
Alex pergi ke perusahaan bersama Sean, dalam perjalanan tak ada yang mereka bicarakan hingga mereka sampai di perusahaan barulah mereka membuka suara.
"Nanti siang kita ada jadwal bertemu dengan nona Jennifer untuk membicarakan proyek kerja sama kita di hotel Williams." ucap Sean kepada Alex yang sudah duduk di kursi kebesarannya.
"Jennifer...." gumam Alex sambil tersenyum smirk yang membuat bulu kuduk Sean yang berada di sana berdiri.
"Kau saja yang bertemu dengannya, aku ada urusan lain." ucap Alex membuat Sean menatap heran ke arah Alex.
"Apakah saya tidak salah dengar tuan, bukannya anda waktu itu sangat antusias setelah bertemu dengan nona Jennifer?" tanya Sean heran.
"Sudah lakukan apa perintahku jangan banyak tanya." balas Alex yang tak ingin di bantah dan di tanyain ini itu tentang hubungannya dengan Jennifer.
"Baik tuan, kalau begitu saya kembali dulu." Sean langsung pergi keluar tempatnya sebelum nanti taring Alex semakin keluar.
Alex tak ingin bertemu dengan Jennifer untuk kali ini, dia masih teringat dengan pesannya yang kemaren masih belum di balas oleh Jennifer.
__ADS_1
...**...
Sedangkan di posisi Jennifer, dia saat ini juga tengah memerintahkan agar Salsabila yang mewakili dirinya untuk bertemu Alex. Dia malas kalau harus bertemu dengan Alex setelah kemaren dia berharap lebih kepada Alex.
"Lo kenapa sih Jen, biasa lo juga oke oke aja kalau di suruh ketemu klien, tapi ini kenapa lo malah suruh gw yang wakilin?" geran Salsabila yang tidak tahu kalau ada something antara Jennifer dengan Alex.
"Ya gw gak mau aja, mood gw lagi hancur nanti bisa bisa proyek ini gagal lagi gara gara gw yang gak kompeten." balas Jennifer mengelak.
"Mood lo hancur, bukannya tadi pagi lo happy banget ya, apalagi setelah makan puding setan buatan lo itu." Salsabila semakin terheran heran dengan tingkah Jennifer kali ini.
"Huh baiklah, tapi ingat semua ini gak gratis ya." ngalah Salsabila.
"Iya gw tahu, tar gw traktir lo makan boba satu ember." balas Jennifer.
"Yee, emang lo kira gw cewek apaan." Salsabila menonyor jidat Jennifer.
__ADS_1
"Ya siapa tahu aja kan, lo itu suka." balas Jennifer.
"Udah ah gw mau pergi dulu, ingat nanti lo harus datang ke sana menemui tuan Alex." lanjut Jennifer beranjak pergi dari ruangan kerjanya.
"Ehhh, lo may kemana?" tanya Salsabila.
"Ada deh, gw mau jalan jalan dulu refreshing." balas Jennifer yang sudah mulai menjauh dari Salsabila.
"Huh, jadi korban lagi deh, tapi gak papa deh nantikan gw dapet traktiran dari Jenni." Salsabila pun segera membereskan berkas berkas yang ada di meja kerja Jennifer, dan setelah itu dia pergi kembali ke tempat kerjanya.
Sementara itu, Jennifer pergi entah kemana, yang pasti dia ingin merilekskan pikirannya agar tidak terus terusan memikirkan Alex terus.
Begitu pula dengan Alex, dia juga pergi meninggalkan perusahaan entah mau kemana. Dia juga ingin merilekskan pikirannya agar tidak terus terusan kepikiran Jennifer terus.
Apakah nanti mereka berdua akan bertemu di tempat yang sama, emm... entahlah bagiamana nanti, yang pasti mereka berdua sama sama tak ingin bertemu dahulu dan ingin merilekskan pikiran mereka sendiri.
__ADS_1
...***...