King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#27


__ADS_3

Saat ini Alex dan Jennifer sedang dalam perjalanan menuju apartemen milik Jennifer untuk mengantarkannya pulang. Jennifer juga sudah berganti dengan pakaian yang sudah Alex belikan tadi.


"Yang kita mampir ke minimarket dulu ya, aku pengen beli rokok." ucap Alex saat dalam perjalanan menuju apartemen Jennifer.


"Terserah kamu aja." balas Jennifer cuek.


Mendengar itu Alex pun segera membelokkan mobilnya menuju minimarket yang ada di sebrang jalan.


"Kamu mau nitip apa?" tanya Alex sebelum keluar dari mobil.


"Aku mau minum soda satu aja." jawab Jennifer yang merasa tenggorokannya kering.


"Oke, kamu tunggu di sini sebentar ya." balas Alex dan di angguki Jennifer.


Alex tadi sudah memaksa dan tidak menerima penolakan kalau dia nanti akan menemui kedua orang tua Jennifer dan dia akan bertanggung jawab.


"Gawat aku harus suruh Salsabila sembunyikan barang barang ku yang mencurigakan." ucap Jennifer setelah kepergian Alex.

__ADS_1


Jennifer baru teringat kalau di dalam apartemennya ada banyak barang yang mencurigakan yang belum dia kembalikan kepada tempat semulanya.


Dan juga dia masih ingat kalau puding nya juga masih tersisa dan dia letakkan di dalam lemari es, dia khawatir nanti kalau Alex datang ke apartemennya dan membuka lemari es miliknya.


Belum lagi pisau yang baru dia gunakan juga dia letakkan di dapur bukan di tempat yang biasanya.


Bil gw minta tolong sama Lo, tolong bersihkan apartemen gw soalnya ada orang yang mau datang, jangan sampai ada barang barang yang mencurigakan tertinggal di sana.


Isi pesan yang Jennifer kirimkan kepada Salsabila.


Setelah selesai memberikan kabar kepada Salsabila, Jennifer memilih untuk keluar dari dalam mobil dan menghampiri Alex di dalam minimarket untuk memperlambat waktu agar ada waktu buat Salsabila membersihkan apartemen miliknya.


"Iya aku baru ingat kalau di apartemen aku banyak barang barang yang sudah habis, jadi bolehkan kalau aku sekalian beli di sini, kamu mau kan nungguin?" balas Jennifer.


"Oh ya udah sini ayo aku temani, aku yang bawa troli nanti kamu yang pilih pilih apa saja yang mau kamu beli."Balas Alex mengandeng mesra tangan Jennifer memasuki minimarket kembali.


Jennifer pun merasa lega hatinya karena Alex bisa dia kelabui.

__ADS_1


...**...


Sementara itu di tempat lain, tepatnya di tempat Salsabila, dia tengah mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di apartemen Jennifer.


"Dasar Jennifer si*lan, untung aja aku gak jauh dari apartemennya." grugu Salsabila.


Kebetulan tadi Salsabila tengah selesai meeting dengan klien yang tempatnya tidak jauh dari apartemen Jennifer, jadi dia tidak perlu jauh jauh datang ke apartemen Jennifer.


Sampai di apartemen Jennifer, Salsabila langsung masuk ke dalam dan segera membersihkan apartemen Jennifer.


Dia mulai mengambil semua barang yang mencurigakan yang ada di dalam lemari es dan memindahkannya ke dalam sebuah ruangan yang Jennifer buat khusus untuk rahasia penting miliknya.


Setelah lemari es aman, Salsabila langsung mencari keberadaan benda benda tajam yang biasa Jennifer gunakan untuk melancarkan aksinya.


Salsabila sangat hafal bagiamana tabiat Jennifer yang sangat ceroboh dalam meletakkan barang barang sangat rahasia seperti ini.


"Akhirnya ketemu juga." lega Salsabila setelah menemukan pisau kecil milik Jennifer yang ada di dalam dapur, tepatnya di samping kran wastafel yang ada di dapur. Mungkin habis mencucinya Jennifer lupa meletakkannya di sana.

__ADS_1


Salsabila terus memeriksa apakah ada yang masih tertinggal atau tidak, dan setelah di rasa semuanya aman, dia langsung segera pergi dari sana sebelum nanti Jennifer dan tamunya datang.


...***...


__ADS_2