King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#40


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah keluarga William, Alex menempati janjinya untuk mengantarkan Jennifer pergi ke salon kecantikan untuk perawatan diri.


"Selamat datang tuan muda Alex," sapa pemilik salon kecantikan yang mengenal Alex.


"Hmm, tolong layani calon istri saya sesuai dengan permintaan dia." perintah Alex.


"Baik tuan, mari nona silahkan ikut saya, nanti saya sendiri yang akan melayani anda." ajak pemilik salon itu mempersilahkan Jennifer untuk mengikutinya.


"Aku masuk dulu ya, kamu mau tunggu aku di mana?" ucap Jennifer yang hendak pergi mengikuti pemilik salon itu.


"Aku tunggu kamu di sini saja, nanti kalau sudah selesai langsung temui aku saja." jawab Alex dan di angguki Jennifer.


Jennifer pun pergi hendak melakukan perawatan, sedangkan Alex dia pergi keluar tempat tunggu yang sudah di sediakan di sana.


"Silahkan di minum tuan." ucap salah satu pegawai salon yang mungkin tadi sudah di suruh oleh bosnya untuk menyiapkan air minum untuk Alex.


"Terimakasih." balas Alex.


"Kalau ada apa apa anda bisa memanggil kami di sana, kalau begitu saya permisi dulu." pamit pegawai itu dan di angguki Alex.


Alex di sana yang merasa bosen pun mengisi waktu luangnya sambil memeriksa email email yang Sean kirimkan kepadanya.

__ADS_1


Ada satu pesan masuk dari Sean yang sangat menarik perhatian Alex, Alex pun dengan segera membuka pesan itu.


Tuan saya mendapatkan sedikit informasi mengenai orang yang sudah dua kali mengambil darah mayat lawan kita, dari informasi yang saya dapat dia adalah seorang wanita dan dia juga anak dari seorang mantan psikopat, maka dari itu kita sangat susah mencari informasi tentang dia, karena dia menyembunyikannya dengan baik.


Isi pesan yang Sean kirimkan sangat bagus, Alex ingin tahu siapa dalang di balik ini.


Lalu apa lagi yang kau dapatkan, apakah kau sudah tahu siapa namanya?


Balas Alex bertanya, Alex sungguh tidak sabar ingin melihat siapa wanita itu.


Belum tuan, tim saya sangat kesulitan mencarinya. Bahkan tadi sampai laptop milik saya ada kemasukan beberapa virus.


Sepertinya dia memang sudah ahli, apakah perlu kita memancing dia agar keluar?


Tanya Alex lagi.


Kita bicarakan kalau kita bertemu saja tuan, kalau lewat pesan saya takut ada yang bisa membacanya.


Balas Sean, orang itu aja tahu di mana mereka akan melakukan penyerangan, apalagi hanya sebuah pesan seperti ini, Sean sangat takut kalau dia akan mengetahui perbincangan ini.


Baiklah nanti malam kita ketemu di markas, dan saya juga ingin melihat persiapan pernikahan saya besok.

__ADS_1


Oh iya gimana dengan jet pribadinya, apakah sudah sampai?


Tanya Alex.


Belum tuan, mungkin setengah jam lagi, nanti saya akan kasih kabar buat anda.


Balas Sean.


Baiklah.


Balas Alex dan setelah itu tidak ada lagi balasan dari Sean, sepertinya dia tengah sibuk mengerjakan persiapan pernikahan Alex dan Jennifer esok hari.


Setelah berbalas pesan dengan Sean, Alex kembali lagi membaca beberapa email dari dalam handphonenya.


Sementara itu di tempat Jennifer, sambil melakukan creambath Jennifer juga menyempatkan diri untuk mengirimkan pesan kepada mommynya kalau hari ini dia bakalan datang bersama seseorang.


Mom nanti aku akan datang ke rumah bersama seseorang, tolong siapkan makan malam bersama.


Isi pesan yang Jennifer kirimkan kepada mommynya. Lama tak ada balasan dari mommynya membuat Jennifer kembali menonaktifkan handphonenya dan menikmati perawatan rambut yang tengah dia jalani.


...***...

__ADS_1


__ADS_2