Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 29


__ADS_3

Sudah seminggu Anisa tidak masuk sekolah karena sakit. Kini ia memutuskan untuk pergi ke sekolah meski masih terlihat pucat.


"dek kamu beneran mau masuk sekolah hari ini?." tanya Arsya.


"iya kak gaenak kalo kelamaan ga masuk." jawab Anisa.


Selesai sarapan Anisa berangkat sekolah diantar oleh kakaknya.


"kamu beneran udah gapapa dek, masih keliatan pucet gitu." tanya Arsya sambil fokus menyetir.


"beneran kak Anisa udah baikan kok gausah khawatir gitu." jawab Anisa.


Anisa sampai di sekolahnya. Ia bertemu Kanaya sewaktu di gerbang. Mereka jalan bersama menuju ke kelas.


"Sa lo beneran udah gapapa, wajah lo masih pucet tuh." ucap Kanaya.


"gue udah baikan kok nay santai aja gausah khawatir." Anisa tersenyum.

__ADS_1


Sampai di depan kelas Al menghampiri mereka.


"loh Anisa kamu udah masuk, kamu udah baikan?." ucap Al sambil memandang Anisa lekat.


"iya Al gue udah baikan kok." ucap Anisa.


Anisa dan Kanaya pamit masuk ke kelas. Begitu juga dengan Al, ia balik ke kelasnya.


Hp Anisa bergetar, ia membuka pesan yang baru masuk itu.


082231999xxx : Inget Anisa jauhi Al!


Kanaya merasa ada yang aneh pada Anisa, ia tampak gelisah.


"Sa lo kenapa keliatan gelisah kaya gitu." tanya Kanaya.


"gapapa kok nay." jawab Anisa.

__ADS_1


"wih pendekar udah masuk nih." kata Yuda memasuki kelas bersama dengan Angga.


Yuda dan Angga menghampiri Anisa dan Kanaya. Mereka tampak senang karena kini personil mereka sudah lengkap.


Saat jam istirahat Anisa memilih duduk di depan kelas, ia hanya sendirian karena teman-temannya pergi ke kantin. Al yang melihat Anisa duduk sendirian buru-buru menghampirinya. Ia duduk di sebelah Anisa yang masih menyisakan jarak. Mereka tampak mengobrol dengan seru.


Tiba-tiba ada pesan masuk. Betapa terkejutnya Anisa saat melihat pesan yang dikirimkan Faradiba berupa foto dirinya sedang duduk berdua bersama Al di depan kelas. Ia mengedarkan pandangannya mencari siapa yang memfotonya, namun saat itu suasana disitu sangat rame ia kesulitan mencari orang yang memfoto dirinya tersebut.


Tak berapa lama hp Anisa bergetar lagi.


082231999xxx : harus berapa kali gue ingetin lo buat jauhin Al, kalo lo masih terus-terusan deketin Al gue ga segan" nyelakain lo.


Mata Anisa terbelalak melihat pesan dari Faradiba yang baru saja ia baca. Ia memandang Al sebentar dan mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ia bingung harus berbuat bagaimana.


Sementara itu Faradiba tampak kesal setelah ia melihat foto Al dan Anisa duduk berdua di depan kelas.


"gue gabakal biarin lo terus-terusan deket sama Al, gue ga rela. gue benci sama lo Anisa." ucap Faradiba.

__ADS_1


Ia terus berusaha membuat Al jauh dari Anisa. Namun usahanya sia-sia, ancaman yang ia berikan ke Anisa melalui chat tidak mempan. Faradiba terus memikirkan cara untuk memisahkan Al dan Anisa. Ia sangat tidak rela jika Al dekat dengan wanita lain. Faradiba terus mencari informasi mengenai Anisa dan Al melalui teman satu sekolah Anisa.


Saat ini Anisa berada di kamar mandi, ia tampak memikirkan apa yang dikatakan oleh Faradiba. Anisa berdiri di depan cermin sambil melamun, tak berapa lama masuklah dua orang murid perempuan. Mereka tampak gugup saat bertemu dengan Anisa. Anisa yang melihat gerak gerik mereka merasa aneh. Ia memutuskan untuk kembali ke kelas.


__ADS_2