Kisah Cinta SMA 2007

Kisah Cinta SMA 2007
gelang couple dari Flora


__ADS_3

Hampir setengah Hari Flora dan Bayu berada diluar rumah. Di mulai dari sarapan di alun-alun hingga nonton pertandingan basket , kini mereka sudah sampai di halaman Rumah tempat Flora tinggal.


Wanita itu turun dari Motor yang sedari tadi membawa tubuhnya hingga sampai tempat tujuan. Bayu melihat wanita di boncengnya turun dan menyerahkan helm segera ia terima dan berlalu pergi.


Dengan tubuh sedikit lelah dan kepala terasa pusing Flora melangkahkan kakinya perlahan menuju dalam rumah , dibukanya pintu depan rumah kemudian dia nyelonong masuk dengan mengucapkan salam , penghuni rumah pun menjawab salam Flora.


Tanpa ada aba-aba dari penghuni rumah Flora langsung melangkahkan kakinya menuju kamar kesayanganya , dia masuk dan mengunci pintu , kemudian merebahkan seluruh tubuhnya diatas kasur empuk yang selama ini menemaninya. Perlahan Flora memejamkan matanya tiba-tiba dia teringat sesuatu.


" Gelang " Flora tersenyum ketika mengingat gelang yang ia beli. "sampai bertemu besok senin Rio, aku harap mimpiin kamu."


Tanpa perlu waktu lama Flora sudah terlelap dengan mimpinya , begitu damai wanita itu tertidur hingga waktu menunjukkan pukul 15:15 WIB.


Cukup lama Flora terlelap tiba-tiba terdengar ketukan pintu ditelinga Flora , sedikit demi sedikit wanita itu membuka matanya kemudian menghampiri pintu kamar yang sedari tadi mengeluarkan suara , dilihatnya Budhe berdiri tegap dan tersenyum.


“ Mau ikut Budhe gak maen Voli?”


“ Mau budhe , tapi Flora ganti pakaian dulu yah.” Flora berkata dengan suara serak khas orang bangun tidur.


“ Yasudah , Budhe tunggu diluar.” Budhe berlalu meninggalkan flora.


Flora menutup pintu kamar , dia berlalu ke kamar mandi sekedar mencuci muka dan mengganti pakaian yang sekiranya nyaman untuk bermain voli . setelah dirasa sudah pas dengan penampilanya , Flora menghampiri Budhe yang sedari tadi menunggu diteras depan rumah . Budhe melihat kedatangan Flora langsung menarik tangan Flora dan menggandengnya menuju lapangan untuk bermain voli.


Sesampainya dilapangan , Flora dikejutkan dengan keberadaan ibu-ibu dan gadis-gadis seusia Flora mungkin , sehingga terciptalah keramaian di lapangan voli . Mereka semua bersemangat saling melempar bola voli bahkan ada juga sekedar melempar perhatian asyikkkk.


Flora masih merasa asing dengan situasi dilapangan saat ini , dia hanya bisa duduk dipinggir lapangan sembari melihat sekeliling. Tanpa disadari ada seorang wanita menghampirinya.Flora tersadar ada yang menghampirinya dia langsung mendongakkan kepalanya ke atas . Dilihatnya seorang wanita cantik sepertinya seumuran Flora , wanita itu mengulurkan tangan.


“ Tika, kamu Flora yah? Rumah ku deket loh dengan Rumah Pakdhe Budhemu.” Wanita itu tanpa rasa malu memperkenalkan diri pada Flora.


“ Iya, Aku Flora.” Flora menerima uluran tangan Tika dan senyuman terukir dibibir Flora.


“ PASSING yuk , disebelah sana.” Tika menunjuk tempat yang kosong.


“ Baiklah, Ayo.” Florapun mengiyakanya.


Dua Gadis itupun PASSING sembari mengobrol , banyak sekali yang mereka bahas hingga Flora mengetahui usia Tika ternyata terpaut dua tahun denganya, Tika masih duduk di bangku kelas satu SMK tak mengurangi sedikitpun rasa percaya dirinya untuk berkenalan dengan Flora yang lebih tua usianya , Tika sangat humble hingga mudah sekali akrab dengan Flora , ditengah keasyikan tiba-tiba ada seorang ibu-ibu mengajak mereka untuk gabung main Voli dan mereka memutuskan untuk bermain bersama ibu-ibu.


Hari tak terasa mulai gelap , para wanita dilapangan Voli menyadari hal itu langsung memutuskan menyudahi bermain voli dan pulang kerumahnya masing-masing , termasuk Flora dan Tika dua gadis yang baru saja saling kenal.

__ADS_1


Sesampainya dirumah , Flora langsung menuju kamarnya dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat yang menyelimuti tubuhnya , selesai membersihkan badan , Flora menuju tempat dimana dia menyimpan bajunya digantinya handuk piyama ia kenakan dengan pakaian santai . Sungguh melelahkan hari ini batin Flora , dia mendudukkan dirinya diatas ranjang dilihatnya sepasang gelang sangat populer di jamanya gelang bertuliskan Adidas , mungkin itulah gelang terkeren pada jaman itu .


“ Gak sabar untuk hari esok, kali pertama bagiku merindukan seseorang hingga rasanya aku benci hari minggu , hahahah, bakalan jadi couple goals nih kalo aku dan Rio memakai gelang ni .” Flora terus senyum-senyum sendiri memikirkanya , tiba-tiba jantungnya kambuh begitu cepat detakkanya membuat pemilik jantung itu reflek memegangi dadanya. “ Hey jantung, tenanglah sedikit.” Flora semakin tersenyum bahagia.


Sepertinya Flora terkena virus cinta , mungkin kalo ada orang yang menyaksikan tingkah Flora hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. virus cinta sepertinya semakin menjalar keseluruh tubuh hingga mulutnya mengeluarkan suara falesnya , iya Flora bernyanyi .


Di setiap ada kamu mengapa jantung ku berdetak


Berdetaknya lebih kencang seperti genderang yang mau perang


Di setiap ada kamu mengapa darah ku mengalir


Mengalir lebih cepat dari ujung kaki ke ujung kepala


Aku sedang ingin bercinta karena......Mungkin ada kamu d sini aku ingin...2x


(Sambil joget-joget)


Seperti itulah yah kalo orang sedang jatuh cinta , sangat konyol tapi bikin bahagia.


...


Tapi alasan Flora menyukai hari senin, lebih tepatnya semua hari kecuali hari minggu tidak lain hanya ingin bertemu dengan Rio. virus cinta yang melanda Flora sepertinya sudah sampai stadium akhir, Tapi dengan virus itu, membawa nilai positif untuk Flora, ia sedikit berubah dari kebiasaan buruknya yang suka telat kini Flora lebih Rajin tidak pernah telat kesekolah lagi.


Pagi sekali Flora sudah siap dengan mengenakan seragam sekolahnya , seperti biasa wanita itu menunggu angkot di depan rumah yang selama ini Flora tinggali untuk mengantarkan dirinya ke Sekolah.


Sesampainya disekolah Flora melangkahkan kakinya sangat cepat menuju kelas mungkin beberapa hari ini menjadi saksi cintanya bersama Rio. Sampai dikelas pandangan Flora terus menyusuri semua penjuru kelas tidak ada yang terlewatkan, namun dirasa yang dicari tidak ada Flora kecewa dibuatnya. Dengan nafas panjang Flora menghampiri Wina teman sebangkunya kemudian duduk dibangku kosong yang biasanya Flora duduki selama berada dikelas untuk mencari ilmu disamping Wina.


“Hay Wina, gimana kabarmu hari ini?” Flora meletakkan ranselnya diatas meja.


“ Baik Flora, eh yah kamu udah ngerjain PR kimia belum?”


“ Astaga, Lupa aku Wina.” Flora menepuk jidatnya sendiri dengan tangan.


Dengan tergesa-gesa Flora langsung mengeluarkan buku catatan kimia, kemudian dia mengerjakanya dengan serius, terdengar langkah kaki mendekati Flora, tanpa ada rasa penasaran Flora tetap fokus dengan aktifitasnya dan kebetulan posisi duduk Flora menempel meja tanpa menarik kursi maju kedepan sehingga ada sedikit ruang di kursi Flora , tiba-tiba ada yang memeluk Flora dari belakang ditolehnya ternyata Rio, kemudian dia tersenyum.


“ Hey, ada apa, mengagetkanku saja!” Flora menghentikan aktifitasnya menoleh pada pria yang memeluknya.

__ADS_1


“ Udah lanjutin aja ngerjain PR , entar keburu bunyi bell masuk.”Rio tersenyum menatap Flora dan tidak bergeming dari posisi memeluk Flora.


“ Terus kamu ngapain ada dibelakang aku, bikin gak konsen aja.” Tutur Flora


“ Aku Cuma mau menikmati kebersamaan bersama pacar aku.” Bisik Rio ditelinga Flora.


“ Terserah kamu saja lah! ” Flora melanjutkan aktifitasnya , sesekali dia tersenyum karena ulah Rio, sangat menggemaskan mungkin bagi Flora.


“ Flora, aku seneng bisa memelukmu seperti ini, habisnya kamu wangi sih!” Rio semakin memeluk erat Flora karena gemas.


Flora tidak memperdulikan celotehan Rio dia tetap berusaha fokus supaya cepat selesai PR nya, suara bell masukpun terdengar dengan jelas Wina melihat Rio belum juga bergeming dari posisinya dan dia merasa risih karena takut guru segera datang, akhirnya Wina berusaha mengusir Rio.


“ Sudah Rio cepat kamu pergi, gak enak nanti kalo guru melihat.” Wina mendorong tubuh Rio.


“ Diusir nih, yasudah aku pergi.” Rio beranjak dari duduknya, melangkahkan kaki menuju tempat duduk dibelakang Flora namun Flora mencegahnya.


“ Tunggu.” Flora menarik tangan Rio. “ Aku punya sesuatu buat kamu, sebentar aku ambil dulu.” Flora sibuk mengobrak-abrik isi ransel miliknya dan menemukan benda berbentuk lingkaran. “ nih buat kamu.” Flora memberikan sebuah gelang adidas kombinasi warna ungu,biru dan hijau.


“ Ini buat aku? Makasih yah?” Rio menerima gelang pemberian Flora , langsung terukir sebuah senyuman dibibir seksinya.


“ Iya sama-sama, aku juga menggunakanya nih.” Flora menunjukkan gelang yang ia pakai dipergelangan tangan sebelah kanan.


“Kalo begitu gelang hitam ini aku simpen saja yah.” Sembari menunjukkan gelang hitam yang Rio pakai hasil tukeran dengan Flora dulu.


“ Oke.”


“ Yasudah aku kembali kebangku ku yah, dahhh.” Rio melengkungkan bibirnya sehingga tercipta sebuah senyuman manis, kemudian berlalu pergi.


.


.


.


assalamualaikum.


Terimakasih buat para readers yang mau menyempatkan buat baca novel kami, jangan lupa Like , komen dan jadikan favorite yah biar tidak ketinggalan ceritanya.

__ADS_1


semoga kalian semua bahagia.


__ADS_2