King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#42


__ADS_3

Setelah makan malam Alex menggajak Jennifer untuk pulang, lebih tepatnya pergi ke bandara sih bukan pulang. Sepertinya janjinya kemaren malam kalau dia akan memberikan Jennifer jet pribadi dan dengan begitu Jennifer akan mau menikah dengan dirinya besok.


Kedua orang tua Jennifer sebenarnya sudah melarang Jennifer pulang ke apartemen, tapi Jennifer membisikkan sesuatu ke telinga Daddy-nya sehingga Richard memberikannya izin.


"Ingat nanti kembali lagi ke rumah jangan ke apartemen." ucap Richard memberikan peringatan agar nanti mereka kembali ke rumahnya setelah menyelesaikan urusan mereka.


"Iya dad, udah ah kita pergi dulu, bye mom, bye dad." pamit Jennifer.


"Bye sayang hati hati." balas Diandra.


"Kami pergi dulu mom, dad." pamit Alex yang sekarang sudah memanggil kedua orang tua Jennifer Daddy dan mommy.


"Jaga anak Daddy dengan baik, awas kalau sampai terjadi apa apa sama dia." balas Richard mengancam Alex agar menjaga Jennifer dengan baik.


"Siap dad." balas Alex.


Mereka berdua pun pergi menuju bandara meninggalkan rumah kedua orang tua Jennifer.


"Emang tadi Jenni bisikin kamu apa dad, sampai sampai kamu memberikan dia izin pergi?" tanya Diandra penasaran.

__ADS_1


"Anak kita itu memang pintar." balas Richard bukannya menjawab, dia malah memuji anaknya.


"Maksud Daddy gimana sih?" tak mengerti Diandra.


"Sini deh duduk dulu." Richard menyuruh agar mereka duduk dulu di ruang tamu sebelum pergi ke kamar.


"Apa dad, jangan bikin aku penasaran deh." tanya Diandra tidak sabaran.


"Jadi, sekarang mereka mau pergi ke bandara."jelas Richard menjeda ucapannya.


"Ke bandara? Mau ngapain malam malam pergi ke bandara?" tanya Diandra.


"Daddy gak bohong kan?" tak percaya Diandra.


"Apakah raut wajahku sedang becanda sayang?" balas Richard menarik Diandra ke dalam pelukannya.


"Bagaimana dia bisa meminta jet pribadi yang harganya pasti sangat mahal, dasar anak itu kenapa gak minta sama kamu aja sih, bikin malu aja." tak abis pikir Diandra dengan anaknya.


"Itu namanya pintar mom, dia tahu kalau aku mampu membelikan dia jet pribadi tapi dia malah memintanya ke orang lain." balas Richard.

__ADS_1


"Bagiamana nanti kalau orang tua Alex tahu, pasti mereka akan memandang rendah Jennifer." khawatir Diandra.


"Kamu tenang saja sayang, keluarga Alex itu orang yang sangat baik, Daddy tahu sendiri bagaimana mereka karena Daddy juga menjalin kerjasama dengan mereka."


"Lagian juga bagi Alex membelikan satu jet pribadi saja bukan hal yang sulit, bahkan mungkin kalau anak kita meminta sebuah pulau pun akan dia kasih." lanjut Richard.


"Apakah mereka sekaya itu?" tanya Diandra penasaran.


"Emmm... bisa di bilang seperti itu, karena memang anak anaknya juga semuanya pintar berbisnis." balas Richard.


"Seriusan dad, berarti kita akan mempunyai besan orang kaya raya dong?"


"Hei, kita juga kaya raya, meskipun masih lebih kaya mereka sedikit." balas Richard sombong.


"Yayayaya, tapi masih tetap kaya mereka." balas Diandra.


"Ah sayang kamu kenapa menyebalkan sekali sih, ayo kita ke kamar aja aku kasih hukuman buat kamu." Richard langsung menggendong Diandra ala bridal style dan membawanya ke kamar mereka.


Diandra tidak memberontak, dia malah menikmati itu karena sudah lama Richard tidak mengendong dirinya seperti itu.

__ADS_1


...***...


__ADS_2