Kisah Cinta SMA 2007

Kisah Cinta SMA 2007
kabar gembira


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 04:00 WIB, Flora terbangun dari tidurnya karena tiba-tiba merasakan nyeri dibagian perut bawah, kemudian ia beranjak menuju kamar mandi, karena dirasa ada yang aneh,dilihatnya ternyata wanita itu datang bulan.


" Yahhh, kok datang sekarang sih." ucap Flora kesal. " Hari ini ada pelajaran olahraga." imbuhnya.


Flora keluar dari kamar mandi dan mengambil pembalut di lemari pakaiannya. Setelah selesai dengan urusan datang bulan wanita itu tidur kembali karena waktu masih menunjukkan pukul 04:15 WIB.


Tok...tok...tok


Terdengar suara ketukan pintu begitu nyaring ditelinga Flora, wanita itu mengercapkan matanya dan dilihatnya jam yang ada di dinding seketika mata Flora terbelalak jarum pendek menunjukkan di angka antara enam dan tujuh sedangkan jarum panjang di angka tujuh.


" Floraaa bangun, ini sudah jam setengah tujuh." teriak Budhe dibalik pintu kamar.


" Iya Budhe, Flora mandi dulu." Flora bergegas memasuki kamar mandi tanpa menghiraukan Budhe lagi.


Lima menit kemudian Flora keluar dari kamar mandi, wauwww rekor, kali pertama wanita itu mandi bebek, tidak seperti biasanya lama di dalam kamar mandi,entah ritual apa saja yang dilakukan di sana.


Flora sungguh panik akan kecerobohanya bangun kesiangan, sehingga mempora porandakan seisi kamar setelah selesai dengan penampilanya, di raihnya ransel di atas meja belajar kemudian wanita itu berlari menemui Pakdhe dan Budhe.


" Budhe, pakdhe Flora pamit yah." setelah pamit dan bersalaman Flora bergegas meninggalkan kedua orang paruh baya yang kini menjadi orangtua Flora.


" Flora sarapan dulu." teriak Budhe.


" Gak Budhe, Flora telat." tanpa menoleh pada Budhe wanita itu terus lari keluar rumah yang selama ini ditinggalinya, dan tepat sekali sudah ada angkot di depan, Flora langsung bergegas masuk angkot.


" Fiuhhh, lelah sekali." ucap Flora sembari mengatur nafasnya.


Tiga puluh menit kemudian angkot yang membawa Flora kini sudah tiba di depan gerbang sekolah, dengan tergesa-gesa Flora turun dari ankot dan memberikan uang seribu pada supir angkot.


Flora terus berlari melewati semua kelas hingga sampai di depan kelasnya, wanita itu mengatur nafas kemudian memberanikan diri masuk kedalam, diketuknya pintu.


" Assalamualaikum, hehehe pak." Sapa Flora masih mematung di depan pintu kelas. " Maaf pak saya terlambat." imbuhnya.


" Waalaikumsalam, iya gak apa-apa." ucap pak guru santai. " Masuk." perintahnya.


" iya pak terimakasih." Flora langsung memasuki ruangan dan duduk di bangkunya.


Pelajaran kembali di lanjutkan, semua murid kembali terfokus dengan penjelasan Guru.


Beberapa jam kemudian bel pergantian pelajaran terdengar dengan jelas, Gurupun menyudahi pelajaranya dan berlalu pergi dari hadapan murid, seketika semua murid berhamburan ketika Guru sudah tidak terlihat.


Pelajaran berikutnya adalah olahraga, semua murid bersemangat dan mengganti pakaianya dengan pakaian olahraga namun tidak dengan Flora, wanita itu masih tidak bergeming dari tempat duduknya dia terus memegangi perutnya yang terasa nyeri.


" Flora lihat nih undangan dari suami kamu." tutur Lucas yang menghampiri Flora dan memberikan sebuah undangan.


Flora menerima undangan tersebut lalu dilihatnya ada dua nama yang di coret diganti dengan nama Rio dan Flora, wanita itu tersenyum sembari menggelengkan kepala. "Dasar Rio." gumam Flora.


" Ada-ada saja Rio, bikin malu saja." ucap Flora.


" Lihat tuh Rio lagi asyik sama temanya di belakang." tutur Lucas sembari mengarahkan matanya pada Rio.

__ADS_1


" Biarin aja." ucap Flora datar.


" Kamu kenapa, lagi sakit yah?" tanya Lucas.


" Iya nih, aku lagi sakit perut." suara lemas Flora.


" Aku panggilin Rio yah?"


" He...ems boleh." ucap Flora.


Lucas beranjak pergi meninggalkan Flora dan dia menghampiri Rio dengan membawa kabar kalau kekasihnya sedang sakit perut, Rio mendengar kabar tentang Flora langsung menghampiri wanitanya dengan muka panik.


" Yank kamu kenapa , kata Lucas kamu sakit perut?." ujar Rio sembari memegangi tangan Flora. " Sabar sayang, kamu mau melahirkan anak kita yah?." imbuhnya.


" Apaan sih Rio? aku tuh sakit perut karena datang bulan." jelas Flora sembari nahan bibirnya supaya tidak ketawa karena tingkah Rio.


" Yahhhh aku gak jadi seorang ayah dong." tutur Rio melemah.


" Udahlah Rio, jangan bikin aku pengen nyekik kamu." sembari melototkan mata pada Rio.


" hehehe, sabar sayang." ucap Rio menggoda.


" Lagian kamu ngeselin sih." ujar Flora kesal.


" Sayang ada yang bisa aku perbuat gak? biar reda sakit perutnya." tutur Rio merasa kasihan dengan kekasihnya.


" Gak ah, aku disini saja nemenin kamu."


" Udah sana aku gak apa-apa, hari ini pengambilan nilai kamu harus ikut." bujuk Flora.


" Terus kamu gimana?" tanya Rio.


" Tenang aku nanti nyusul kalo udah reda sakitnya." jawab Flora.


" Beneran nih? yasudah aku ganti baju olahraga dulu terus kelapangan." ucap Rio sembari menatap Flora iba. " kamu cepet sembuh yah?" imbuhnya.


" iya, yasudah sana." jawab Flora, Rio mengelus kepala Flora kemudian beranjak pergi meninggalkan wanitanya.


Selang beberapa menit perut Flora sedikit membaik, kemudian dia mengambil pakaian olahraga di dalam ranselnya dan menuju kamar mandi untuk mengganti pakaiannya, dirasa sudah siap dan rapih Flora menuju lapangan.


Di lapangan terlihat murid menunggu giliran di panggil, Flora yang baru saja bergabung di lapangan menghampiri sahabatnya.


" Hey, kok pada diem disini sih udah pada pengambilan nilai belum?" tanya Flora pada Ane,Wina dan Fita.


" Ini kan lagi nunggu giliran di panggil Guru." jawab Wina.


" Aku sama Fita sudah." ucap Ane. " tinggal kamu sama Wina yang belum." imbuh Ane.


" Yang di ambil penilaiannya apa saja sih?" tanya Flora.

__ADS_1


" Passing sama service." jawab Ane.


" kalian bisa?" tanya Flora lagi.


" Boro-boro aku kan gak pernah voli." jawab Fita.


" Untung saja setiap sore aku latihan voli, semoga aku bisa." gumam Flora pelan.


Setelah menunggu lumayan lama akhirnya nama Flora di panggil, kemudian wanita itu maju dengan penuh rasa percaya diri melakukan Passing dan service dan benar saja Flora bisa melakukanya dengan baik.


" Yey nilai ku memuaskan." ucap Flora bangga.


" Wah kamu hebat yank." Timpal Rio.


" makasih." ucap Flora bangga.


Pelajaran olahraga berakhir sudah, semua murid beristirahat termasuk Rio dan Flora, mereka memutuskan makan di kantin, setelah menemukan tempat duduk Rio menawarkan menu apa yang mau dipesan Flora.


" Mau makan apa yank? biar aku pesenkan." tanya Rio.


" Aku gak mau makan , pesan es teh saja." jawab Flora.


" yasudah tunggu dulu yah." tutur Rio.


Rio pergi menuju tempat pesan makanan dan beberapa menit kemudian pria itu kembali di bangku Flora dengan membawa 1 porsi nasi goreng dan dua es teh.


" yank , nih pesananmu." Rio menyodorkan segelas es teh.


" terimakasih." ucap Flora sembari tersenyum. " oh yah, ada yang mau aku omongin sama kamu." imbuh Flora, Rio mendengar perkataan Flora ada kalimat ada yang mau aku omongin sama kamu seketika langsung piyas pandanganya, dia begitu takut.


" Mau ngomong apa?" tanya Rio serius.


" Kok ekspresinya gitu, padahal aku bawa kabar bahagia loeh." ujar Flora semangat.


" Habisnya kamu kalo mau ngomongin sesuatu mintanya Break." Rio menarik nafasnya dalam. " atau bahkan minta putus." imbuhnya lirih.


" Enggak sayanggggg, aku kan sudah janji gak bakal mutusin kamu." ujar Flora sembari menekankan setiap katanya.


" Terus kamu mau ngasih kabar gembira apa?" tanya Rio penasaran.


" Aku sudah putus sama kak Putra." ucap Flora menatap Rio.


" Yang bener yank?" tanya Rio tidak percaya.


" he ems." Flora manganggukkan kepalanya sekali.


" Makasih sayang , I LOVE YOU." ucap Rio senang, kemudian Rio reflek memeluk Flora, Flora merasa malu dia hanya diam saja sembari tersenyum tulus.


terimakasih yah masih setia membacanya,,,jngn lupa like dan komen trus jadikan favorite.

__ADS_1


__ADS_2