
Sewaktu smp Anisa tidak berhijab, bahkan ia terlihat sangat tomboy. Diantara teman-temannya hanya ia dan fara yang tidak berhijab.
Alasan ia tidak berhijab karna waktu itu memang belum siap. Sedangkan Fara dia non muslim.
Di antara gengnya hanya Radit dan Fara yang non muslim. Meski berbeda agama mereka tetap berteman dan saling menghargai, dan tidak pernah membeda bedakan.
Dulu Anisa adalah perempuan yang bisa dibilang brutal. Bagaimana tidak jika ada yang mengganggunya tak segan-segan ia akan menghajarnya.
Maka dari itu orang tuanya sering mendapatkan panggilan dari sekolah.
Namun sekarang berbanding terbalik.
Anisa berubah 180 derajat, ia memutuskan untuk merubah sikap dan penampilannya. Ia memutuskan untuk berhijab. Itu karna ia merasa mendapatkan hidayah, serta ia berfikir memang sudah saatnya untuk berubah.
Ia memulai hal itu saat baru masuk kelas 10.
Kini Anisa menjadi pribadi yang sopan, anggun dan tentunya bertambah cantik dengan menggunakan hijab.
Apalagi bundanya sering mengajaknya untuk mengikuti pengajian. Dengan mengikuti pengajian Anisa banyak mendapatkan pengetahuan tentang kehidupan.
****
Tring
Fara
Fara : Anisa kita di depan rumah lo nih.
Anisa : iya bentar
Buru-buru Anisa memakai kerudung dan berjalan turun kebawah.
"Anisa mau kemana." tanya Rahma
__ADS_1
"kedepan bun ada temen-temen Anisa di depan." jawab Anisa
Anisa membuka kan pintu rumahnya, dan menyuruh teman-temannya masuk ke dalam.
Hari itu sabtu malam minggu seperti biasa kalo tidak berkumpul di salah satu rumah mereka, paling mereka pergi ke cafe atau mall.
Hal itu mereka lakukan hanya untuk melepaskan penat.
"eh ada kalian." sapa Rahma
"iya bunda hehe." Kanaya
Mereka bergantian mencium tangan Rahma.
Teman-teman Anisa memanggil bundanya Anisa dengan sebutan bunda, karna menurut mereka biar tambah akrab saja.
Tak lama Anisa dan bundanya keluar membawa minuman dan cemilan.
"gapapa nggak repot sama sekali kok." jawab Rahma dengan senyuman ramahnya.
"trimakasih bunda jadi enak nih." ucap Yuda yang mengundang tawa teman-temannya dan juga Rahma.
Mereka terus mengobrol membahas kejadian di sekolah masing-masing. Sesekali diwarnai dengan tawa.
Bisa dilihat persahabatan mereka sangat indah. Sudah 5 tahun mereka menjalin persahabatan tersebut. Mulai dari kelas 7 smp sampai sekarang kelas 11 sma.
"Farhan ga kesini Sa." Putri bertanya dengan malu-malu.
"enggak, kayanya besok dia kesini."
"oh gitu." wajah Putri terlihat merona.
"ehem ada apa nih nyariin Farhan." goda Kanaya.
__ADS_1
"apaan sih nay." jawab putri dengan malu-malu.
Teman-temannya semakin menggodanya. Membuat Putri semakin malu.
Sampai pukul 21.30 mereka pamit untuk pulang.
"Bunda kita pamit pulang dulu ya." teman-teman Anisa berpamitan dan bergantian mencium tangan Rahma.
"Assalamualaikum." mengucap salam secara bersamaan.
"Waalaikumsalam." jawab Rahma dan Anisa.
Anisa membantu bundanya membereskan gelas dan piring untuk di bawa ke dapur dan untuk di bersihkan.
Tring
Notif masuk
Ada pesan dari grup Taekwondo
Senpai Wira : untuk hari senin kita latihan untuk persiapan turnamen hari kamis. hari rabu kita libur dulu untuk istirahat dan menyiapkan stamina. jangan lupa jaga kesehatan kalian.
Farhan : baik senpai
Anisa : baik senpai
Kania : baik senpai
Begitu juga dengan anggota grup yang lain juga membalas pesan dari Senpai Wira.
Anisa meletakkan hp nya di meja makan dan kembali membantu bundanya mencuci gelas dan piring-piring tadi.
Setelah selesai Anisa pamit menuju kamarnya untuk tidur. Karna ia sudah sangat mengantuk.
__ADS_1