Kisah Kanaya

Kisah Kanaya
malam perpisahan


__ADS_3

"Rey Tesa nya mau dibawa kemana" Teriak Aroon sambil melihat tesa yang berada di gendongan Rey


"mau diajak ngep3t om" jawab Rey sambil terus berlari


"REY!! jangan lari-larian" teriak Jane yang melihat tingkah ngawur rey


"gak papa ty" jawab Rey sambil terus berlarian mengelilingi rumah


"gw laporin emak loh nih!!" ancam Jane yang sudah emosi "AN LIHAT NIH AN KELAKUAN REY" teriak Jane.


"REY!!" panggil Kanaya yang membuat Rey langsung berhenti.


"hehe momy, Rey cuman mau ngajak Tesa live kok mom" ucap Rey langsung berjari kearah kamarnya.


Kanaya mengelus dadanya sabar "astagfirullahhalazim gini amat nasib gw punya anak, yang satu bar bar bukan main yang satunya lagi dinginnya bukan main"


sedangkan saat ini dikamar Rey.....


"Rey!!" Tegur Ray saat melihat Rey yang berlarian sambil menggendong Tesa dipunggung nya.


"udah siap bang?" tanya Rey yang diangguki Ray.


Rey segera duduk disamping Ray sambil memangku Tesa kemudian memencet salah satu tombol untuk memulai live-nya.


"hello guys Wellcome back too My live" ucap Rey menyapa para penontonnya


@Zie_23 : anjr gw pertama dongg


@Tutiiiii :aaaaa bochilnya diajak live dong😻


@dwi_sri :dah malam bang tidur


@piyaa3 :aaaaaa ganteng banget sih my suami


Rey terkekeh saat melihat komenan terakhir. yah dirinya memang ganteng tapi sayang bar bar.


"bang adiknya diajarin baca Al-Qur'an Dong" ucap Rey membaca salah satu komenan.


"Mon maaf mbk tapi dia nonis" ucap Rey kemudian tertawa bersama Ray.


live terus berlanjut dengan penuh candaan sampai kadang Ray tertawa saat membaca komenan para netizen.


@ciaa :pengen disapa sama bang Ray


"Hy" ucap Ray cuek.


"Jan dingin dingin Napa bang" ucap Rey manja.


"hmm" Jawab Ray berdahem.


"Rey" panggil Kanaya sambil mengetok pintu kamar Rey


"masuk aja mom ga dikunci" jawab Rey

__ADS_1


"Tesa nya mana ini udah malem saatnya tidur malah diajak main" omel Kanaya kepada putranya.


"bentar Napa mom ini lagi live loh!! sini mom sini banyak nih fens momy yang Pengen tau momy" ajak Rey.


"Hay" sapa Kanaya kepada semua orang yang sedang mengikuti live nya dua R.


@ririyan :aduh momy cantik banget sih


@piyann :udah cantik pinter lagi


@putri1. :agrr momy mertua


@widya. :jadi pengen ketemu momy


dan masih banyak lagi pujian maupun cibiran dari semua orang.


"siniin Tesa nya kasian tuh dia sudah ngantuk" ucap Kanaya langsung menggendong Tesa.


"kalian udah nyiapin barang?" tanya Kanaya mendapatkan gelengan kepala dari keduanya.


"Astagfirullah la terus kalian dari tadi ngapain?ha? udah deh momy males kalau disuruh marah marah, mendingan sekarang kalian siap siap" ucap Kanaya langsung pergi membawa Tesa.


"Galak banget sih momy lu?" tanya Rey kepada Ray.


"momy lu juga" ucap Ray kemudian pergi dari kamar Rey.


"lah malah ditinggalin" ucap Rey saat melihat abangnya pergi dari kamarnya.


"oh ya guys buat fensnya Dua R yang dari Indonesia, kita ada berita baik nih—"


"huh saatnya beres beres" ucap Rey memberi semangat kepada dirinya sendiri.


sedangkan diruang keluarga


"Jane ini anakmu" ucap Kanaya sambil mengendong Tesa yang sudah tertidur


"Ar bawa anakmu ke kamar aku mau bicara sama Ana" perintah Jane kepada suaminya


Aroon segera mengambil Tesa dari gendongan Kanaya dan membawanya ke kamar


"an duduk sini" perintah Jane


"ada apa nih" ucap Kanaya sambil duduk disamping Jane


"ih aku mau curhat lah sama kamu sebelum kamu pergi dari sini" ucap Jane yang berhasil mendapatkan tampolan ringan dari Kanaya


"heh lu pikir gw bakalan pulang ke sana selamanya apa" ucap Kanaya sebel


"canda an" sahut Jane setelahnya keadaan kembali hening hanya suara tv yang terdengar.


"emmm An" panggil Jane membuat Kanaya menoleh dengan raut wajah bertanya


"emm lu jangan lama lama yah disana" ucap Jane yang membuat Kanaya terkekeh ringan

__ADS_1


"yehh kan cuman sekitar lima bulan Jane paling mentok juga tuju bulan sambil nungguin dia" ucap Kanaya membuat Jane murung


"aaaaa kok lama banget sih sampai tuju bulan? ga pokoknya lima bulan itu udah waktu terlama, gw mana mungkin bisa hidup tanpa lu" rengek Jane kepada kanaya


"heh mulut lu dijaga!!" peringat Kanaya


"aaaa sumpah an gw gak rela kalau lu sampai tuju bulan disana!!"


"ya kan sama nunggu in dia" ucap Kanaya sambil menunjukan wajah sedihnya.


"eh bentar hpku bunyi" ucap Kanaya kemudian mengangkat telfonnya


"..........."


"waalaikumsalam" jawab Kanaya


".........."


"hehe iya betul naya besok mau terbang ke situ"


"..........."


"eee mendak dan dia belum tau"


".........."


"yasudah Naya mau beres beres dulu assalamualaikum"


"............"


setelah itu Kanaya segera mematikan telfonnya dan menghadap kembali kearah Jane


"siapa?" tanya Jane kepo


"si itu" jawab Kanaya


"aaaaaaa ana jangan lama lama yaaa?" tanya Jane kembali


"enggak cuman tuju bulan" jawab Kanaya dengan santuy nya padahal Jane sudah hampir menangis


"ana plis kalau kamu lama disana terus aku sama siapa? siapa yang bakalan nasehatin aku? siapa yang bakalan buat Tesa tenang kalau lagi nangis? siapa yang bakalan belanja dan bersenang senang dengan aku? siapa yang ada saat aku sedih? siapa yang akan misahin aku saat bertengkar dengan Aroon? siapa yang khawatir kalau aku tidak pulang pulang? siapa yang akan bantu aku melawan musuh musuh kita?" tanya Jane bertubi tubi


Kanaya menatap mata Jane yang sudah basah dapat Kanaya lihat juga banyak ketulusan yang terpancar Dimata Jane.


"heyyy ana gak bakalan lama kok disana, ana usahain dalam jangka waktu tiga bulan semuanya sudah selesai yang penting Jane bantu doa supaya ana diberikan kelancaran, untuk urusan siapa yang bakalan ini itu sama Jane kan masih ada Aroon, ana yakin Aroon tuh orangnya baik terus sayang banget sama Jane" ucap Kanaya setelah itu mengusap air mata yang menetes dari mata Jane.


"Ana sayang Jane kan?" tanya Jane masih sesegukan


"sayang banget bukan haya sebagai sahabat tapi juga sebagai adik" ucap Kanaya dengan tulus


"peluk" ucap Jane mengadahkan kedua tangannya yang langsung diterima olah kanaya.


yah inilah Jane yang asli lemah dan rapuh. Jane yang ceria?? hah itu hanya topeng semata. Kanaya dan Jane itu saling cocok mungkin karna mereka sama sama anak broken home.

__ADS_1


Kanaya yang merupakan anak pertama dan Jane yang merupakan anak kedua. oleh sebab itu Jane menganggap Kanaya kakaknya dan Kanaya menganggap Jane adiknya.


itulah indahnya persahabatan Kanaya dan Jane. mereka saling melengkapi satu dengan yang lainya.


__ADS_2