
Faradiba terlihat senang melihat fotonya bersama dengan Al yang di unggah oleh beberapa akun gosip. Namun ia juga merasa sangat marah karena foto Anisa lebih mendominan dari pada fotonya.
Faradiba berada di dalam mobil bersama teman-temannya sambil terus memandang gerbang SMA Nusa Bangsa. Ia seperti menunggu seseorang keluar dari sana. Benar saja seorang siswi berjalan kearah mobil Faradiba dan seperti memberitahukan sesuatu, setelah itu ia pergi meninggalkan mobil Faradiba.
Tak lama Anisa keluar dari gerbang ia memesan ojek online dan setelah itu pergi dari tempat itu. Faradiba yang melihat itu buru-buru mengikuti Anisa. Ternyata Anisa berhenti di sebuah toko buku. Saat akan memasuki toko buku Anisa dipaksa mengikuti teman-teman Faradiba dan kemudian dimasukkan kedalam mobil. Faradiba melajukan mobilnya menuju ke tempat sepi. Setelah sampai mereka turun dari mobil. Tampak dua orang memegangi tangan Anisa. Anisa mencoba berontak namun tidak bisa. Faradiba memegangi pipi Anisa dengan kasar sambil memaki-makinya. Terlihat satu orang teman Faradiba memvideo kejadian itu.
Kemudian Faradiba menampar Anisa dan berusaha melepas jilbab Anisa. Anisa mencoba berontak agar jilbabnya tidak lepas. Namun ia gagal, kini jilbabnya sudah terlepas. Saat Faradiba akan menampar Anisa lagi tiba-tiba terdengar teriakan.
"BERHENTI!!!."
Al menghampiri mereka. Faradiba yang melihat kedatangan Al sangat terkejut. Anisa segera mengambil jilbabnya lalu memakainya. Ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.
__ADS_1
"gue ga nyangka lo bisa berbuat sekejam ini." ucap Al.
"Al dengerin penjelasan gue dulu." ucap Faradiba.
"semua udah jelas Diba lo mau jelasin apalagi. gue bener-bener kecewa sama lo." Al sangat marah.
"gue ngelakuin ini karena gue cinta sama lo, gue gamau ada wanita lain yang deketin lo terutama Anisa." ucap Faradiba yang kini telah menangis.
Al yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya.
Faradiba dan teman-temannya merasa takut mendengar ucapan Al. Mereka segera pergi dari tempat itu. Kini Anisa terduduk lemas. Buru-buru Al menghampirinya. Anisa menangis sejadi-jadinya. Ia sangat terpukul atas kejadian yang baru saja menimpanya.
__ADS_1
"Anisa kamu gapapa kan?." tanya Al.
Anisa menyeka air matanya dan merapikan bajunya yang berantakan.
"gapapa kok. makasih ya udah nolongin aku." ucap Anisa sambil tersenyum tipis.
"kok kamu bisa ada di sini?." tanya Anisa.
Al menjelaskan semuanya. Semula ia melihat mobil Faradiba yang terparkir di dekat sekolah. Tak lama seseorang yang dikenalnya datang menghampiri mobil Faradiba. Ya, orang itu adalah Fany teman sekelas Al. Al yang melihat itu semakin curiga karena ada yang tidak beres.
Saat Anisa keluar dari gerbang dan pergi menuju ke toko buku, Faradiba mengikutinya bahkan Al juga mengikuti mereka dari belakang. Sampai ia melihat Anisa diseret masuk ke dalam mobil Faradiba. Al bermaksud menghampirinya, namun Faradiba sudah lebih dulu menjalankan mobilnya. Al terus mengikutinya, sampai mereka berhenti di tempat yang sepi. Al berniat ingin menghampirinya namun ia urungkan. Ia merekam kejadian itu untuk dijadikan bukti. Karena Faradiba sudah berbuat sangat brutal Al menghampiri mereka.
__ADS_1
Anisa mengerti dengan penjelasan Al. Ia sangat beruntung karena Al segera menolongnya. Kalau saja Al tidak mengetahui kejadian itu Anisa tidak tau apa yang akan terjadi, bahkan bisa saja keadaannya akan menjadi lebih buruk.
Anisa berusaha menenangkan dirinya terlebih dahulu sebelum pulang. Ia tidak mau orang tua dan kakaknya tau tentang kejadian yang menimpanya hari ini. Setelah dirinya sudah merasa lebih baik baru ia pulang. Sebenarnya Al ingin mengantarkan Anisa untuk pulang. Namun Anisa menolak ia lebih memilih memesan ojek online. Al tidak bisa memaksa pilihan Anisa. Ia masih sangat khawatir. Dan tentu saja masih tidak percaya dengan kejadian yang baru saja dilihatnya.