Kisah Kanaya

Kisah Kanaya
Hari kelulusan


__ADS_3

Setelah lama menunggu akhirnya hari yang ditunggu tunggu semua murid kini telah tiba. yah hari kelulusan.


semua murid berbondong bondong melihat nilai mereka yang tertempel dipapan pengumuman. sorakan gembira terdengar dari seluruh siswa kelas 12.


"Nay!! Lu dapet nilai tertinggi!!!" ucap vivi~salah satu teman sekelas Kanaya.


Kanaya melihat papan pengumuman tersebut. senyuman indah terlukis diwajah cantiknya. tak sia-sia selama ini usahanya. memang benar kata orang 'usaha tak akan mengkhianati hasil'.


"selamat yah Nay"


"wahhh akhirnya lu berhasil, selamat Nay"


"kanaya Lu the best lah"


"selamat"


Kanaya tersenyum kepada semua teman-tamannya "thenks all" ucapnya berterimakasih.


Kanaya merasakan ada yang memeluknya dari belakang. sudah dirinya pastikan itu adalah sahabat baiknya.


"cieee yang dapet juaraa" ucap gadis yang memeluk Kanaya itu.


"apa sih Mel?"


"emmm keknya bakso enak deh"


"yaudah yok beli"


"lu yang traktir yah?"


"hmm"


mendengar jawaban Kanaya Amel langsung menarik tangan Kanaya menuju kantin. mumpung belum berganti pikiran yeh kan.


"Buu bakso dua sama es nya duaa" teriak Amel saat sudah sampai dikantin.


"siyap neng"


Kanaya hanya bisa tersenyum dengan wajah yang tertekan. banyangkan saja dirinya dan Amel langsung menjadi objek pandangan seluruh murid yang ada dikantin.


yah beginilah sahabat, kadang mereka membuat kita merasa malu,sedih,senang,maupun marah dengan tingkahnya namun dengan tingkahnya lah kita bisa merasakan kebahagiaan yang luar biasa.


"ini neng baksonya" ucap ibu kantin itu sopan.


"makasih Buu" ucap bintang tak kalah sopan. ibu itu mengangguk kemudian pergi dari situ.


"MEL!!"


Kanaya memegang tangan Amel yang sedang mengambil sambal itu.


"hehe dua sendok aja Ayy"


Amel mengambil sendok sambal itu namun lagi lagi langsung ditepis oleh Kanaya. Kanaya melihat ke arah Amel dengan wajah yang seperti orang marah.

__ADS_1


"ga ada sambel sambellan!!"


Amel hanya bisa mengangguk pasrah melawan Kanaya itu mustahil jika tentang kesehatan.


"eh lu ikut acara prom night entar malam ga?" tanya Amel sambil mengunyah bakso yang dirinya makan.


Kanaya yang sedari tadi fokus pada hpnya pun melihat ke arah Amel dengan serius "emang ada acara?"


Amel menggeplak jidatnya sendiri "ya adalah Kanaya aprilllll"


Kanaya menelan bakso yang dirinya kunyah "lah sejak kapan?"


"sejak Siti nur bayan dilahirkan"


Kanaya tertawa terbahak bahak senang sekali membuat sahabatnya itu marah.


"buwhaha... udah Mel udah perut gw sakit"


tawa Kanaya kemudian meminum es yang tadi dipesan oleh Amel.


"nyenyenye"


"iya iya gw ikut" ucap Kanaya setelah dirinya puas tertawa.


"eh lu mau pakek apa?" tanya Amel


"k0tang sama s3mpak"


dengan penuh kekuatan Amel menggeplak kepala Kanaya agar akal pikirnya kembali normal.


"mamam tuh geplakan dari gw buat otak lu normal lagi" ucap Amel sambil membersihkan mulutnya.


"yaudah mau belanja?" tawar Kanaya langsung diangguki oleh Amel.


"lu emang paling peka dehh" ucap Amel sambil ber-tos ria bersama Kanaya.


Kanaya memang peka terhadap apa yang diinginkan Amel. bahkan sekarang Kanaya sudah seperti ibu sambung bagi Amel. bagaimana tidak kebutuhan sehari hari Amel kebanyakan Kanaya yang memberikannya, seperti pakaian bedak jajan dll.


Kanaya tak mempermasalahkan itu semua selama Amel bahagia dirinya juga bahagia lagian uang tak seberapa jika dibandingkan dengan persahabatan.


...🦋🦋...


Acara prom night digelar pada malam hari ini sebagai perayaan kelulusan. acara ini dihadiri seluruh siswa kelas 12,guru-guru,kepala sekolah, dan beberapa adik kelas sebagai pasangan dari beberapa murid.


Lapangan depan gedung sekolahan ini dihias dengan sangat indah. lampu lampu kecil warna warni menghiasi langit langit dan juga bagia lainya. ditambah beberapa balon sebagai hiasan menunjukan kesan yang sangat indah. ditambah makanan dan minuman yang tersusun rapi membuat lapangan ini terlihat sangat perfeck.


kurang beberapa menit lagi acara akan segera dimulai.


Kanaya keluar dari dalam mobilnya kemudian berlari memasuki area. karna kurang fokus dirinya menabrak seseorang.


"AUWW" teriak seorang yang ditabrak oleh Kanaya.


"sorry gw bener bener gak sengaja tadi" ucap Kanaya meminta maaf

__ADS_1


"iya gapapa" ucap orang itu langsung pergi dari hadapan Kanaya dan sekarang Kanaya pun menjadi


Objek pandangan.


Kanaya terlihat sangat cantik dengan pakaian dress hitam selutut yang dihiasi brokat dan beberapa manik manik indah. ditambah malam ini Kanaya menggunakan sedikit make up dan rambut yang disanggul dengan menyisakan bagian samping kanan dan kirinya membuatnya menjadi sangat sangat cantik.


Kanaya duduk disalah satu kursi yang sudah dipersiapkan. matanya menyapu seluruh bagian untuk mencari sahabatnya itu. namun dirinya sama sekali tidak melihatnya.


Kanaya memilih untuk berjalan mencari Amel pasalnya kurang sepuluh menit lagi acara akan segera dimulai, dan sedari tadi Kanaya masih belum melihat wajah sahabatnya itu.


"kemana sih tu bocah" ucap Kanaya kesal.


Kanaya memegang i kepalanya itu. bodohnya dirinya itu, padalah dirinya bisa saja menelfon Amel dengan hpnya.


"a5u hp gw ketinggalan dimobil" ucap Kanaya kesal .


mau tak mau pun Kanaya terpaksa berjalan kembali ke depan untuk mengambil hpnya yang tertinggal didalam mobil.


"Naya lu mau kemana? sebentar lagi acara mulai" ucap salah satu teman Kanaya saat melihat Kanaya hendak pergi dari tempat acara.


"ambil hp di mobil"


"owalahhh yaudah cepetan keburu dimulai acaranya" Kanaya hanya mengangguk kemudian pergi dari tempat acara.


Kanaya sempat kebingungan mencari mobilnya pasalnya semua mobil warna dan bentuknya hampir sama dengan miliknya.


"huh ini dia yang gw cari"


Kanaya langsung mencoba menghubungi Amel. satu kali tak terjawab, dua kali tak terjawab, tiga kali tak terjawab, empat kali pun masih tak terjawab. Kanaya memandang ponselnya kesal. kemana aja tuh orang ditelfon tak diangkat dichet pun tidak dibalas.


karena sudah telat Kanaya memutuskan untuk kembali kedalam area saja dan mencarinya didalam daripada dirinya ketinggalan acara.


namun langkah Kanaya terhenti saat melihat dua orang yang dirinya kenal sedang berpegangan tangan. entah mengapa hati Kanaya terasa sangat sakit melihatnya.


karena merasa ingin tau Kanaya memutuskan untuk bersembunyi dibelakang mobil yang dekat dengan kedua orang itu.


"dengan ini aku menyatakan kalau aku mencintaimu—" ucap cowok itu sambil memegang tangan cewek itu.


"—maukah kamu menjadi pacarku?"lanjut cowok itu.


cewek itu terlihat sedang tersenyum malu.


"sebenarnya aku juga sudah mencintaimu sejak lama namun kamu sudah lebih dulu dimiliki oleh Kanaya dan aku terpaksa harus mundur. dan karena sekarang kamu sudah tidak ada hubungan dengan Kanaya maka aku siap menjadi pacarmu" ucap cewek itu.


Deg


...🦋🦋🦋🦋🦋🦋...


...hayy prenn👶...


...gimana kabarnya?...


...cuma. mau ngingetin Jan lupa like yah pren👶...

__ADS_1


...bay!!!...


...see you next time 👶...


__ADS_2