Yaiba Pembunuh Dingin Yang Ditakuti (ShinoGiyu)
Pulang


__ADS_3

Setelah menginap di Osaka selama beberapa hari akhirnya mereka semua pun akan segera pulang ke Tokyo karena sekolah sebentar lagi dimulai. "Yah kalian sudah mau pulang saja" ucap Ran sang kakek dengan sedih. "Tenang saja kakek nanti waktu liburan kami datang lagi kok" ucap Shinobu menenangkan kakeknya. "Wanita ini memang pandai menghibur seseorang seperti diriku saat itu dia tetap menghiburku walau luka yang ku derita cukup parah" batin Giyu sembari tersenyum. "Entah kenapa malah aku semakin ingin dekat dengannya ada apa dengan aku ini ya" tanya Giyu kepada dirinya sendiri dengan bingung. "Tidak mungkinkan aku menyukainya ah itu sih paling tidak mungkin mana mungkin seorang pembunuh bayaran sepertiku yang dingin, hebat dan kejam bisa menyukai wanita seperti itu" batin Giyu membenarkan pikirannya. "Belum lagi tingkahnya yang sangat menyebalkan membuatku jengkel" batin Giyu dengan alasan tambahan. Setelah beberapa saat mereka pun bergegas menuju bandara lantaran takut tertinggal oleh pesawat.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama mereka pun tiba di bandara internasional Tokyo (Haneda). Mereka pun membawa barang-barang mereka ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju kediaman keluarga Kochou. Dalam kepulangan mereka ke Osaka Kanao dan Aoi tidak ikut pergi dikarenakan mereka yang harus mengikuti kegiatan tambahan untuk menghadapi US walaupun masih lama. Setelah sampai di kediaman keluarga Kochou, Giyu pun berpamitan kepada mereka untuk pulang.

__ADS_1


Di rumahnya Giyu langsung masuk dan bergegas menuju kamarnya untuk membereskan barang-barangnya. Usai membereskan ia segera turun ke bawah melihat apakah sang kakak sudah pulang atau belum. Hingga beberapa saat kemudian tampak sesosok wanita dengan pakaian yang penuh darah masuk ke dalam rumah tersebut. Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Tsutako sang kakak Giyu yang baru saja selesai mengerjakan misi untuk memb**uh seseorang. "Kacau sekali penampilanmu" ucap Giyu mengejek kakaknya tersebut. "Kau kira aku tidak jijik dengan darah-darah ini" ucap Tsutako menyangkal perkataan Giyu. "Sudahlah kau pasti lapar bukan mau makan apa biar ku buatkan" tanya Giyu malas berdebat dengan sang kakak. "Nah gitu dong sekali sekali jadi adik yang baik dan memasakkan makanan untuk kakak nya yang sedang kelaparan ini" ucap Tsutako memuji adiknya. "Sudah cepat mau makan apa" tanya Giyu semakin kesal dengan tingkah kakaknya. "Waduh adikku sedang kesal nih biasanya kalau kesal begini pasti karena seseorang apa mungkin kau kesal karena status pacar pura-pura mu dengan Shinobu? Dan yang sebenarnya kau inginkan itu adalah dia menjadi pacar yang sesungguhnya untukmu benar bukan" tanya Tsutako dengan nada mengejek sang adik. "Kau sekali lagi berkata seperti itu tidak jadi ku buatkan makanan loh" ucap Giyu semakin kesal. "Hehehe iya iya buatkan aku Salmon Daikon buatan mu saja dan kau tidak boleh minta" jawab Tsutako mengutarakan keinginannya. "Dih aku juga mau kali Salmon Daikon" ucap Giyu kesal. "Sudah sudah tidak perlu kesal lagi aku tau kok yasudah aku ingin mandi dulu" ucap Tsutako pergi meninggalkan Giyu. Setelah Tsutako pergi, Giyu pun mulai memasak makanan untuk Tsutako dan dirinya santap.


Beberapa saat kemudian

__ADS_1


To be continued


Cukup sekian ya jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, beri saran.

__ADS_1


bye


__ADS_2