Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 12


__ADS_3

Anisa mengucapkan salam dan masuk ke dalam rumah.


"dek." Arsya.


"ada apa kak?." Anisa.


"kamu masuk" malah senyam senyum sendiri." Arsya


"hah engga kok kak." Anisa mengelak


"hayo barusan di anterin siapa." goda Arsya.


"apa sih kak orang Anisa di anterin temen kok." jawab Anisa.


"hhmm temen apa temen." goda Arsya lagi.


"TEMEN." jawab Anisa dengan menekan intonasi kata temen.


Anisa buru-buru masuk kedalam kamarnya, ia menghindari kakaknya agar tidak di goda lagi. Anisa sangat bahagia. Ia tidak pernah sebahagia ini sebelumnya. Ada apa dengan Anisa.

__ADS_1


Rahma masuk ke dalam kamar Anisa. Ia mencium kening Anisa dengan penuh kasih sayang.


"tadi pulang dianterin siapa nak?." Rahma.


"temen Anisa bunda." Anisa.


"cowok?." Rahma.


Anisa dengan ragu menjawab dengan anggukan saja. Kemudian Rahma tersenyum ia sama sekali tidak marah kepada Anisa.


"kamu gapapa berteman dengan siapa saja, tapi ingat ya nak jangan pacaran." Rahma menasihati Anisa dengan sabarnya.


Rahma tidak melarang anaknya berteman dengan siapa saja, namun ia selalu menasihati anak-anaknya untuk menjaga batasan dengan lawan jenis.


Anisa merasa beruntung memiliki ibu seperti Rahma yang sangat sabar kepadanya dan juga kakaknya Arsya. Anisa tidak pernah melawan kedua orang tuanya saat di nasihati. Ia termasuk anak yang berbakti. Bahkan Anisa selalu menjalankan nasihat-nasihat orang tuanya.


****


Hari minggu tiba Arsya mengajak adiknya pergi ke mall untuk membeli suatu barang. Dari kejauhan Anisa melihat Al dengan seorang wanita mereka terlihat sangat dekat. Hal itu sontak membuat Anisa merasa cemburu, namun buru-buru ia tepis perasaan itu. Anisa berfikir itu adalah kekasih Al. Anisa mengajak Arsya untuk segera pergi dari tempat itu, Arsya yang menyadari tingkah aneh adiknya merasa bingung ada apa dengan adiknya itu.

__ADS_1


Al juga melihat Anisa jalan dengan laki-laki, mereka terlihat sangat dekat seperti sepasang kekasih. Al yang melihat itu merasa cemburu, namun ia sadar ia bukan siapa-siapa.


"dek kok kamu ngajak kakak pergi sih kan di sana ada barang yang kakak cari." Arsya.


"cari di tempat lain aja kak, aku liat di situ tadi barangnya jelek." Anisa.


"yaudah deh." Arsya.


Arsya menuruti adiknya untuk mencari barang yang ia cari ke tempat lain.


****


Anisa masih penasaran siapa yang tadi jalan bersama Al di mall. Kini mood Anisa menjadi memburuk karena itu. Anisa tidak tau kenapa ia jadi begini. Atau kah ia sedang jatuh cinta.


Anisa berjalan menuju balkon kamarnya untuk menenangkan diri. Ia menyalakan hp, memasang earphone lalu memakainya setelah itu ia memutar lagu dari jaz yang berjudul kasmaran. Lagu itu adalah lagu favorit Anisa. Anisa berharap dengan mendengarkan lagu itu moodnya akan membaik.


Sama seperti Anisa Al juga melakukan hal yang sama ia berada di balkon kamarnya dan mendengarkan lagu dengan menggunakan earphone. Al juga memikirkan tentang hal yang ia lihat tadi di mall. Melihat Anisa jalan dengan laki-laki lain membuat suasana hati Al menjadi kacau.


Ada apa dengan mereka? Sepertinya keduanya sudah saling menyukai, sehingga melihat Anisa jalan dengan orang lain membuat Al merasa cemburu. Begitu juga dengan Anisa.

__ADS_1


Anisa ketiduran dengan posisi duduk di kursi yang ada di balkon kamarnya. Ia bangun dan melihat jam di layar hp nya. Ternyata sudah jam 12 malam. Anisa masuk ke dalam ia memutuskan untuk sholat tahajud agar hatinya tenang dan tidak resah lagi.


__ADS_2