Kisah Cinta SMA 2007

Kisah Cinta SMA 2007
Hati yang panas


__ADS_3

Terdengar suara adzan subuh,membuat Flora mengakhiri pembicaraannya dengan Gading.


Wanita itu nampak menguap berulang kali.


" Aduh ngantuk banget, pengen tidur tapi takut kebablasan, mending solat dulu aja deh baru tidur lagi." gumam Flora.


Flora beranjak menuju kamar mandi untuk berwudhu selepas itu dia melaksanakan solat subuh.


" Akhirnya selesai juga, aku mau tiduran sebentar aja deh baru mandi." batin Flora,


Belum sempat matanya tertutup Budhe sudah masuk ke dalam kamar.


" Flora ayo bangun, kamu harus siap-siap sekarang, jam delapan acaranya lo." ucap Budhe.


" Kan masih lama Budhe, biar Flora tidur sebentar aja ya Budhe." tawar Flora.


" Ga bisa, jam tujuh kamu harus sudah ada di depan, kamu kan penerima tamu." jelas Budhe


" Berarti di dandani ya Budhe?" tanya Flora.


" Ga harus, kalau kamu mau di dandani berarti jadi pagar ayu, kamu mau?" tanya Budhe balik.


" Oh..ga...ga...ga." bantah Flora sambil melambaikan tangan. Budhe tersenyum melihat Flora yang langsung menolak menjadi pagar ayu.


" Budhe gak mau tahu pokoknya satu jam lagi Flora harus sudah siap, nanti Budhe ke sini lagi buat ngecek." ancam Budhe.


" Baik Budhe." menjawab lemas,


Budhepun keluar dari kamar, sedangkan Flora terpaksa mengikuti perintah Budhenya untuk mandi.


Selesai mandi Flora mengenakan gaun berwarna pink dengan pita besar di punggungnya serta tatanan rambut yang di biarkan terurai dan hanya ada jepit kecil di sana yang menambah penampilan gadis itu nampak imut dan girly.


Merasa sudah siap dengan penampilannya Flora segera keluar dari kamar untuk menemui Budhe.


" Budhe, Flora sudah siap nih sekarang harus ngapain?"


" Makan saja dulu lagian masih jam tujuh, nanti kalau sudah setengah delapan Flora ke depan, duduk di tempat penerima tamu." jelas Budhe.


" Baik Budhe."


Flora segera mendatangi tempat jamuan makan, di sana Flora mengambil beberapa jenis makanan lantas di taruhnya di atas piring kemudian dia mencari tempat duduk yang nyaman untuk memakan makanannya.


Selesai dengan makanannya Flora menuju tempat duduk penerima tamu.


Di sana sudah ada beberapa perempuan seusianya juga menjadi penerima tamu.

__ADS_1


Flora pun berkenalan dengan mereka.


Waktu menunjukkan setengah sembilan, para tamu undangan mulai berdatangan, Flora dan penerima tamu lainnya sibuk menyambut tamu dan memberi souvenir.


Yang di tunggu akhirnya datang juga, Gading dan kedua orang tuanya menghampiri tempat di mana Flora duduk.


" Selamat datang Ibu, Bapak dan Gading, silahkan tanda tangan dulu di buku tamu ini dan ini ada souvenir dari kami." ujar Flora sambil menyerahkan beberapa souvenir.


" Terimakasih ya nak Flora." ucap Ibu Gading sambil tersenyum.


" Iya sama-sama silahkan menikmati acaranya." ucap Flora.


Ibu dan Bapaknya Gading tersenyum lalu mereka meninggalkan Flora menuju ke tempat di mana sang pengantin berada.


Gading yang masih berhadapan dengan Flora tidak segan-segan menggoda gadis itu.


" Wah kamu cantik sekali Flora, baru tahu aku kalau kamu ternyata bisa juga ya pakek rok gitu." ledek Gading.


" Ya bisalah aku kan perempuan." jawab Flora dengan ketus.


"Jangan marah dong masa penerima tamu mukanya di tekuk kayak gitu, ayo smile!" ujar gading semakin menggoda.


" Sudah kamu masuk sana jangan bikin aku kesel ya." jawab Flora kesal.


" Iya tenang saja." jawab Flora.


Flora merasa gelisah, dia benar-benar ingin menemui Gading dan bersenda gurau dengannya, tapi apa boleh buat dia tidak bisa kemana-mana karena semakin lama tamu semakin banyak yang datang.


Perempuan yang ada di samping Flora melihat tingkah lakunya menjadi bingung.


" Flora kenapa? Kelihatannya gelisah gitu?"


Tanya perempuan itu.


" Iya nih, aku ingin menemui teman ku, tapi tamu yang hadir tidak ada hentinya" jawab Flora.


" Ya sudah, Flora kesana saja, biar tamu-tamu ini aku dan dua teman yang lain yang menghandle."


" Beneran nih? tapi aku gak enak."


" Sudah gak apa-apa."


" Makasih ya." Flora pun tersenyum lalu meninggalkan perempuan yang baru saja dia kenal tadi pagi.


Flora mencari keberadaan Gading, akhirnya yang di cari berhasil dia temukan.

__ADS_1


" Hai, gak makan?" sapa Flora, semabari mendudukkan dirinya di samping Gading.


" Akhirnya datang juga, untung aku gak jadi pulang." jawab Gading.


" Maaf deh, habis tamunya banyak." jelas Flora.


" Kamu bangun jam berapa tadi?" tanya Gading.


" Aku gak tidur, habis Budhe sudah nyuruh aku buat mandi." jelas Flora.


" Duh kasihan nanti malam aku telepon lagi ya?"


Goda Gading.


" Ogah, yang ada lama-lama aku punya lingkar mata alias mata panda." jawab Flora.


" Beneran nih gak mau." seringai Gading.


" Apaan sih, nyebelin."


Ketika Flora dan Gading sedang asyik mengobrol tiba-tiba datang perempuan berkulit kuning langsat dengan rambut sebahu dan berkaca mata mendatangi mereka berdua.


" Yank, untung aku bisa nemuin kamu di sini." ucap gadis itu kepada Gading. Seketika Flora mendengar ucapan gadis itu langsung merasa hatinya panas.


" Siapa wanita ini tiba-tiba muncul manggil yank lagi ke Gading." batin Flora.


" Flora kenalin ini pacar aku namanya Reta." ucap Gading.


Duuuuaaaaarrrrrr……….


Telinga Flora seperti tersambar petir, dadanya kini benar-benar sangat sesak ketika mendengar kalau wanita di hadapannya itu adalah kekasih Gading.


Wanita itu mengulurkan tangan ke Flora dan Flora membalas uluran tangan itu dengan sedikit acuh.


" Gading aku permisi dulu." ucap Flora dan dia pergi meninggalkan Gading dan Reta dengan perasaan penuh tanya, sebenarnya apa yang terjadi pada Flora, itulah yang mungkin mereka berdua pikirkan.


Di sisi lain, Flora langsung masuk ke dalam kamar dan menguncinya. Dia menangis sejadi-jadinya.


" Kenapa harus ada wanita itu sih, bikin badmood aja." keluh Flora sembari memukul bantal berulang kali.


Tiba-tiba ponsel Flora berdering


Di lihatnya ponsel itu, ternyata dari Gading, tanpa pikir panjang Flora menolaknya.


jangan lupa like,komen dan vote yah terima kasih😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2