King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#09


__ADS_3

Setelah pesan dari Salsabila yang dia buka, sekarang tinggal pesan dari Alex yang membuat hatinya sungguh tidak tenang.


"Oke Jen lo harus tenang, ingat seorang Jenifer harus tenang dalam menyikapi segala hal." Ucap Jenifer menenangkan dirinya sendiri agar hatinya tidak deg deg degan.


Klik.


Sudah, Jenifer sudah membuka pesan dari Alex tapi dia malah memejamkan matanya karena takut kalau membaca isi pesannya.


"Oke, satu, dua, ti...." perlahan Jennifer membuka matanya, dan seketika matanya langsung melotot saat melihat pesan apa yang Alex kirimkan kepadanya.


Bulpoin mu ketinggalan tadi, tapi aku sudah menyuruh orangku untuk membawanya ke perusahaanmu.


Itulah isi pesan dari Alex yang tadi sempat membuat jantung Jennifer berdetak tak karuan, kalau tahu isi pesannya hanya seperti itu saja mungkin sudah sejak tadi dia membuka pesan itu.


"Dasar Alex sialan, kenapa malah gak di anterin sendiri sih, kan sekalian kita bisa ketemuan juga nanti." ngedumel Jennifer tak terima karena dia kira Alex akan mengirimkan pesan yang sangat romantis, tapi nyatanya tidak.


Klunting.

__ADS_1


Lagi, ada notifikasi pesan masuk di handphone Jennifer tapi Jennifer sudah tak ada niatan ingin membukanya, karena dia sangat malas setelah membaca pesan dari Alex tadi.


"Palingan juga Daddy." gumam Jennifer.


Jennifer pun melanjutkan kegiatannya tadi memakan camilan dan sesekali meminum minuman yang dia ambil dari dalam freezer tadi.


...**...


"Apakah kau sudah menemukannya?" tanya Alex kepada Sean yang ada di kursi kerjanya yang kebetulan satu ruangan dengan Alex hanya beda meja saja.


"Belum tuan, sepertinya mereka bukan orang sembarangan dan sepertinya mereka juga sudah ahli dalam bidang itu, karena tak ada jejak apapun yang mereka tinggalkan, bahkan saya juga sudah memeriksa cctv yang ada di sekitar sana tapi tidak ada tanda tanda mencurigakan di sana." jelas Sean.


"Entah tuan, saya juga tidak mengerti dengan motif itu, tapi bisa jadi emang itu sudah pekerjaannya tuan. Dan kalau mereka ingin membuat masalah dengan kita pasti juga mereka sudah mulai mengeluarkan ancaman ancaman buat kita." balas Sean.


"Pokoknya kita harus mulai hati hati, oh iya yang aksi selanjutnya itu gimana?" tanya Alex saat dia baru mengingat kalau dia dan Sean ada sebuah misi lagi.


"Aman tuan, mereka sepertinya tidak ada yang menyadari kalau ada beberapa anak buah kita yang kita masukkan ke dalam sana." balas Sean.

__ADS_1


"Kerja bagus, pokoknya nanti harus berjalan mulus seperti biasanya, dan juga jangan sampai nanti kita kecolongan seperti waktu itu."


"Baik tuan, saya akan memastikannya sendiri kalau semuanya sudah aman dan tidak ada seorang pun yang tahu aksi kita." balas Sean lagi.


"Bagus, saya selalu puas dengan kerja kerasmu Sean." puji Alex memuji kinerja Sean.


"Terimakasih tuan, saya hanya menjalankan apa yang sudah menjadi pekerjaan saya." balas Sean merendah.


"Kamu tenang saja, nanti akan langsung saya transfer sejumlah uang ke akunmu sebagai hadiah untuk kerja kerasmu."


"Terimakasih tuan, terimakasih." balas Sean senang.


Tentu saja senang, siapa coba yang tidak senang kalau mendapatkan bonus uang yang sangat banyak. Ya walaupun Sean sudah kaya sih, tapi tetap saja di merasa sangat senang kalau dia mendapatkan bonus, karena itu artinya kinerjanya selama ini bagus dan di sukai oleh bos nya.


"Hmm." balas Alex.


Setelah itu mereka berdua pun kembali sibuk dengan pekerjaan mereka lagi yang sudah mulai menggunung karena mereka tinggal meeting terus.

__ADS_1


...***...


__ADS_2