
Minggu depan kemudian di hari sabtu sekitar jam 10:15
Suara notifikasi whatsapp pun terdengar dari HP Giyu. dan masuklah chat yang berasal dari Shinobu. "Giyu temui aku di taman dan kita akan sama sama ke rumahku untuk menemui kedua orang tuaku" chat Shinobu. "Ok" balasan Giyu singkat.
Setelah menerima chat tersebut, ia pun bergegas menuju taman untuk menemui Shinobu. Tak lupa juga ia berpamitan dengan kakaknya. "Kak aku akan pergi keluar bersama teman" ucap Giyu memberitahu Tsutako. "Ya jangan pulang terlalu malam ya" jawab Tsutako. "Hm" jawab Giyu singkat. Giyu pun pergi ke taman. sesampainya disana ia melihat Shinobu yang sedang duduk di bangku taman dan sedang melihat bunga. "Sudah lama menunggu?" tanya Giyu dengan dinginnya. "Tidak juga sih aku baru sampai" balas Shinobu sambil tersenyum. "Biar ku luruskan sekali lagi mengapa kau harus memintaku berpura pura menjadi pacarmu? kan kau bisa meminta bantuan orang lain" tanya Giyu kembali. "Simpel itu karena saat aku meminta bantuan mu itu aku baru saja diminta oleh orang tuaku untuk setuju dengan jodoh pilihan mereka atau aku harus memiliki seorang pacar" balas Shinobu. "Dan pada saat itu aku baru bertemu denganmu makanya meminta bantuan mu" lanjut Shinobu. "Hmm begitu terus apa orang yang akan dijodohkan denganmu akan datang juga" tanya Giyu lagi. "Yap maka dari itu kau harus bisa membantuku" jawab Shinobu dengan tersenyum. "Sepertinya aku telah masuk ke dalam jebakanmu" ucap Giyu sedikit merinding. "Hahaa dasar kau ini memangnya wanita lemah sepertiku bisa berbuat apa kepadamu" canda Shinobu. "Wanita lemah ya, siapa yang waktu itu menghajar 2 orang sekaligus hingga pingsan ya" batin Giyu. "Sudah lah ayo kita berangkat nanti orang tuaku menunggu terlalu lama lagi" ajak Shinobu. "Em ok" ucap Giyu sambil menggandeng tangan Shinobu. Shinobu merona melihat tangannya digandeng oleh Giyu, seumur umur dia belum pernah di gandeng oleh pria lain selain ayahnya. "Hei mengapa menggandeng tanganku" tanya Shinobu dengan muka merona. "Untuk meyakinkan orang tuamu masa itu saja kau tak tau" balas Giyu dingin. "Hmm benar juga sih yaudah ayo" ucap Shinobu sembari menggandeng tangan Giyu.
__ADS_1
Sesampainya di rumah Shinobu. "Rumah mu lumayan juga" ucap Giyu memuji. "Tumben kau memuji, biasanya seperti es yang sering tinggal di kulkas" ejek Shinobu sedikit tertawa. Sambil memutar bola mata malas ia pun masuk ke dalam rumah Shinobu dengannya. Didalam ia melihat ada 5 orang yang sedang menunggu mereka. Diantaranya ada Kochou Zeno yaitu ayah dari Shinobu. Ada Minamoto Yoko yaitu ibu dari Shinobu. Ada Sun Bei yaitu orang yang akan dijodohkan dengan Shinobu yang berasal dari China. Dan ada ayah dan ibu dari Sun Bei yaitu Sun Yang dan Bei Xuan.
Mereka pun segera duduk di kursi yang tersisa. "Zeno kau bilang ingin menjodohkan anakmu dengan anakku kenapa sekarang ia membawa pacarnya" ucap Sun Yang memulai pembicaraan. "Itu salahku karena tidak mengetahui kalau dia sudah punya pacar" ucap Zeno meminta maaf. "Jadi sekarang harus bagaimana kalian telah menjanjikan perjodohan tersebut maka kalian harus melakukannya" lanjut Bei Xuan. "Benar paman dan bibi sudah menjanjikannya maka harus menepati" lanjut Sun Bei. "Kami menjanjikan hal tersebut kalau dia tidak punya pacar tapi sekarang ia sudah memiliki pacar jadi kami tidak bisa memaksakan nya" balas Yoko. "Perselisihan yang rumit tau begitu aku tidak ikut serta" bisik Giyu kepada Shinobu. "Hehe sudah terjadi maka harus dilanjuti" ejek Shinobu dengan suara pelan. "Ehm jadi Shinobu apa kau ingin dijodohkan dengan putra dari teman ayah yang namanya Sun Bei? Pendidikannya tinggi loh dan nilainya bagus setelah lulus kuliah baru kalian menikah bagaimana?" Tanya Zeno. "Maaf ayah meski biasanya aku menuruti semua permintaanmu tetapi kali ini aku harus menolaknya" balas Shinobu. "Mengapa? apa kau tidak mau dijodohkan denganku?" Tanya Sun Bei. "Karena aku sudah memiliki pacar" jawab Shinobu sembari meminta Giyu merangkulnya. Giyu pun langsung merangkul Shinobu dengan cepat. "Em Shinobu kau tidak mengenalkan pacarmu dulu" ucap Yoko lemah lembut. "Ah iya ini adalah pacarku namanya Tomioka Giyu" ucap Shinobu memperkenalkan Giyu. "Hhh dia tidak ada apa apanya dibanding diriku" ejek Sun Bei. "Begini saja bagaimana jika menentukan setuju atau tidaknya dengan beradu bela diri antara putraku dan pacar putrimu Zeno?" Tanya Sun Yang. "Aku sih boleh boleh saja tetapi tidak tau dengan Giyu" balas Zeno. "Ayo kita bertarung kalau gk diterima berarti pengecut" ejek Sun Bei kembali. "Boleh saja tapi aku akan mendapatkan apa jika menang? " Tanya Giyu. "Tentunya aku akan mundur dari perjodohan ini" jawab Sun Bei. "Hanya itu" remeh Giyu. "Huh baiklah jika kau menang selain aku mundur dari perjodohan, aku akan meminta maaf kepadamu secara langsung dan memberikan uang 3000 yuan untuk kompensasi bagaimana?" Tanya Sun Bei. "Tapi jika kau kalah kau harus melakukan sebaliknya" lanjut Sun Bei. "Menarik baiklah ayo" ucap Giyu dengan bersiap. "Baik jika kalah jangan nangis ya" ejek Sun Bei lagi.
Mereka pun segera memasang kuda-kuda. Pertarungan dimulai dengan pukulan cepat yang dilesatkan oleh Sun Bei. Akan tetapi pukulan tersebut dapat dihindari dengan mudah oleh Giyu. Tanpa pikir panjang Giyu pun langsung melesatkan sebuah pukulan yang menghantam wajah Sun Bei. "Sial" ucap Sun Bei kesakitan. Sun Bei pun tidak mau kalah iya langsung melompat dan mengarahkan tendangan ke arah Giyu. Namun sayang upayanya tersebut berhasil dihindari lagi oleh Giyu yang melakukan salto dan menghantam dagunya. "Sial di kuat dan juga cepat" ringis Sun Bei. "Tapi aku tidak akan kalah rasakan ini" lanjut Sun Bei dengan melesatkan sebuah pukulan yang sangat cepat akan tetapi berhasil dihindari lagi oleh Giyu. Namun itu hanyalah trik nya yang ternyata serangan sesungguhnya berasal dari kakinya. Dengan cepat ia mengarahkan serangan tersebut ke wajah Giyu dan lagi lagi berhasil dihindari. Akhirnya Giyu pun langsung mengakhiri pertandingan dengan cukup cepat yaitu membanting Sun Bei dan mengunci pergerakannya sehingga ia tidak bisa bergerak. "Menyerahlah" ucap Giyu mengunci pergerakan Sun Bei. "Baik aku menyerah" ucap Sun Bei putus asa.
__ADS_1
To Be Continued
Dah cukup ya jangan lupa like, comment, share, favorit, beri rating, vote, beri hadiah, beri saran, dan berkomentar yang baik ya.
Dan sampai jumpa di next episode atau chapter selanjutnya.
__ADS_1
bye