Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 8


__ADS_3

Seperti biasa setiap hari rabu Al berlatih volly. Ia terus berlatih karna 2 minggu lagi akan bertanding melawan sekolah lain.


Anisa yang kebetulan lewat lapangan volly menghentikan langkahnya ketika melihat Al bermain volly. Ia mengurungkan niatnya untuk pulang dan memilih menonton Al.


Anisa hendak pergi ketika tim volly sedang istirahat. Namun ia urungkan karna Al memanggilnya.


"Anisa." teriak Al.


Anisa menoleh.


"hai." sapa Anisa.


"kamu mau pulang?." tanya Al.


"iya nih. ada apa?." jawab Anisa.


"oh gapapa." Al bingung mau bertanya apa lagi.


"besok kamu tanding ya?." sambung Al.


"iya. kamu nonton kan?." tanya Anisa.


"pasti." jawab Al sambil tersenyum.


"yaudah kalo gitu gue balik dulu ya." Anisa pamit pulang.


"hati-hati dijalan." jawab Al.


Anisa menjawab dengan anggukan dan setelah itu pergi.


Anisa sudah mau menjalankan motornya namun di hadang oleh Farhan.

__ADS_1


"stop gue nebeng." ucap Farhan.


"kebiasaan lo." jawab Anisa kesal.


Farhan melajukan motor matic itu dengan kecepatan sedang. 15 menit kemudian sampai di rumah Anisa. Keduanya mengucapkan salam dan masuk ke dalam rumah.


Kali ini Farhan menginap lagi di rumah Anisa, karna besok ia akan berangkat bersama sama ke turnamen.


****


"baru pulang kak." ucap Anita.


"iya umi tadi latihan dulu." jawab Al.


Al pamit menuju kamar dan segera mandi setelah itu menunaikan Sholat Ashar.


Al tidak pernah meninggalkan sholat meskipun ia sedang lelah pun. Karna dari kecil Al sudah diajarkan oleh kedua orang tuanya untuk slalu menjalankan kewajibannya dan segala perintah Sang Pencipta.


Al dan keluarganya tengah makan malam. Tidak ada yang berbicara mereka semua sibuk menikmati makanan masing-masing.


Selesai makan Al kembali ke kamar untuk menyelesaikan tugas sekolahnya.


Tok tok tok


"masuk." kata Al.


Anita masuk kedalam kamar anaknya.


"umi." kata Al lagi.


"umi ganggu ya nak." ucap Anita.

__ADS_1


"enggak, ini Al udah hampir selesai ngerjain tugasnya." jawab Al.


"ada apa umi?." sambung Al.


"umi cuma mau ngasih tau aja besok umi mau ke rumah budhe soalnya mau ada acara jadi kemungkinan sampe malem. kamu makan malamnya beli aja ya nak." kata Anita.


"iya umi kebetulan besok Al juga mau nonton temen Al yang mau ikut turnamen kayanya sih sampe malem umi, jadi umi nggak usah khawatir." jawab Al.


Setelah berbincang bincang Anita keluar dari kamar Al, dan Al kembali mengerjakan tugasnya yang hampir selesai.


Setengah jam kemudian tugasnya selesai.


Ting.


Pesan masuk. Tertera nama Selly di layar hp Al.


Selly : Al


Al : iya


Selly : lagi apa?


Al hanya melihat chat dari Selly tanpa berniat untuk membalasnya. Selly selalu mengirim chat namun tak dihiraukan oleh Al karna menurutnya Selly slalu mengirim chat yang tidak penting dan terkesan menggodanya.


Al risih jika ada wanita yang menggodanya, ia tidak menggubrisnya. Bukan bermaksud sok"an atau munafik Al memang risih jika ada wanita yang menggoda laki-laki, menurutnya itu tidak pantas.


Al meletakkan hp nya di meja sebelah kasurnya. Entah ada apa tiba tiba ia mengingat seseorang, tanpa sadar Al tengah senyum-senyum sendiri.


Buru-buru ia menepis pikirannya dan berusaha untuk tidur namun tidak bisa karna matanya sama sekali belum mengantuk.


Ia terus memaksa untuk memejamkan matanya agar tertidur. Tak lama kemudian akhirnya ia tertidur juga.

__ADS_1


__ADS_2