Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 10


__ADS_3

Pagi itu sekolah digemparkan oleh berita yang membuat satu sekolah merasa bangga, bagaimana tidak salah satu siswanya telah membawa nama harum sekolah dengan menjuarai kejuaraan Taekwondo tingkat Nasional.


Tentu saja kali ini Anisa sudah di kenal banyak orang bahkan bisa saja satu Indonesia mengetahuinya.


Karna pertandingan hari kamis lalu disiarkan di beberapa stasiun televisi. Tak hayal jika para atlet yang juara pasti akan terkenal.


Meskipun Anisa kini sudah terkenal sama sekali tak mengurangi rasa rendah hatinya. Ia tidak pernah sombong dan tetap rendah hati.


"Anisa selamat ya."


"selamat Anisa."


"Anisa gue udah liat lo di TV keren banget euy."


Setelah Anisa sampai di sekolah tak henti-hentinya ia mendapat ucapan selamat dari teman-temannya.


Hari itu ada rapat dewan guru jadi otomatis semua kelas tidak ada pelajaran alias jam kosong. Suasana sekolah sangat ramai banyak siswa yang berhambur keluar kelas untuk merayakan jam kosong. Ada yang ke kantin, ada yang ke lapangan, ada yang di depan kelas dan sebagainya.


Anisa dan teman-temannya berada di depan kelas, seperti biasa Anisa menggunakan earphone dan membaca novel. Jika sudah seperti itu tidak akan ada teman-temannya yang akan mengganggunya.


Tiba-tiba Farhan menarik novel yang telah di baca Anisa, hal itu membuat Anisa jengkel dan marah. Berulang kali ia ingin mengambil novelnya namun tidak bisa.

__ADS_1


Al yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa tersenyum tipis. Namun ia merasakan perasaan aneh di dalam hatinya. Entah seperti cemburu. Al menyangka mungkin ada hubungan spesial di antara Anisa dan Farhan karna mereka terlihat sangat dekat.


"Han gue ke kantin duluan ya." ucap Al.


"oh yaudah deh, sorry bro udah buat lo nunggu lama. gue masih ada urusan sama bebek satu nih." jawab Farhan.


Al hanya menjawab dengan anggukan lalu pergi. Anisa yang mengetahui hal itu merasa tidak enak karna sudah mengabaikan Al yang sedari tadi melihatnya dengan Farhan.


Sesampainya di kantin Al bergabung dengan teman-temannya. Tanpa sadar Al melamun, yang kemudian di sadari oleh teman-temannya.


"Al lo ada masalah dari tadi nglamun aja lo." kata Arga.


"oh ini gue lagi mikirin club gue 2 minggu lagi kan mau tanding." jawab Al yang tak sepenuhnya benar.


Di ruang latihan Senpai Wira mengumpulkan semua anggota taekwondo. Ia memberikan ucapan selamat kepada juara di kejurnas kemarin.


"karna kalian sudah membawa nama harum sekolah dengan menyumbangkan prestasi kalian maka besok kita akan rayakan dengan acara makan-makan." ucap Senpai Wira.


Semua anggota antusias menerima ajakan Senpai Wira.


"nanti saya akan beritau kalian lewat grup dimana lokasinya." sambung Senpai Wira.

__ADS_1


"baik senpai." jawab semua anggota serempak.


"kalau begitu kalian boleh kembali." ucap Senpai Wira.


Kemudian mereka membubarkan diri dan kembali ke kelas masing-masing.


Di koridor Al dan Anisa tak sengaja bertemu. membuat jantung mereka berdegub dengan kencang.


"Anisa." kata Al.


Anisa hanya menjawab dengan mengangguk dan tersenyum.


"habis dari mana?." tanya Al.


"barusan abis kumpul sama club. kamu sendiri habis dari mana?." jawab Anisa.


"habis dari kantin." Al.


Kemudian keduanya sama-sama diam tak tau harus basa basi seperti apalagi.


"yaudah kalo gitu gue ke kelas dulu." pamit Al.

__ADS_1


"iya." jawab Anisa.


__ADS_2