King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#29


__ADS_3

Hati sudah malam, Alex sudah pulang le apartemen miliknya, dan soalnya pencariannya tadi tentang kehidupan Jennifer pun tak membuahkan hasil sama sekali, sehingga membuat dia menyerah.


"Malam sayang." sapa Alex saat panggilan video call dirinya dengan Jennifer tersambung.


"Malam juga bee." balas Jennifer yang entah sedang melakukan apa, sepertinya dia tengah sibuk dengan ala make up miliknya.


"Kamu lagi ngapain?" tanya Alex penasaran.


"Ini aku lagi makai skincare," jawab Jennifer tanpa menatap ke arah handphone karena dia telah sibuk mengoleskan krim malam pada wajahnya.


"Emang cewek kalau mau tidur harus pakai skincare juga ya?" tanya Alex penasaran.


"Ya iyalah, biar wajah kita itu tetap sehat dan yang pastinya glowing." balas Jennifer.


"Kok aku enggak ya,"


"Ya gak tahu kamu, kalau aku sih pasti pakai biar kulit wajah aku tetap sehat."


"Terus itu apa, masak harus pakai lipstik juga?" heran Alex saat melihat Jennifer mengoleskan sesuatu ke bibirnya.


"Ini namanya lip serum, gunanya ini biar bibir kita tetap kelihatan pink walaupun gak pakai lipstik sekalipun." jelas Jennifer.

__ADS_1


"Ooh pantesan waktu aku udah lu mat bibir kamu lama warna bibir kamu tetap pink, ternyata itu karena serum itu. Ya sudah nanti kalau udah habis kamu bilang ya sama aku biar aku belikan yang banyak biar bibir kamu semakin cantik." balas Alex.


Mendengar itu seketika Jennifer langsung menatap Alex tajam, "Emang yang ada di otak kamu itu cuma masak gituan ya, masak lagi ngomongin skincare ujung ujungnya kamu balasnya menuju ke sana." tak habis pikir Jennifer.


"Ya gimana ya yang, habis bibir kamu itu candu banget." balas Alex.


"Ah jadi kangen sama kamu kan aku, aku datang ke apar kamu ya, di sana sepi kan?" lanjut Alex yang merasa kangen.


Bukan hanya kangen, padahal sesuatu dari bagian tubuhnya ada yang mulai bangun karena melihat bibir Jennifer yang sangat menggoda.


"No no, kamu gak boleh ke sini nanti yang ada Daddy aku malah tahu lagi, kamu kan belum bertemu sama Daddy." Jennifer tidak mengizinkan Alex untuk datang ke apartemen miliknya, nanti yang ada dia malah tidak bisa bebas ngelakuin apa apa kalau ada Alex.


"Yah kamu mah gitu, padahal aku kangen banget loh sama kamu." rengek Alex.


"Yah kamu mah gitu, ya udah aku gak jadi datang ke sana tapi vidcall nya jangan di matiin sampai besok pagi." pinta Alex.


"Gak mau ah, aku malu." tolak Jennifer.


"Ngapain pakai malu sih, semalam kan kita sudah tidur berdua." balas Alex.


"Ya itukan aku gak sadar," balas Jennifer.

__ADS_1


"Udah pokoknya aku mau kita vidcall sampai pagi, kalau sampai kamu matiin aku marah sama kamu."


"Dih kok gitu, udah pokoknya aku matikan dulu aku mau tidur." Jennifer hendak mengakhiri panggilan vidcall mereka, tapi Alex langsung mengancam Jennifer membuat Jennifer mengurungkan niatnya.


"Kalau kamu matikan vidcall nya aku datang ke apartemen kamu." ancam Alex.


"Dasar nyebelin, ya sudah tapi kamu diam jangan berisik nanti aku gak bisa tidur." ngalah Jennifer.


"Nah gitu dong, ya sudah sana gih tidur aku. Good night sayang, jangan lupa mimpiin aku."


"Good night juga bee, kamu juga sana gih tidur." balas Jennifer.


"Iya aku tidur kalau kamu sudah tidur, oh iya aku peringatkan sama kamu nanti kalau aku ketiduran kamu jangan matikan vidcall nya atau aku akan marah sama kamu."


"Iya iya gak aku matiin, udah sana tiduran juga." balas Jennifer.


Mereka berdua pun mengambil posisi tidur menyamping dengan handphone yang mereka letakkan di depan wajah mereka.


Jennifer yang memang sudah mengantuk pun tertidur duluan, sedangkan Alex melihat Jennifer yang sudah tertidur pun langsung berlari ke arah kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya dengan bermain solo.


Dan setelah selesai dia langsung kembali ke kamar dan tidur yang pastinya menghadap handphonenya yang menampilkan wajah Jennifer yang sudah tertidur.

__ADS_1


...**...


__ADS_2