
Anisa sudah sampai di ruang latihan. Sebelum mulai ia melakukan pemanasan terlebih dahulu.
Lain halnya di lapangan volly Al juga bersiap siap untuk pemanasan. Tak sengaja ia melihat ke ruang latihan ekstra taekwondo. Ia melihat Anisa yang sedang berlatih.
Kebetulan lapangan volly dan ruang ekstra taekwondo bersebelahan hanya dibatasi jaring-jaring saja.
"heh Al ayo udah mau di mulai tuh." kata Dafa.
Sontak Al kaget dan mengalihkan pandangannya dari Anisa. Buru-buru ia melakukan pemanasan sebelum berlatih.
Azril Al Kahfi
Biasa di panggil Al, ia adalah murid baru di sekolah Anisa. Al juga seorang atlet volly yang kini juga bergabung di club besar di salah satu kota tersebut. Prestasinya di bidang volly sudah tidak bisa di ragukan lagi. Bahkan ia selalu jadi andalan di dalam tim nya. Maka tak heran jika baru beberapa hari Al bersekolah disitu ia sudah mempunyai banyak fans. Karna selain ia berprestasi dibidang olahraga ia juga sangat tampan, ia juga mempunyai body goals dengan tinggi hampir 180 cm dan tubuh yang atletis.
Kini kedua ekstra tersebut sama-sama sedang istirahat.
Anisa lupa tidak membawa minum, maka ia memutuskan untuk pergi ke kantin.
Di depan lapangan volly Anisa bertemu dengan Al. Al juga ingin ke kantin untuk membeli minum.
Al memberanikan diri untuk berbicara dengan Anisa.
"Anisa." kata Al.
Anisa menoleh ke sumber suara.
"iya." jawab Anisa.
__ADS_1
"maaf ya gara-gara yang tadi, gue beneran ga sengaja."
"iya gapapa santai aja." Anisa tersenyum tipis.
Mereka sudah saling tau nama masing-masing, tadi Farhan sudah mengenalkannya sewaktu di depan kelas Anisa.
"mau ke kantin juga." tanya Al.
"iya nih, soalnya tadi lupa gak bawa air minum." jawab Anisa
Mereka berjalan menuju kantin. Setelah membeli air minum mereka kembali ke tempat latihan masing-masing.
"Al duluan ya." sapa Anisa.
"oke."
"Sa lo mau langsung pulang kan." tanya Farhan.
"iya. kenapa." jawab Anisa
"gapapa tanya aja." Farhan menjawab dengan cengar-cengir.
"dasar lo aneh." Anisa menjawab dengan sedikit sebal.
Anisa berjalan menuju ke parkiran. Sesampainya diparkiran ia bertemu lagi dengan Al.
"Anisa lo bawa motor juga." Al bertanya sembari duduk di atas motornya.
__ADS_1
"iya tiap hari gue slalu bawa motor." Anisa sibuk menaruh baju taekwondonya ke dalam jok motornya.
Al menyalakan motor trailnya dan menjalankannya.
"Anisa duluan ya." sapa Al.
"iya hati-hati ya." jawab Anisa yang juga menyalakan motornya.
Al menjawab hanya dengan anggukan saja.
Sebelum pulang kerumah Anisa mampir dulu ke toko buku untuk membeli novel dan alat tulis.
Kebiasaan Anisa yang suka mengoleksi novel ia lakukan sejak smp. Tak heran jika di dalam kamarnya tersusun rapi di rak buku yang isinya hanya novel semua.
Tak sengaja Anisa bertemu teman smp nya di toko buku tersebut.
"ini Anisa kan." tanya perempuan itu.
"iya. ini gue Anisa. masa lo ga ngenalin gue sih ra." Anisa.
"ya ampun sa, sekarang lo beda banget ya. Berhijab juga tambah cantik deh." puji perempuan itu yang diketahui namanya adalah Almeera.
"bisa aja lo tuh." elak Anisa.
"eh gue duluan ya udah di tungguin soalnya." pamit Almeera.
"iya."
__ADS_1
Anisa melanjutkan mencari novel yang ia inginkan.