King Mafia And Queen Psycopat

King Mafia And Queen Psycopat
KMAQP#20


__ADS_3

Acara lelang pun di mulai, semua barang barang sudah mulai di lelang hingga di bagian terakhir, barulah pisau cantik yang Jennifer inginkan.


"Baiklah ini dia yang kita tunggu tunggu, pisau cantik buatan Italia yang sangat tajam dan ukurannya yang mudah di bawa. Silahkan di persiapkan berapa nominal yang akan kalian sebutkan untuk mendapatkan pisau ini." ucap pembawa acara yang memandu acara lelang itu.


Semua orang yang mendengar itupun saling berbisik, banyak dari mereka yang menginginkan pisau itu.


"Ada yang menarik dari pisau ini, kamera silahkan di zoom. lihatlah di bagian pegangan pisau ini terdapat sebuah garis kecil yang terbuat dari mas asli. Jadi bisa di pastikan kalau harganya sangatlah mahal." jelas pembawa acara lelang.


"Mungkin kalian sudah tidak sabar, baiklah mari kita mulai lelangnya dari harga...." pembawa acara itu menjeda ucapannya.


"Pasti kalian pada penasaran kan." lanjutnya.


"Mari kita mulai dari harga 100 juta." lanjutnya lagi dan memulai acara lelang pisau cantik yang Jennifer inginkan.


"150 juta." ucap beberapa orang mengacungkan tangannya.


"180 juta." ucap yang lainnya lagi sambil mengacungkan tangannya.


"Ayo nona sebutkan harga yang anda bandrol, bukankah anda menginginkan pisau itu." ucap James yang gemas karena Jennifer hanya diam saja.


"Bisa kah kau diam dulu," balas Jennifer menyuruh agar James diam.


James tidak tahu saja kalau diamnya Jennifer itu tengah merencanakan sesuatu hal. Jennifer akan mengucapkan harga yang dia bandrol saat nanti sudah di hitung mundur agar dia tidak capek capek berteriak seperti kebanyakan orang.


James yang mendapatkan teguran dari Jennifer pun memilih diam, dia tak ingin mendapatkan amukan dari Jennifer kalau sampai membuat Jennifer marah.


"200 juta." lelang masih berlanjut, semua orang pada menyebutkan harga yang makin tinggi, hingga sampai di 850 juta baru tidak ada lagi yang menawar.


"850 juta." ucap seorang pria yang duduk paling depan sambil mengacungkan tangannya.


"Wow 850 juta harga yang sangat cantik, apakah tidak ada lagi yang ingin menawarnya?" ucap pemandu acara bertanya.


Semua orang diam tidak ada lagi yang bersuara, karena bagi mereka 850 juta itu sudah sangat mahal untuk harga satu pisau kecil saja.

__ADS_1


"Mari kita hitung mundur dari tiga," lanjutnya akan menghitung mundur.


"King apakah anda beneran tidak menginginkan pisau itu?" tanya anak buah Alex.


Alex tak menjawab, dia diam saja tadi bibirnya terangkat sebelah yang menampilkan senyuman yang sangat menakutkan bagi yang melihatnya.


Anak buah Alex pun kembali diam saat tahu kalau raut wajah king nya sudah tidak bersahabat.


"Tiga, du...."


"1 milyar." teriak lantang seorang wanita membuat semua peserta lelang melihat ke arahnya.


Satu milyar itu bukan harga yang sedikit bagi mereka, jadi saat ada yang menghargai pisau cantik itu 1 miliar jelas mereka kaget dan ingin tahu siapa yang sudah menawar dengan harga segitu.


Tak terkecuali Alex, dia bukan kaget tapi dia langsung menoleh ke arah asal suara tersebut dan senyumannya semakin tertarik saat mendengar itu.


"Wow 1 miliar dari nona yang ada di ujung sana. Apakah ada lagi yang ingin menawarnya?" tanya pembawa acara itu kepada mereka semua.


Mereka semakin diam karena harga segitu bagi mereka sudah mahal.


Jennifer tak menghiraukan James, dia sudah menatap pisau yang ada di depan sana dengan raut wajah yang sangat senang dan sudah tidak sabar ingin mencobanya.


Ya, orang yang menawarkan harga 1 milyar itu adalah Jennifer, entah kenapa dia sangat menginginkan pisau itu.


"Mari kita hitung mundur dari sepuluh, sepuluh, sembilan, depan, tujuh, enam, lima, empat, tiga, dua...." pembawa acara itu menjeda hitungannya dan menoleh ke kanan dan ke kiri memastikan lagi apakah ada yang menawarkan lagi atau tidak.


Jennifer sudah sangat senang karena sebentar lagi dia akan mendapatkan pisau itu, tapi kesenangannya itu hilang di saat ada seseorang yang menawarkan harga dua kali lipat dari harga yang dia sebutkan tadi.


"2 miliar." ucap seorang pria mengacungkan tangannya.


"Wow 2 milyar dari king dark mouse, kita tak usah meragukan lagi kekayaannya jadi pantas kalau dia menawarkan harga yang sangat tinggi." ucap pembawa acara yang mengetahui kalau yang menawar dengan harga segitu adalah king Dark Mouse.


"**1*." umpat Jennifer kesal karena ada orang yang berani melawannya.

__ADS_1


"4 milyar." lantang Jennifer membuat semua orang semakin tidak percaya.


Wanita yang tadi menawarkan harga 1 milyar ternyata kini malah menawarnya dengan harga 4 milyar.


"Dasar." gumam Alex sambil tersenyum smirk.


"Wow wow wow 4 milyar untuk satu buah pisau cantik dari nona yang ada di ujung sana. Sepertinya nona ini sangat menginginkan pisau ini ya sampai rela merogoh uang sebanyak itu untuk mendapatkan pisau cantik ini." ucap pembawa acara.


"Untuk king dark mouse apakah anda tidak ingin menawarnya lagi king?" lanjut pembawa acara lelang itu bertanya kepada Alex dan mendapatkan gelengan kepala dari Alex.


Sepertinya king Dark Mouse sudah tidak menawarkannya lagi, dan di sini saya juga sudah yakin tidak akan ada yang berani menawarnya lagi." lanjut pembawa acara.


"Tapi sebelum berakhir saya ingin memastikannya lagi, benarkah sudah tidak ada yang ingin menawarkan harga yang lebih tinggi dari nona yang ada di ujung sana?" tanya pembawa acara.


Mereka semua diam tak ada yang menjawab, itu artinya mereka semua sudah tidak ada lagi yang menawar.


"Baik jadi sudah jelas kalau lelang pisau cantik ini di menangkan oleh nona yang ada di ujung dengan harga senilai 4 milyar." ucap pembawa acara itu dan mendapatkan tepuk tangan dari orang orang yang ada di sana.


"Anda emang benar benar gila nona." tak habis pikir James kepada Jennifer.


4 milyar bagi James bisa untuk membeli mobil, sedangkan buat Jennifer 4 milyar hanya untuk membeli sebuah pisau kecil yang buat memasak di dapur saja sepertinya tidak bisa.


Jennifer tak memperdulikan James, dia terlalu fokus menatap pisau yang sudah akan menjadi miliknya itu.


"Baik acara lelang ini berakhir dengan di tutup harga pisau cantik 4 milyar, untuk nona yang ada di ujung silahkan nanti di urus di belakang." ucap pembawa acara itu.


"Dan saya sebagai pembawa acara mohon maaf kalau ada salah kata, saya pamit dulu semoga kita bisa bertemu di acara acara lelang berikutnya." ucap pembawa acara itu mengakhiri acara lelang.


Semua orang pun pada berhamburan keluar meninggalkan ruangan itu, tak terkecuali Jennifer dan James yang mengekor di belakang Jennifer.


"Sepertinya aku pernah lihat bentuk tubuh itu." gumam Alex yang melihat Jennifer pergi bersama Alex.


"Mari tuan." ucap anak buah Alex mempersilahkan Alex untuk keluar dari ruangan itu setelah semua orang keluar dari sana.

__ADS_1


Alex pun pergi dengan pikirannya yang masih memikirkan bentuk tubuh wanita yang tadi memenangkan lelang pisau cantik itu.


...***...


__ADS_2