King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#38


__ADS_3

Sekarang mereka berdua dalam perjalanan menuju rumah keluarga William, Alex tidak langsung membawa Jennifer pergi ke mansion Daddy nya, tapi dia langsung membawa Jennifer pergi ke rumah opa Omanya, karena keluarga besar sedang berkumpul di sana, jadi sekalian memperkenalkan Jennifer kepada keluarga besar juga.


"Kamu kenapa sih yang kok bengong gitu?" tanya Alex menatap Jennifer.


"Enggak kok, aku cuma lihat jalan aja." bohong Jennifer, padahal jelas jelas terlihat kalau dia seperti tengah memikirkan sesuatu.


"Kenapa hmm, kamu takut bertemu keluarga aku? Kalau takut aku pending aja, nanti malam aja kita ke mansion Daddy, soalnya kalau sekarang kan ada keluarga besar di rumah opa." tebak Alex.


"Bukan kok, bukan itu. Aku hanya kepikiran orang yang pernah ngasih obat perangsang ke aku malam itu." sangah Jennifer.


"Ooh soal itu, kamu tenang saja karena aku sudah membereskan semuanya." balas Alex membuat Jennifer langsung menatap Alex penasaran.


"Setelah aku mengantar kamu pulang waktu itu, aku langsung menyuruh Sean untuk mencari orang itu dan langsung ketemu." jelas Alex.

__ADS_1


"Beneran, terus sekarang dia ada di mana?" tanya Jennifer penasaran.


"Entahlah, waktu itu aku suruh Sean untuk menyerahkannya kepada polisi dan aku juga meminta agar orang itu di berikan hukuman yang sangat berat, bahkan kalau bisa harus di hukum mati." balas Alex.


"Jadi kamu gak tahu di mana dia sekarang?" tanya Jennifer lagi.


"Tidak, untuk apa aku tahu tentang orang itu, yang jelas orang itu udah mendapatkan hukuman yang setimpal jadi ya udah." balas Alex.


"Kenapa, apa kamu tidak suka?" tanya Alex.


"Suka kok, aku malah berterimakasih sama kamu karena sudah menangkap orang yang seperti itu. Emang orang yang seperti itu tidak pantas untuk berkeliaran di sini, membahayakan wanita wanita di luaran sana." balas Jennifer bohong, padahal emang dalam hatinya di tidak suka dengan keputusan Alex.


"Syukurlah kalau kamu terima dengan keputusanku, aku kira tadi kamu ada rencana sendiri buat menghukum orang itu." syukur Alex sambil menoleh ke Jennifer sebentar dan di balas senyuman manis oleh Jennifer, tapi tidak semanis batinnya.

__ADS_1


"Ya emang dodol, gue ingin hukum orang itu sendiri sesadis sadisnya." batin Jennifer tapi dengan wajah yang tersenyum menatap Alex.


Sementara itu, Alex yang tengah fokus mengemudi pun mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu, di mana dia sendiri yang memberikan hukuman buat orang yang berniat jahat kepada Jennifer.


Alex mana terima dengan perlakuan orang itu yang hendak melecehkan kekasih hatinya, dia tidak akan terima dan akan memberikan sesuatu yang akan selalu orang itu ingat bahkan sampai di alam lain pun orang itu akan mengingatnya.


Semua yang Alex katakan tadi itu adalah sebuah kebohongan, dia tidak menyerahkan orang itu kepada Sean, dan dia juga tidak menyerahkan orang itu kepolisi.


Alex sendirilah yang langsung memberikan hukuman sampai orang itu meregang nyawanya di tangan Alex.


Alex membunuh orang itu dengan sangat sadis, bahkan saat sudah sekarat pun Alex dengan tega membakar tubuh orang itu hingga orang itu menghembuskan nafasnya dalam kobaran api yang sangat panas.


...***...

__ADS_1


__ADS_2