Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 30


__ADS_3

Al sedang bersiap-siap untuk bertanding melawan tim kota B. Ia melakukan pemanasan bersama timnya. Tampak tribun terlihat sudah rame oleh penonton. Banyak penonton yang menyoraki nama Al, sebagian besar dari mereka adalah perempuan.


Anisa dan teman-temannya datang untuk menonton pertandingan tersebut. Kemudian ia bertemu Faradiba dan teman-temannya yang akan menonton juga. Faradiba membisikan kata-kata ke telinga Anisa.


"inget Anisa Al itu milik gue, lo ga akan bisa ngrebut dia dari gue." ucap Faradiba.


Anisa yang mendengar ucapan Faradiba hanya bisa menahan emosi. Faradiba terlihat tersenyum sinis dan kemudian meninggalkan Anisa yang masih terdiam.


"Anisa lo gapapa?." tanya Kanaya.


"emang gue kenapa?." tanya Anisa balik agar tidak terlihat ada masalah.


"Nis gue liat tadi si Faradiba kaya gasuka gitu sama lo." ucap Fara.

__ADS_1


"atau jangan-jangan ada hubungannya sama si Al?." tanya Putri.


"eh buruan yuk kita kesana keburu rame ntar ga dapet tempat." Anisa mengalihkan pembicaraan agar teman-temannya tidak terus menerus menanyainya.


Mereka segera mencari duduk paling depan. Anisa kembali bertemu dengan Faradiba. Tempat duduk mereka cukup dekat hanya di batasi beberapa orang saja. Faradiba tetap memberikan senyuman sinisnya kepada Anisa. Anisa yang melihat itu tidak ingin membalasnya, karena menurutnya jika ia membalas senyum sinis Faradiba lalu apa bedanya ia dengan Faradiba.


Anisa melihat ke arah Al. Tampak Al sedang tersenyum ke arahnya. Anisa membalas senyuman itu. Namun saat Anisa melihat ke arah Faradiba, ternyata Faradiba juga tersenyum dan melambaikan tangan ke arah Al. Anisa melihat Al kembali ternyata ia juga membalas senyum dan lambaian tangan Faradiba. Penonton yang melihat itu bersorak semakin ramai. Lain halnya dengan Anisa ia hanya diam dan menahan cemburu.


Pertandingan dimulai. Tim Al dan tim lawan terlihat sudah saling serang. Akhirnya babak pertama dimenangkan oleh tim lawan. Babak berikutnya telah dimulai. Pertandingan semakin memanas. Karena kedua tim sama kuatnya. Penonton tampak bersorak, kini suasana sudah sangat ramai. Babak demi babak telah di lalui. tinggal Babak terakhir penentuan siapakah yang akan memenangkan pertandingan kali ini. Penonton tampak terlihat tegang begitu juga Anisa dan Faradiba. Tinggal satu angka lagi bagi tim Al untuk memenangkan pertandingan tersebut. Akhirnya Al berhasil mencetak angka, dan tim Al lah yang jadi pemenangnya dengan skor 3 - 2.


Anisa sibuk memainkan hp nya. Penonton semakin bersorak dengan keras, Anisa merasa penasaran kenapa penonton bersorak begitu keras. Anisa mendengar obrolan beberapa penonton, ia mendengar bahawa Al terlihat bersama dengan seorang wanita. Ketika ia melihat ke arah bangku Faradiba ia tidak melihat Faradiba dan teman-temannya berada disana. Dan saat Anisa melihat ke arah Al betapa terkejutnya ia ternyata Faradiba sudah bersama Al. Pantas saja penonton bersorak begitu keras ternyata itu alasannya.


Faradiba melihat ke arah Anisa dan tersenyum sinis atas kemenangannya bisa mendekati Al. Anisa yang melihat itu hanya diam saja, ia tidak bisa berbuat apa-apa meski hatinya terasa sangat sakit.

__ADS_1


Al menengok ke bangku dimana Anisa duduk, namun Anisa sudah tidak ada disana. Al terus mengedarkan pandangannya ke seluruh tribun namun tidak ketemu juga. Ia berfikir mungkin Anisa sudah pergi. Sebenarnya bukan itu yang di inginkan Al. Ia menginginkan Anisa yang menghampirinya bukan Faradiba.


Anisa keluar dari tribun itu dengan perasaan kecewa namun juga senang atas kemenangan Al. Ia bermaksud menunggu Al di luar Gor itu sendirian karena teman-temannya sudah pulang duluan. Faradiba dan teman-temannya menghampiri Anisa.


"kenapa lo sedih ngliat gue sama Al hah. hahaha sampai kapan pun lo ga bakal bisa milikin dia. bahkan sekarang foto gue sama Al udah nyebar tuh di medsos. ya secara orang-orang ngiranya gue pacarnya Al. hahaha gue menang Anisa." ucap Faradiba sinis.


Anisa membalas dengan senyuman, ia berusaha tegar agar Faradiba dan teman-temannya tidak mengira bahwa ia lemah.


"selamat ya." ucap Anisa lalu pergi meninggalkan Faradiba.


Faradiba yang melihat itu hanya melongo, ia berfikir kenapa Anisa tidak marah kepadanya. Tak lama Al keluar dari Gor, ia melihat Anisa hendak pergi.


"Anisa." teriak Al

__ADS_1


Anisa menoleh. Buru-buru Al menghampirinya. Kebetulan saat itu banyak penonton yang keluar dari Gor, mereka menyaksikan Al dan Anisa yang sedang ngobrol berdua, tak sedikit orang yang mengabadikan momen itu dan di unggahnya di media sosial. Faradiba yang melihat itu terlihat sangat marah. Baru saja ia menang dari Anisa kini ia harus menerima kekalahan lagi.


Al dan Anisa tampak jalan berdua ke arah parkiran. Anisa melihat sekilas ke arah Faradiba yang sedang memasang ekspresi marah. Lalu Anisa masuk ke dalam mobil Al, karena ia pulang diantar oleh Al.


__ADS_2