
seorang gadis ahemm tepatnya wanita.
seorang wanita muda tengah asik didalam alam mimpinya sampai sampai tak sadar jika jam sudah menunjukan pukul sebelas siang.
Alarm yang sedari tadi berbunyi seolah alunan musik indah ditelinganya sehingga membuatnya enggan untuk bangun. suara deringan telefon pun tak membuatnya ingin bengun dari alam mimpinya.
Suara bel rumah yang berbunyi terus menerus akhirnya membuat Kanaya bisa bangun dari tidurnya.
Kanaya melihat kerah jam dinding yang ada didalam kamarnya. Kanaya menarik narik rambutnya agar kesadarannya kembali.
1 detik, 2 detik,3 detik,4 detik, 5 detik, 6 detik, 7 detik,8 detik, 9 detik. Kanaya memelototkan matanya terkejut saat menyadari bahwa ini sudah siang.......!!!!dengan cepat Kanaya membuka hpnya.
53 panggilan tak terjawab dan 1.235 pesan belum dibaca.
Kanaya memelototkan matanya terkejut. huh sebegitu niatkah orang ini??
Kanaya segera mengirimkan pesan kepada orang gila ituu.
...*Monyet bule👶🏻...
...online*...
^^^me:^^^
^^^20 menit lage temuin saya^^^
^^^kak restaurants Saya punya🐽^^^
monyet bule👶🏻
dasar kamu punya anak tidur terus🙂
^^^me:^^^
^^^yaa saya anak punya^^^
^^^harus urus🐽^^^
monyet bule👶🏻
gaboleh begitu😌
^^^me:^^^
^^^banyak bcd kau!!!^^^
^^^anak saya punya urus🗿^^^
monyet bule 👶🏻
waterpak men🍼
__ADS_1
...read...
Kanaya tertawa terbahak bahak melihat Chet temanya itu. temanya memang baru bisa bahasa indonesia tapi bisa dibilang bahasa yang dirinya gunakan sedikit aneh dan tak masuk di otak. yahhh siapa lagi yang mengajarinya kalau bukan Kanaya.
Kanaya rasa jika dirinya ingin menjadi teman yang baik dirinya harus menyesatkan temannya yang masih polos itu🗿. canda weeee tapi ada benernya juga☺️.
Kanaya segera bergegas mandi dan bersiap siap. dirinya mengunakan kaos putih polos ditambah dengan rok warna hitam selutut dan juga tas mungil bergambar catur tak lupakan dengan rambut dibiarkan terurai dan sedikit make up, oh yaaa dan jangan lupakan barang kesukaannya kaca mata hitam.
Kanaya hari ini memutuskan untuk membawa mobil sendiri tidak dengan supirnya karna dirinya akan jalan jalan bersama sahabat monyetnya itu.
setelah melakukan perjalanan selama tiga belas menit akhirnya Kanaya sampai di restoran mewah nan megah yang tak begitu jauh jauh amat dari rumahnya.
Kanaya segera masuk kedalam. matanya menyapu keseluruh tempat mencari keberadaan sahabatnya itu. matanya tertuju pada seseorang yang berada di bangku pojok. Kanaya segera menghampirinya dan memeluknya dari belakang.
"menyettttttrrrttt" panggil kanaya sambil terus memeluk sahabatnya itu.
"lepas ini kamu punya tangan!!! mati ini woiiii saya punya leherrr" ucap cewek itu~Jane may.
Jane may adalah sahabat baik dari Kanaya. mereka sudah bersahabat selama dua tahun terakhir ini. saat itu mereka bertemu saat Jane pergi ke Indonesia untuk berwisata. hubungan mereka bisa dibilang sangat akrab, yah miskipun awalnya mereka sama sama bingung dengan bahasa yang digunakan. apalagi Kanaya, bahkan gogle pun tak tau arti dari bahasa campur milik Jane.
"aaaaaa monyet gw kangen banget sama lu" ucap Kanaya setelah duduk.
"tapi saya tidak" jawab Jane cuek.
"widihh udah lancar nih bicara bahasa indonesiaa" ucap Kanaya bangga.
Jane memutar bola matanya malas "yaa kita telefon itu kamu setiap hari" ucap Jane sudah mulai tak jelas artinya.
mereka melanjutkan makan mereka dengan beberapa candaan yang membuat beberapa orang yang mendengarnya menjadi bingung. contohnya sekarang mereka sedang membahas tentang bayi punya Kanaya.
"itu anak ateis punya apa itu nama" ucap Jane sambil meminum minumannya.
Kanaya terdiam mendengar ucapan Jane. Ateis?apalagi iniii? apakah dirinya harus menyuruh otaknya untuk bekerja lagi!!??
"bagus punya nama" ucap Jane lagi.
"Astetik monyetttttt!!!!" teriak Kanaya frustasi. cukup Kananya saja yang frustasi anaknya jangan.
"nah itu saya punya maksud" sahut Jane.
huh Kanaya harus benar benar sabar jika menghadapi ulah dari sahabat monyetnya itu.
setelah makan mereka memutuskan untuk perawatan diri di salon kecantikan yang berada disini. mereka berdua memutuskan untuk menyamakan warna rambut mereka. namun sedari tadi mereka masih sibuk bertengkar dengan warna yang mereka pilih.
"hijau Ana" ucap Jane dengan lembut.
"biru yah monyet" sahut Kanaya dengan nada halus.
"hijau Ana!!!" sahut Jane menekan setiap katanya
"biru nyet!!!" sahut lagi Kanaya dengan mengencangkan suaranya.
__ADS_1
"hijau Ana!!!" sahut Jane sambil menarik majalah yang dipegang oleh Kanaya
"B.I.R.U" ucap Kanaya menekan disetiap hurufnya.
"Hijau!" bentak Jane emosi.
Kanaya Manarik nafasnya dalam dalam kemudian membuangnya perlahan "Oky fine Rainbow" teriak Kanaya.
setelah dari salon mereka memutuskan untuk jalan jalan mengelilingi kota ini. tapi sedari tadi keduanya tak ada yang mau bicara mereka sedang bertengkar.
mereka sama sama menyesal dengan warna yang mereka pilih. coba bayangkan rambut mereka sekarang seperti rambut anak kecil yang penuh warna.
"anaaaaaaaaa" panggil Jane dengan manja.
"hmmm" jawab Kanaya dengan cuek
"udah yah Jane Mita maaf" ucap Jane melemas.
karenanya tersenyum licik "ada syaratnya"Anda yang mengeluarkan mangga muda yang dirinya tadi beli. "Saya lagi ngidam ingin kamu makan mangga muda ini"
Jane menggelengkan kepalanya kuat "Noo!!" teriaknya.
Kanaya menampakan wajah sedihnya "sabar yah sayang onty memang jahat" ucap kanaya berlagak sedih.
Jane yang tak tega pun mengambil buah mangga itu. dengan perlahan ia memakannya.
Kanaya yang melihat ekspresi janda itu pun menjadi tertawa. Kanaya memang tahu jika Jane itu tidak suka akan makanan yang asam contohnya mangga muda.
setelah puas melihat ekspresi sahabatnya itu, karena yang langsung mengambil paksa buah itu "cukup udah cukup" ucapnya masih sedikit tertawa.
sebenarnya kananya sudah memaafkan Jane sebelum Jane meminta maaf, tapi entah mengapa anaknya ingin melihat Jane memakan mangga muda itu. sekali kali mengerjainya ya kan. huh anak dan Mak sama saja.
setelah puas dengan jalan jalannya Kanaya memutuskan untuk pulang saja. dirinya merasa sudah sangat lelah. mungkin efek dari kehamilannya menjadikan dirinya menjadi cepat lelah.
setalah sekitar dua puluh menit perjalanan akhirnya Kanaya sampai dirumahnya. dirinya segera turun dan bergegas mandi. sungguh tak sabar merebahkan tubuhnya dikasur empuk miliknya itu.
Kanaya memutuskan akan memanjakan dirinya selama tiga hari setelah itu barulah dirinya mulai mengurus semua pekerjaannya. tak banyak Kanaya hanya ingin membangun butik kecil saja karena memang Kanaya pandai dalam hal menjahit dan membuat baju.
mungkin disinilah awal mula kisah Kanaya yang sesungguhnya. Kanaya yang sering dibilang bodoh akan menjadi sosok yang dibilang sukses dalam masa depan.
Teruslah semangat jangan mudah menyerah, buktikan kepada orang orang yang merendahkan mu bahwa kamu lebih berhasil daripada mereka~Kanaya Aprilia putri
...🍁🍁🍁🍁...
...Hay guys‼️...
...Jan lupa like,vote,komen‼️...
...udah itu aja‼️...
...see you next time ‼️...
__ADS_1