
"Aduh mampus gw." gumam Jennifer dan dengan perlahan kepalanya menoleh ke belakang.
Deg.
Mata Jennifer membola saat melihat orang yang ada di belakangnya itu memakai topi dan juga masker. Jennifer yakin pasti orang itu adalah salah satu dari kelompok mereka.
"Maaf tu-an, saya tadi sedang memeriksa keadaan sekitar untuk memastikan posisi kita aman di sini." entah dari mana omongan itu berasal, yang pasti ucapan itu main keluar saja dari bibir Jennifer.
"Kembali ke sana, biar saya yang menghandle di sini." perintah orang itu yang tak lain adalah Alex.
Keduanya saat berbicara memakai suara samaran, jadi tidak ada yang mengenali suara satu sama lain.
"Ba-baik tuan." balas Jennifer dan langsung berbalik menuju kelompok orang berpakaian serba hitam itu.
"Baru tahu aku kalau ada anak buahku yang penampilannya seperti itu." gumam Alex menatap penampilan Jennifer yang beda dari yang lain.
Tak mau ambil pusing, Alex segera memeriksa keadaan sekitar untuk keamanan aksi mereka nanti.
Sedangkan di posisi Jennifer, dia bingung harus melakukan apa, alhasil dia hanya mondar mandir mengikuti orang orang yang entah sibuk melakukan apa.
__ADS_1
"Beruntungnya aku masih selamat tadi." lega Jennifer.
"Ehh tapi cowok tadi siapa ya, kok kayak pernah lihat matanya." lanjutnya yang merasa sangat familiar dengan mata orang serba hitam tadi.
"Ah mungkin hanya perasaanku saja." lanjutnya lagi.
"Ayo semuanya sembunyi, target sudah mendekat." teriak Sean memerintahkan anak buahnya agar bersembunyi.
Sean juga menggunakan suara samaran agar nanti suara mereka tidak dapat di kenali musuh.
Jennifer yang bingung pun ikutan sembunyi juga, dia sembunyi di balik box kontainer yang tadi dia tempati untuk bersembunyi.
"Huh... sepertinya laku laki yang tadi sudah tidak ada, jadi aku bisa melancarkan aksiku di sini." lanjutnya.
Suara sirine kapal yang akan menepi terdengar sangat jelas, Jennifer mengintip dan dia bisa melihat ada sebuah kapal besar yang berhenti di dermaga itu.
"Kira kira mereka bawa apa ya, kok sampai di hadapan banyak orang gini." gumam Jennifer bertanya tanya.
"Ah bodo amatlah, yang penting gw bisa dapat minum banyak malam ini." lanjutnya.
__ADS_1
Terlihat di sana ada beberapa orang yang turun dari kapal, sepertinya mereka hendak beristirahat dulu di darat, mungkin habis tertimbang ambing di lautan selama beberapa hari membuat mereka jadi kelelahan dan ingin istirahat di darat.
"Lapor lapor, sebagian target sudah turun." ucap anak buah Alex memberikan kabar apa yang dia lihat.
"Tetap stay di sana, nanti kalau saya sudah memerintahkan kalian, kalian harus siap." balas Alex.
"Baik tuan." balas anak buah Alex.
Mereka pun kembali fokus menatap musuh musuh yang baru saja keluar dari dalam kapal.
"Sebagian nanti langsung masuk ke dalam kapal berama saya, dan untuk Sean dan yang lainnya kalian langsung serang mereka saja agar mereka tidak bisa masuk ke dalam." ucap Alex yang sudah merasa kalau waktunya sudah sangat siap dan pas untuk melakukan aksinya.
"Jalan sekarang." perintah Alex dan dia langsung pergi menyelinap masuk ke dalam kapal.
"Kyaaa...."
Bug bug krak plak.
Teriak mereka dan langsung terjadilah pertumpahan darah yang Jennifer tunggu tunggu sedari tadi.
__ADS_1
"Gila ini keren banget."
...***...