Kisah Cinta Sang Atlet

Kisah Cinta Sang Atlet
episode 33


__ADS_3

Anisa terlihat murung setelah kejadian kemarin yang menimpanya. Ia tidak konsen mendengarkan penjelasan guru sedari tadi. Kanaya yang menyadari itu merasa ada yang aneh dari Anisa.


"Sa lo kenapa? ada masalah?." tanya Kanaya.


"enggak kok gue gapapa." Anisa tersenyum tipis.


Tiba-tiba Al masuk kedalam kelas Anisa, kebetulan saat itu jam kosong karena guru-guru sedang rapat. Anisa terkejut melihat kedatangan Al.


"Anisa ceritain semua sama aku sebenernya apa yang terjadi sampai Faradiba menganiaya kamu." ucap Al.


Anisa hanya diam karena bingung harus memberi penjelasan yang bagaimana. Kanaya yang mendengar itu sangat terkejut. Kanaya ingin Al menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan sahabatnya itu. Kemudian Al menceritakan semua tentang kejadian yang menimpa Anisa. Kanaya sangat kaget setelah mendengar penjelasan dari Al. Kanaya menangis dan segera memeluk Anisa. Anisa membalas pelukan Kanaya dan tidak sadar ia ikut menangis.


"harusnya waktu itu gue juga nolongin lo Anisa." ucap Kanaya yang masih menangis sejadi-jadinya.


Anisa menggelengkan kepalanya sambil terus menangis dan menunduk. Al, Yuda dan Angga yang melihat itu merasa sedih. Dan berusaha menenangkan mereka.

__ADS_1


Anisa berusaha untuk tenang, kemudian ia mulai menjelaskan awal mula permasalahannya dengan Faradiba.


"waktu itu Diba ngechat gue dia bilang supaya gue jauhin Al, tetapi gue masih tetep deket sama Al sampe-sampe ada orang yang ngefotoin gue sama Al sewaktu di depan kelas. Orang itu mata-mata Diba. Dan Diba masih terus ngancem gue. Sampe pada pertandingan volly kemarin gue ketemu sama dia, dia terus ngelontarin ancaman ke gue. Dan sewaktu foto gue sama Al kesebar di semua medsos dia jadi murka. Dan terjadilah penganiayaan itu." di kata terakhirnya Anisa menitikkan air mata karena mengingat kejadian dimana Faradiba menganiayanya.


Semua orang yang mendengarkan penjelasan Anisa merasa marah dan sedih atas perlakuan Faradiba kepada Anisa.


Al merasa bersalah karena dirinya lah Anisa menjadi korban penganiayaan Faradiba.


"aku minta maaf Anisa, karena Aku kamu jadi korban. dan aku tau siapa mata-mata Faradiba." ucap Al sambil menunduk.


****


"maksud lo apa ngegebrak meja kaya gitu." ucap Fany dengan marah.


"heh seharusnya gue yang marah sama lo." ucap Kanaya lantang.

__ADS_1


"maksud lo." ucap Fany.


Kanaya menunjukkan foto Fany yang tengah mengobrol dengan Faradiba sewaktu sebelum Faradiba menganiaya Anisa.


"ini lo kan. maksud lo apa mata-matain Anisa sama Al. lo tuh bener-bener ya." Kanaya berusaha menjambak rambut Fany namun di cegah oleh Al dan beberapa teman lainnya.


Fany terkejut setelah mengetahui fotonya saat bersama Faradiba.


"gara-gara lo juga ngasih tau informasi yang ngga-ngga ke Faradiba, Anisa jadi di aniaya sama dia." Kanaya terus emosi dan berontak berusaha untuk mencabik-cabik Fany namun ia masih di tahan oleh teman-temannya.


Anisa hanya melihat kejadian itu sambil berusaha menenangkan Kanaya. Fany kini merasa ketakutan setelah mendengarkan penjelasan Kanaya.


"maafin gue.. gue ga.. gatau kalo kejadiannya sampe kaya gitu." ucap Fany sambil terbata-bata.


"gue ga nyangka Fan lo bisa setega itu sama Anisa." ucap Al.

__ADS_1


"Anisa punya salah apa hah sama lo sampe-sampe lo mau jadi mata-matanya Faradiba." ucap Yuda.


Fany hanya diam dan menangis ia tidak tau bagaimana ia harus menjawabnya.


__ADS_2