Kisah Kanaya

Kisah Kanaya
minta izin momy


__ADS_3

"eh kalian tau ga?" Tanya Jane dari sebrang telfon sana.


"Apaan?" Tanya semuanya kompak.


"Ituuu yang baru aja gopup tadi pagi" ucap Jane menyindir Kanaya


"Aahhhhh mana fotonya romantis banget lagi" sahut Bianka.


"Iyaaa weee pakek acara dicium lagi" ucap Siska dengan hebohnya.


"Kan kasian kuenya jadi obat nyamuk" sahut Dara.


"ehh kalian kok jadi gibahin saya sih?" Tanya Kanaya kepada semuanya


"Ahhhh ga seru ahh Bo's tau" Jawab Sinta sok dramatis.


"Iya nih sis, sedih banget kan" sahut Caca sama sedihnya dengan Sinta


"Banyak drama kalian" ucap Kanaya bangkit dari duduknya.


"Ehhh mau kemana boss?" Tanya Siska ketar ketir.


"Ngepet" jawab Kanya langsung melangkah pergi dari situ.


"Lah marah diaa" ucap Jane cengingisan


"Hayooo gara gara kakak sihhh" jawab Caca menimpali ucapan Jane.


"Permisi mohon maaf kak makanannya sudah siap" ucap Anisa sopan sambil menata semua makanan yang sudah dipesan diatas meja.


"Terima kasih kak" ucap Dara sopan.


"Baiklah kalau tidak ada yang bisa saya bantu saya izin permisi"ucap Anisa diangguki semuanya.


Anisa pergi dari situ dengan terburu buru karena masih banyak lagi pesanan yang harus dirinya antarkan ke meja pelanggan.


Karena tidak terlalu fokus dengan jalannya, membuat Anisa menabrak seseorang yang berada didepannya.


"Maafkan saya nyonya" ucap Anisa membukukan badannya tanpa berani melihat sosok yang ditabraknya.


"Ahhh tak masalah" ucap Kanaya langsung pergi dari situ.


"Suaranya? Kenapa mirip dengan suara kak Kanaya?" Tanya Anisa dalam hati sambil melihat wanita berambut biru tua yang berjalan membelakanginya.


"Huh mungkin karena aku sangat mengundurkan kakak sampai sampai aku berhsalu terus menerus " ucap Anisa langsung pergi Dari situ.


*masih ingat kan tentang Anisa? kalau ga baca episode episode awal aja.


"wihhh dah siap aja nih makanan" ucap Kanaya sambil duduk dikursinya.


"wihhh si bos kembali nihh" sahut Jane dari sebrang telfon kemudian langsung memutuskannya sepihak.


"dih" Kanya mengambil hpnya kemudian menaruhnya kedalam tas.

__ADS_1


"ayok buruan makan!! waktu kita tinggal lima belas menit" ucap Kanaya yang membuat semuanya dengan cepat menyantap makanannya


...***...


Kanaya menatap kedua anaknya dengan tajam tak lupa dengan sapu ditangannya.


"ER ayo turun momy udah capek nih" ucap Kanaya menunjukan wajah pasrahnya


"ENGGAK!!" jawab Rey tegas.


"lu anak siapa sih anjr susah banget dibilangin" ucap Kanaya frustrasi.


coba kalian bayangin kedua anak kembar itu main ayunan diatas lantai dua dengan kain panjang milik Kanaya yang dililitkan entah dimana.


bagaimana momynya tidak marah marah sedari tadi melihat tingkah anaknya? ya memang sih taruhannya bukan nyawa tapi kalau sampai tuh kain sobek dan mereka jatuh buhhhh rusak wajah mereka berdua.


"gw aduin nih ke bokap kalian" ancam Kanaya sambil berlagak sedang menelfon suaminya.


"ahhhh Ga seru ahh momy Bawa Dedy, kan jadinya Rey takut, ya ga bang?" tanya Rey diangguki abangnya, Ray


"Ray!! kamu kenapa sih malah ikutan adikmu yang Nauzubillah itu?" tanya Kanaya kepada naklemnya itu.


(naklem/ anak kalem)


"hehehe sorry mom tapi kali ini Ray setuju sama Reytan" jawab Ray cengengesan.


(Reytan/ Rey setan)


"Ray!! kamu tuh harusnya jadi naklem aja jangan jadi kayak Rey!!" ucap Kanaya penuh harapan.


Kanaya menatap kedua anaknya, mengambil posisi untuk melemparkan sapunya itu.


"heh slow bos slow!!" ucap Rey ketar ketir melihat momynya sudah mengeluarkan senjatanya.


"kalian tuhh maunya apa sih?" tanya Kanaya mencoba untuk lebih bersabar.


"ahemm Abangku yang baik hati silahkan dijelaskan" ucap Rey layaknya seorang MC dadakan.


"ahemm jadi gini momy saya tercintaa~" ucap Ray mengantungkan ucapannya.


seperti kamu yang digantungin pacarmu, mangkanya buruan nikah [hehehe]


"Halah banyak bac*t lu Ray! langsung to the point Bisa kan?" ucap Kanaya emosi.


"anjr baru juga jadi anak yang tidak kalem udah aja kena mental" ucap Ray didalam hatinya


"kami mau pergi malam ini titik" ucap Ray tegas.


"GA!! Pokok GAK BOLEH!!!" ucap Kanaya tak kalah tegasnya.


"pokoknya kami tetap mau pergi!!" sahut Rey kokoh.


Kanaya tersenyum miring "Oky fine, fine kalian pergi momy kunci pintunya sampai besok biar kalian tidur diluar" ancam Kanaya tersenyum lebar.

__ADS_1


"TBL TBL TBL Takut banget lohh" ucap Ray dan Rey secara kompak.


Karena geram Kanaya langsung melemparkan sapunya kearah kedua anaknya itu, namun sayang sekali meleset.


"ihhh momy kok kasar sih?" tanya Rey dengan wajah yang dibuat buatnya.


"apa ga terima? yaudah sini maju?" ucap Kanaya mengambil posisi seperti orang yang akan gelud.


"Ada apa ini ribut ribut?"


"Suara itu?" batin ketiganya.


"Dedy" teriak ketiganya bersamaan


"heyyy jangan berteriak" ucap Samudra sambil menutup kedua telinganya.


"sayanggg~ lihatlah kedua putramu ituuu" ucap Kanaya manja.


"Hey kalian berdua, ngapain disitu? Turun!!" perintah samudra tegas.


Kanaya tersenyum kemudian menunjukan lidahnya kepada kedua anaknya yang sedang melihatnya dengan tatapan yang tajam.


Ray dan Rey dengan kompak langsung menjatuhkan tubuhnya dari ketinggian dan tepat mendarat disofa lantai satu.


"astagfirullahhalazim ER!!" ucap Kanaya dan juga Samudra secara kompak.


"ER!! kenapa kalian ngelakuin hal seperti itu?" tanya Samudra menatap kedua anaknya ituu.


"abisnyaa sihh momy enggak ngizinin kami keluar" jawab Rey menunjukan muka paling melasnya.


"dihhh cupu" sahut Kanaya membuat dua R memelototkan matanya.


"cupu dari mana cobak? tadi ancamannya bunuh diri lohhh?! emang ada orang cupu berani mempertaruhkan nyawanya hanya untuk mendapatkan izin keluar?" batin keduanya.


"emang kalian mau keluar ke mana?" tanya Samudra


"yahhh cuman keliling aja Ded, lagian bosen banget kalau dirumah mulu, yaa gak bang?" ucap Rey sambil menyenggol tangan Ray menggunakan sikutnya


"Ahh iyaaa bener banget Ded apa yang dibilang Rey, gabut banget kalau dirumah tuh" sahut Ray yang peka dengan kode dari adiknya.


"ahem... biasanya juga kalau kalian gabut bikin VT VT atau vlog vlog emm atau apa itu live? yahh live streaming" ucap Kanaya berusaha membuat anak anaknya tak jadi keluar.


"nah betul itu kata momy" sahut Samudra membenarkan ucapan Kanaya


"emm anu... ituu... ahh kebetulan kami baru aja bikin vlog sama habis live, lagian kami juga mau ke supermarket mau beli cemilan " jawab Ray diangguki Rey.


"baiklah kalian boleh keluar" final Samudra "yasudah Dedy mau keatas dulu" lanjutnya langsung pergi dari situ, tak sabar rasanya mandi untuk menyegarkan tubuhnya.


"Yes!! kami menang!!" ucap dua R kompak sambil tersenyum kearah momynya yang kalah itu.


"ya sudah momyku tersayang kami izin keatas untuk siap siap" ucap keduanya langsung berlari untuk menghindari kemarahan momynya.


"punya anak gini amat"

__ADS_1


...🦋...


...hayy guys!! maaf banget baru sempet up hari ini setelah dua hari ga up karna sakit [hehe] Alhamdulillah hari ini udah mendingan jadi udah bisa up lagi....


__ADS_2