
Keesokan harinya, Jennifer malas malasan dalam pelukan Alex. Ya, semalam setelah makan malam Jennifer tidak pulang karena sudah tengah malam, jadi dia menginap di apartemen Alex dan tidur satu ranjang berdua bersama Alex.
"Ayo bangun, kamu gak kerja?" ucap Alex bertanya karena Jennifer malah malas malasan padahal ini sudah jam setengah tujuh.
"Males banget aku, biarlah sekali kali gak kerja toh Daddy gak mungkin bangkrut juga." balas Jennifer agak songgong.
"Ya sudah kalau kamu gak kerja aku juga enggak, aku mau berduaan aja sama kamu." balas Alex yang malah ikutan bolos kerja.
"Itu lebih bagus, lagian kita juga baru jadian jadi masih anget angetnya." balas Jennifer sambil tangannya menggambar abstrak di atas dada telanjang Alex.
"Besok kita nikah sayang, jadi nanti kita juga akan lebih sering bertemu." Alex membiarkan saja apa yang akan Jennifer lakukan, toh dia juga menyukainya.
"Hah, beneran? Tapikan jet pribadinya belum ada." Jennifer menatap Alex.
"Kan datangnya nanti malam sayang, jadi kamu juga harus bersiap siap karena besok kita akan menikah." balas Alex.
__ADS_1
"Kamu jangan ngadi ngadi deh, lagian aku juga belum kenal sama kedua orang tua kamu, kamu juga kan belum kenal sama orang tua aku."
"Semua bisa di atur sayang, habis ini karena kita gak kerja aku mau ajak kamu pergi ke rumah orang aku." balas Alex yang membuat Jennifer langsung terduduk.
"Kok kamu gak bilang bilang dulu sama aku, seharusnya kamu kasih tahu aku semalam biar aku siap siap. Aduh mana aku belum perawatan lagi, ayo bangun anterin aku ke salon." cerocos Jennifer panik.
Bagi Jennifer dia harus tampil cantik saat nanti pertama kali bertemu dengan kedua orang tua Alex, karena Alex saja sangat tampan pasti mamanya juga tampan, dan dia tidak mau kalau sampai nanti orang tua Alex malu ketika memiliki calon mantu seperti dulu.
"Hei kamu apaan sih, sini tiduran lagi orang perginya juga masih nanti agak siangan dikit." Alex menarik Jennifer sehingga membuat Jennifer kembali lagi tiduran dalam pelukan Alex.
"Kamu ngomong apa sih, kamu itu cantik meskipun tanpa perawatan sekalipun. Lagian juga orang tuaku gak mandang orang dari fisik ataupun materi kok, bagi mereka itu semuanya sama." jelas Alex agar Jennifer tidak lagi bingung ingin perawatan.
"Tapi kan tetap saja aku ingin tampil cantik, aku udah lama gak perawatan ke salon."
"Iya nanti aku antar setelah pulang dari rumah orang tua aku," balas Alex semakin mengeratkan pelukannya.
__ADS_1
"Nanti setelah dari orang tua aku, aku juga pengen meminta restu sama kedua orang tua kamu, mereka ada di indo kan?" lanjut Alex bertanya.
"Ada kok, semalam mereka baru sampai." jawab Jennifer.
"Kamu seriusan pengen nikahin aku besok?" lanjut Jennifer bertanya.
"Ya serius lah, kamu kira aku bohong apa. Aku tuh serius pengen nikahin kamu besok." yakin Alex.
"Kan nikah itu juga perlu persiapan, emang kamu sudah menyiapkannya?" tanya Jennifer.
"Sudah dong, setelah kejadian malam itu aku langsung menyiapkan pernikahan kita." jawab Alex.
Jennifer pun mengangguk, dia berfikir mungkin besok akan di langsungkan akad nikah sederhana saja, dan untuk resepsi mungkin masih membutuhkan persiapan lagi. Tapi gak apa-apalah yang penting nikah sama pujaan hati.
...***...
__ADS_1