Kisah Sempurna Airin

Kisah Sempurna Airin
Bab 12


__ADS_3

“Assalamualaikum” ucap Yuri saat tiba di rumahku.


“Waalaikumsalam, eh Yuri. Udah lama kamu ga main kesini, pake bawa oleh-oleh segala.” ucap mamaku ketika melihat Yuri datang membawa aneka macam makanan.


“Mulaiii deh mamaa kalo liat makanan” ledekku.


“Apasii kamu Rin, sana kalian ke kamar aja nanti mama siapin cemilan dan minuman, pasti kalian mau drakorankan?” Tebak mamaku, karena setahunya jika Yuri sudah membawa banyak makanan ke rumah, itu artinya kami mau marathon untuk nonton drama korea.


“Yaudah tante, kita ke atas ya” kami berdua pamit pergi ke kamar.


Sesampainya di kamar Yuri langsung menyerangku dengan banyak sekali pertanyaan.


“Kenapa lo?”


“Buruan cerita, pasti tentang si Reno setan kan?”


“Udah gua bilangin kaga usah nge galauin belalang sembah itu lagi Rin, ga ada untung nya juga”


“Lu mah bandel, dia udah bahagia di sisi Tuhan Rin” ucap Yuri nyeleneh.


“Sembarangan lo, dia belum mati Kali” ucapku tidak terima.


“Diiih… kok sewot, iya emang dia belum mati, maksudnya dia udah bahagia di sisi selingkuhannya” ralat Yuri.


“Hiks…..” aku terisak, ingatanku kembali memutar semua memori menyakitkan yang aku lalui beberapan waktu lalu.


“Yahh dia nangis” ucap Yuri sembari merangkul dan mengelus lenganku.


“Gue capek Yur, kenapa dia dateng lagi disaat gue mati-matian buat lupain dia, mana dia rangkul-rangkulan sama ceweknya di depan gue lagi, setan!”rengek ku pada Yuri.


“Yaudah, pelan-pelan aja ceritanya, ga usah pake emosi, ceritanya gimana lo bisa ketemu curut itu”


“Yang pertama, waktu itu gue abis meeting di cafe sama pak Sena, pas mau jalan keluar tiba-tiba ceweknya ga sengaja nabrak gue, trus dia minta maaf dan di samping ceweknya ada Reno lagi merangkul tangan ceweknya, hiks..”


“Yang ke dua, gue lagi makan di cafe bukit kecil sama pak Sena, terus gue liat dia juga ada di sana lagi suap-suapan sama ceweknya, hiksss Yurrrr hati gue sakit bangetttt liat mereka berdua” tangis ku semakin pecah.


Ini memang kedengarannya lebay, menangis karena bertemu mantan pacar, tapi pernah tidak kalian membayangkan sudah menjalin hubungan selama 8 tahun dan tiba-tiba tidak ada angin maupun hujan dia ninggalin kalian dengan alasan yang tidak masuk akal.


“Lo keluarin semuanya, nangis sepuas lo. Nanti kalo udah puas, stop jangan nangis lagi untuk orang yang gak sadar bahwa dirinya berharga di mata orang lain.” Ucap Yuri.


Sudah sangat lama aku memendam tangisku, sejak dia meninggalkan ku. Aku selalu berusaha untuk tidak menangis, ku tepis segala rasa sedih dan kecewaku, tapi untuk malam ini aku tidak bisa lagi membendungnya.

__ADS_1


Aku selalu penasaran dengan apa yang ada di kepalamu ketika kamu melakukan sesuatu yang jelas-jelas kamu tahu itu akan sangat menyakitkanku.


“Lo harus dengerin ini Rin, manusia akan melewati 3 fase percintaan dalam hidupnya. Yang pertama, cinta monyet, cinta yang lo rasain ketika dalam pertumbuhan remaja, dimana saat kita merasakan jatuh cinta kepada seseorang dengan mudahnya, ringan dan tanpa beban”


“Yang kedua, the hard love. Cinta yang akan melibatkan banyak tangisan, rasa sakit, pengkhiatanan, kebohongan dan manipulasi. Yang mana sekarang lo sedang mengalami yang namanya The Hard Love.”


“Yang terakhir, true love. Cinta yang datang tanpa prediksi, dia datang saat kita sedang tidak mencarinya. Cinta yang jauh dari apa yang kita bayangkan sebelumnya namun sangat mudah di jalani. Pasangan yang mengerti tentang lo dan lo enggak akan merasakan yang namanya tekanan mencintai sendirian karena sejatinya dia adalah pasangan yang sesungguhnya” Yuri menjelaskan sebuah fakta cinta yang entah darimana dapatnya.


“Jadi kalo lo sekarang lagi di fase yang kedua, berarti lo akan segera menemui fase ketiga. Yang harus lo lakuin sekarang adalah mulailah perbaiki hidup lo, upgrade menjadi versi terbaik diri lo, dan pahami siklus people come and go, jangan keseringan overthingking karena otak manusia ada batasnya”


“Lo harus percaya sama takdir Rin, tanamkan dalam diri lo bahwa lo harus berubah jadi lebih baik lagi, bukan untuk buat orang lain menyesal, tapi untuk diri lo sendiri. Let see, hal-hal baik akan datang ke dihidup lo, jalanin aja prosesnya tanpa banyak protes. Semangat, oke?” Yuri mengakhiri ceramah panjangnya yang jujur saja membuat hatiku jauh lebih tenang, dia memang sahabat terbaikku, dia mengerti apa yang aku butuhkan sekarang.


“Yur, makasih banget lo emang yang terbaik” ucapku seraya menyeka air mataku.


“Yaudah, jangan sedih lagi”


“SroOooOotttt…” aku menghembuskan cairan yang menumpuk di hidungku.


“Ieeeewwww jorok banget si” Yuri berjingkat jijik.


“Namanya juga lagi nangis” ucapku santai.


“Udah kan? Kelar masalah lo?” Ucap Yuri.


“Bagus deh”


“Eh bentar”


“Apa lagiiiii”


“Yurr gue baru inget, gue ada satu masalah besar lagi”


“Apalagi, elah banyak bener masalah hidup lo”


“ini karir gue yang jadi taruhannya, huaaaaa” aku kembali menangis karena aku baru ingat dengan masalahku yang satunya lagi.


“Ada apa lagi?”


“Gue sekarang lagi pura-pura pacaran sama pak Sena”


“WHATTTTT!!!!” pekik Yuri.

__ADS_1


“ ish berisikkk”


“Kok bisaaa? Maksudnya pura-pura pacaran gimana sihh” tanya Yuri tak sabar.


“Jadi gini ceritanya…….” Aku menceritakan asal muasal mengapa aku bisa berpura-pura pacaran dengan pak Sena, mulai dari masalah gosip yang beredar di media sosial tentang pak Sena sampai rencana pak Sena untuk menghentikan usaha papa nya dalam mencarikannya calon istri yaitu dengan cara memiliki pacar di depan orang tua nya.


“Jadi gitu Yur ceritanya” aku mengakhiri penjelasanku


“Ya allah Airinnnnn… lo bener-bener ya. Cari mati lo! kalo untuk yang satu ini gue ga ikut-ikutan, Yuri mengangkat tangannya yang berarti dia no komen soal masalah ini.


“Yahhhh Yuri jangan gitu dongg” rengekku.


“Lo tau kan Arseno dan Karina itu adalah orang penting di Kota ini?” Ucap Yuri mengingatkan.


“Iya gue tau, tapi gue udah terlanjur kecebur ini, tolongin gue, plissss” aku memohon pada Yuri.


“Sorry Rin, gue ga bisa berenang” tolak Yuri.


“Yurrr ayolah kasih solusi soal masalah gue yang satu ini, bisa mati gue kalo ketauan”


“Cuma ada satu cara untuk buat lo aman”


“Apa?” Mata ku berbinar mendengar perkataan Yuri.


“Lo harus beneran nikah sama pak Sena” ucap Yuri yang membuat ku spontan melotot tajam ke arahnya.


“Ihhhhh apaan sih, bukan solusi banget tau gak!”


“Ya trus lo harus ngapain? Mau ngaku bohong otomatis karir dan nama lo terancam jelek, ya jalan satu-satunya lo harus beneran nikah sama pak Sena.”


Bencana, aku mau mundur dari masalah ini tapi nanti om dan tante akan marah besar dan menuduhku seorang penipu, tapi masa iya aku harus nikah sama pak Sena. Duh gusti…..


“Udah deh Yur, lo ga memberi solusi sama sekali soal ini, mana besok malem orang tuanya ngajak makan malem lagi, duhh gimana donggg.”


“Yaudah dateng aja, siapa tau nanti ujung-ujungnya kalian berdua beneran saling suka” ucap Yuri.


“Dih apaan, ogah! Cowok galak gitu gamau gue, bisa abis gue tiap hari di omelin mulu”


“Jangan gitu, nanti benci jadi cinta, cieee” ledek Yuri.


“Ihhh engga ya, udah ahhh” ucapku merajuk.

__ADS_1


***


Berkomentarla dengan kata-kata positif❤️


__ADS_2