
Seperti pesan Senpai Wira kemarin Anisa dan anggota Taekwondo yang lain sedang sibuk berlatih.
Mereka sudah di izinkan untuk tidak mengikuti pelajaran karna memang harus berlatih menyiapkan turnamen hari kamis mendatang.
Jam istirahat pun tiba.
Kelompok bela diri itu masih terus berlatih. Banyak siswa siswi yang menyaksikan mereka.
Hingga giliran Anisa untuk menunjukan aksinya, ia merasa gugup, namun ia bisa menguasai segala kegugupannya. Dengan lihai ia bergerak sesuai jurus yang telah di pelajarinya.
Banyak yang menyaksikannya dengan terkagum kagum termasuk Al.
Setelah Anisa selesai ia mendapatkan tepuk tangan dari siswa siswi yang menonton.
"bagus Anisa Senpai harap kamu bisa menunjukkan ini di turnamen nanti." ucap Senpai Wira.
"baik Senpai." jawab Anisa sambil membungkuk.
Anisa pergi ke kantin untuk membeli minum, karna minumannya sudah habis.
Al yang melihatnya berniat ingin menghampirinya namun niatnya di urungkan karna sudah keduluan oleh Farhan.
Farhan dan Anisa terlihat sangat dekat. Membuat Al tidak ingin mengganggunya. Kemudian ia kembali ke kelas.
****
Jam pulang sekolah pun tiba. Pada saat di parkiran Anisa bertemu dengan Al yang sudah siap akan meninggalkan parkiran. Buru-buru ia menghampiri Al.
"mau pulang Al." tanya Anisa.
"iya nih." Al menjawab di sertai senyuman.
Farhan datang menghampiri Anisa. Al yang menyadarinya membuat senyumannya memudar.
"Sa gue nebeng lo ya." ucap Farhan.
__ADS_1
"oke." jawab Anisa.
"eh ada lo Al, mau pulang lo." ucap Farhan.
"iya bro, gue duluan ya." Al menjalankan motornya meninggalkan parkiran.
Farhan dan juga Anisa turut meninggalkan parkiran dan menuju rumah Anisa. Sepanjang perjalanan mereka terus mengobrol. Membicarakan persiapan turnamen.
Sesampainya di rumah Anisa. Farhan segera memarkirkan motor matic Anisa ke garasi. Mereka mengucapkan salam dan masuk ke dalam rumah. Dan di sambut oleh Rahma dan Dewi ibunya Farhan.
"baru pulang nak." tanya Dewi
"iya ma." kata Farhan
"iya tante." kata Anisa.
Anisa pamit ke kamarnya, segera ia mandi setelah selesai ia menunaikan Sholat Ashar.
Anisa turun ke bawah, ia melihat Farhan sedang menonton tv di ruang keluarga.
"iya." jawab Farhan
Anisa hendak pergi ke dapur namun di cegah oleh Farhan.
"kak Arsya kemana." tanya Farhan.
"habis ini juga pulang." jawab Anisa malas.
"oh." jawab Farhan singkat.
Tak lama kemudian Arsya pulang. Ia mengucapkan salam dan masuk ke dalam rumah. Buru-buru ia masuk ke dalam kamar untuk mandi dan menunaikan Sholat Ashar.
"kak hari kamis liat ya aku sama Anisa mau ikut turnamen." kata Farhan
Arsya yang baru keluar dari kamar terkejut ternyata ada Farhan.
__ADS_1
"oke kakak usahain cuti hari itu." jawab Arsya.
drrtt drrttt drrtt
Hp Anisa bergetar tanda ada telfon masuk.
Tertera di layar ada nama Putri.
Segera Anisa mengangkatnya.
"halo. Assalamualaikum." sapa Anisa.
"Waalaikumsalam." jawab Putri.
"ada apa Put. pasti mau nyariin Farhan ya." goda Anisa.
"hehe tau aja lo Sa. btw dia ada di rumah lo." tanya Putri.
"iya kebetulan dia nginep disini." ucap Anisa.
"oh, titip salam ya Nis buat Farhan." kata Putri malu-malu.
"iya ntar gue salamin." jawab Anisa.
"yaudah kalo gitu. udah dulu ya." kata Putri.
Putri mengucap salam dan di balas oleh Anisa. Setelah itu panggilan terputus.
"Farhan lo dapet salam tuh dari si Putri." kata Anisa.
"serius lo." jawab Farhan antusias.
"iya barusan dia telfon gue." ucap Anisa meyakinkan.
"Assalamualaikum. salamin balik ya." jawab Farhan dengan senyum" kegirangan.
__ADS_1