
Beberapa hari berlalu, Alex dan Jennifer sudah tidak pernah lagi bertemu. Bahkan saling bertukar kabar melalui pesan juga tidak pernah.
Untuk membahas proyek kerjasama mereka juga Salsabila dan Sean yang bertemu, entahlah kenapa mereka berdua saling menjauh satu sama lain.
James, dia juga sudah mulai bekerja dengan Jennifer tiga hari yang lalu, dia akan membantu pekerjaan Jennifer maupun Salsabila untuk meringankan pekerjaan mereka berdua.
"Nona anda nanti malam ada undangan pesta anniversary tuan Sagara dan istrinya yang ke lima tahun." ucap James memberitahukan undangan pesta kepada Jennifer.
"Bukankah ada Daddy yang datang?" tanya Jennifer.
"Tuan Richard sama nyonya Diandra tidak bisa hadir dan menyuruh agar anda yang datang." jelas James.
"Huh, menyusahkan saja, kenapa gak Daddy aja sih yang pergi, padahalkan Daddy tahu sendiri kalau aku sangat malas menghadiri pesta pesta seperti itu." grutu Jennifer.
"Ya sudahlah aku akan pergi, tapi nanti kau sama bila harus ikut." lanjut Jennifer.
"Maaf nona saya tidak bisa ikut karena nanti sepulang kerja saya harus menyusul kedua orang tua saya ke rumah paman karena di sana ada acara pertunangan sepupu saya."
"Dan Salsabila juga sepertinya gak bisa ikut, karena dia sekarang tengah sibuk mengerjakan proyek besar yang anda perintahkan kemarin." lanjut James.
"Ah sudahlah aku gak akan datang saja." putus Jennifer, dia sangat malas kalau harus pergi ke pesta, apalagi kalau dia harus pergi sendirian.
"Maaf nona, tapi tuan Richard berpesan agar anda datang, karena tuan Sagara adalah rekan bisnis terbaik di perusahaan ini." jelas James mengatakan pesan dari Richard agar Jennifer pergi datang ke pesta.
"Ahh, kenapa kalian menyebalkan sekali sih." kesal Jennifer membanting punggungnya ke sandaran kursi kebesarannya.
"Kalau begitu saya permisi keluar dulu nona karena harus membantu Salsabila." pamit James.
"Hmm." balas Jennifer.
James pun segera pergi dari sana, dia takut nanti kalau berbuat salah di saat mood Jennifer sedang tidak baik seperti ini, dia takut kalau dirinya akan di makan langsung oleh Jennifer.
"Daddy ini gimana sih, aku di sini itu bukan direktur utama tapi kenapa aku merasa kalau aku sudah menjadi direktur saja, awas aja nanti aku akan datang ke rumah dan marah sama Daddy." kesal Jennifer kepada Richard.
Apakah ini adalah jebakan untuk dirinya dari sang Daddy, ah sepertinya begitu. Pikir Jennifer.
Richard memang sudah kekeuh ingin Jennifer menggantikan dirinya sebagai CEO di perusahaan RH'G company, tapi Jennifer selalu menolaknya dan ingin menjadi staf biasa saja, ehh taunya malah dia menjadi sibuk seperti ini, bahkan dia sekarang membutuhkan asisten seperti James untuk membantu pekerjaannya.
...**...
__ADS_1
Hari pun sudah petang, Jennifer akhirnya memilih untuk pergi datang ke pesta anniversary tuan Sagara Xavier Xu dengan sang istri Aisha Aileen Nathania yang ke lima.
Tadi dia sudah telfon Daddy-nya dan marah marah menolak untuk datang ke pesta itu, tapi Daddy-nya malah mengancam Jennifer agar kembali lagi tinggal di rumah dan meninggalkan apartemen.
Jennifer yang tak suka dengan hal itupun akhirnya mau tak mau harus tetap datang ke acara pesta itu.
Jennifer memakai gaun warna merah karena di undangan tidak tertulis harus mengenakan gaun yang berwarna apa.
Gaun tanpa lengan yang panjang sampai lantai tapi dengan belahan yang panjang sampai pertengahan paha membuat Jennifer terlihat sangat sexy saat mengenakannya.
Apalagi dengan potongan dada yang rendah, membuat Jennifer jadi terlihat semakin sexy.
"Huh, Daddy menyusahkan saja." tak henti hentinya Jennifer mengumpati Daddy Richard kesayangannya.
Jennifer berjanji nanti setelah dia bertemu dengan Daddy-nya dia akan meminta hadiah dari Daddy-nya, kalau bisa dia ingin pesawat pribadi agar nanti kalau dia ingin jalan jalan keliling dunia dia tidak perlu repot-repot lagi.
Jennifer melangkahkan kakinya dengan anggun menuju mobil sport warna merah kesayangannya, dia mengemudikan mobilnya sendiri dan melakukannya dengan kecepatan tinggi agar segera sampai di sana karena waktu sudah malam.
...**...
Sementara itu di tempat pesta, Alex juga datang menghampiri pesta itu, dia juga datang sendirian karena Sean harus pergi mengurus Markas Dark Mouse yang ada masalah sedikit.
Sama seperti Jennifer yang terpaksa datang ke sana, dia juga terpaksa karena tuan Sagara adalah salah satu klien terbaik yang dia miliki di negara ini, jadi dia harus menghadiri pesta ini.
"Terimakasih tuan Alex anda sudah menyempatkan diri untuk datang ke pesta kami." balas Gara.
"Iya tuan, saya juga senang karena mendapatkan undangan dari anda." balas Alex.
"Oh iya, sayang kenalin ini rekan bisnis aku, tuan Alex." ucap Gara memperkenalkan Alex kepada istrinya Aileen.
"Salam kenal tuan Alex, saya Aileen." balas Aileen sambil tersenyum ramah.
"Salam kenal juga nyonya Aileen, senang bisa bertemu anda." balas Alex.
"Ya sudah kalau begitu saya ke sana dulu tuan." pamit Alex hendak pergi menghampiri rekan rekan bisnisnya yang lain.
"Silahkan tuan, semoga anda suka dengan hidangan yang sudah kami sediakan." balas Gara mengizinkan.
Alex pun pergi menuju tempat makanan dan minuman yang sudah di sediakan, dia mengambil satu gelas jus yang ada di atas meja untuk membasahi tenggorokannya yang kering.
__ADS_1
Deg.
Jantung Alex tiba tiba berdetak saat pandangan matanya menangkap siluet wanita cantik dengan balutan gaun merah yang sangat sexy.
"**1*, dasar wanita nakal." umpat Alex yang melihat penampilan wanita itu.
Dia adalah Jennifer, Jennifer datang dan melangkahkan kakinya memasuki ballroom hotel tepat dimana acara pesta anniversary Gara dan Aileen di gelar.
Jennifer berjalan anggun seperti model di atas catwalk dengan high heels yang tingginya lima belas senti.
Banyak pasang mata yang menatapnya kagum, terutama kaum adam. Mereka menatap Jennifer dengan tatapan seperti menelanjangi Jennifer.
"Siapa itu cantik banget, mana tubuhnya sexy banget lagi." ucap salah satu wanita yang ada di pesta itu.
"Iya benar, dia sangat cantik dan sexy." setuju yang lainnya.
"Aku harus bisa mendapatkan dia." ucap salah satu pria hidung belang menatap Jennifer penuh nikmat.
Dia langsung pergi untuk menyiapkan sesuatu agar bisa mendapatkan Jennifer.
"Selamat datang nona Jennifer, senang bisa bertemu anda." sambut Gara menyambut kedatangan Jennifer.
"Senang juga bisa bertemu anda tuan, dan nyonya." balas Jennifer dengan senyuman yang sangat manis, sehingga membuat orang orang yang melihatnya akan langsung terpesona.
"Daddy anda sudah bilang kalau gak bisa datang dan akan di wakilkan oleh anaknya, saya kira anda gak bakalan datang ke pesta seperti ini."
Ya, Richard sudah memberitahu kalau dia tidak bisa datang karena ada suatu urusan yang tidak bisa dia tinggalkan, dan dia juga bilang kalau anaknya yang akan datang mewakili dirinya.
"Mana mungkin saya tidak datang, anda orang yang sangat baik pasti sesibuk apapun saya tetap akan menyempatkan diri untuk hadir ke sini." balas Jennifer yang tidak sesuai dengan isi hatinya.
Kalau bukan karena ancaman yang Daddy-nya berikan, mungkin sekarang Jennifer sedang berada di kamarnya tiduran.
"Oh iya sayang kenalin ini nona Jennifer anaknya tuan Richard yang waktu itu pernah makan bersama kita di rumah." ucap Gara memperkenalkan Jennifer kepada Aileen.
"Salam kenal nona Jennifer, anda sangat cantik, saya Aileen istrinya Gara." Aileen menyalami tangan Jennifer dan di sambut hangat oleh Jennifer.
"Salam kenal juga nyonya Aileen, senang bisa berkenalan dengan anda." balas Jennifer.
Mereka berbincang bincang sebentar sebelum Jennifer pamit pergi menuju tempat di mana ada banyak makan yang sudah di siapkan di pesta itu.
__ADS_1
...***...
Nah ini aku ada datangin Gara sama Aileen ya biar kalian yang sudah baca kisah mereka di CEO Gila tidak lupa dan tetap mengingat mereka.😁🥰