Kisah Sempurna Airin

Kisah Sempurna Airin
Bab 38


__ADS_3

Aku bingung, aku kalut, bagaimana hal ini bisa terjadi kepadaku. Aku tidak tau harus berbuat apa, hati ku sudah hancur, hatiku sudah tertutup untuk Reno, cinta ku sudah musnah di lahap api kecewa di dadaku. Mau kembali lagipun rasanya sudah tidak mungkin, karena aku sudah mati rasa kepadanya. Hanya ada rasa sakit dan kecewa yang tersisa, walaupun kebenaran sudah terbuka, tapi hatiku seperti enggan untuk menerimanya kembali karena telah melihatnya bersama perempuan lain.


“Rin, kita bisa kayak dulu lagi. Kita bisa perjuangkan hubungan kita Rin, aku akan meninggalkan Revina, aku akan mengundurkan diri dari Azka Perkasa, aku akan berusaha dengan keras untuk membahagiakan kamu Rin, aku mohon kembalilah kepadaku Rin” ucap Reno tersedu.


“GAK! Rin lo ga boleh balik lagi ke dia. Jangan karena lo udah tau kebenarannya dan buat lo mau balik lagi ke dia yang udah nyakitin lo selama ini, lo ga seharusnya minum racun cuma karna lo kehausan.”


“Jangan hanya karena rasa, lo rela berhubungan lagi dengan orang yang udah nyakitin dan ngecewain lo. Dan jangan cuma karna rasa pula, lo naruh harapan lagi ke orang yang udah matahin harapan lo. Ingat! Seberapa hancurnya lo ketika di tinggalin dulu, dan inget juga siapa orang yang ada di samping lo saat lo lagi terpuruk. Liat kedepan Rin buka mata lo, liat siapa yang harusnya lo pilih.” Yuri menyela perkataan Reno dengan menggebu-gebu.


Aku melirik ke pak Sena, aku tau selama ini dialah orang yang sangat peduli kepadaku, tak ku pungkiri bahwa aku telah jatuh cinta padanya. Bagaimana bisa aku kembali kepada Reno sedangkan hatiku sudah mulai terisi oleh orang lain, hatiku perlahan mulai tertata rapi semenjak aku bertemu dengan pak Sena.


“Rin, yang menjalani hubungan itu kita, yang punya rasa itu juga kita, jangan dengerin omongan orang lain, dengerin kata hati kamu Rin.” Ucap Reno memegang kedua bahuku.


Aku bergerak perlahan melepaskan tangan Reno dari bahuku “Aku memang sangat mencintai kamu Ren, tapi sayangnya itu dulu, sebelum kamu bertindak tanpa persetujuanku, tindakan yang sama sekali sangat tidak menguntungkan bagi diriku dan perasaanku. Terimakasih atas pengorbanan dan usahamu untuk membahagiakan aku, tapi jika kamu berkorban dengan cara mempermainkan hati perempuan, maaf aku ga bisa nerima kamu lagi. Semua salah bisa di maafkan kecuali perselingkuhan, jadi kembalilah dengan Revina, belajarlah mencintai dia setulus hati seperti kamu mencintaiku. Lanjutkan karirmu di Azka Perkasa, kamu telah mendapatkan apa yang kamu inginkan. Kamu baik dan kamu tulus jadi jangan sia-siakan perempuan yang juga mencintai kamu dengan tulus.” Ucapku dengan tegar.


“Terimakasih untuk 8 tahun yang sangat berkesan dalam hidupku, aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikan kamu. Sekarang izinkan aku melanjutkan kisah cintaku dengan orang lain, orang yang juga tulus mencintaiku tanpa kenal lelah. Dia dengan sabar menunggu hatiku tertata rapi setelah sebelumnya sudah kamu hancurkan, dia orang yang selalu ada di sampingku saat aku terpuruk, dia juga yang mengajarkan aku tentang apa itu tegar dan ikhlas.” Aku tersenyum melihat ke arah pak Sena.

__ADS_1


“Dan jika kamu bertanya benar atau tidak aku akan menikah dengan pak Sena, maka jawabannya adalah benar. Aku dan pak Sena akan segera menikah.” Aku memantapkan hati ku untuk menikah dengan pak Sena, sudah begitu lama dia menunggu jawabanku akan lamarannya pada hari itu.


Pak Sena seketika memelukku, “terimakasih Airin” ucap pak Sena.


“Sama-sama pak, memang harusnya sudah sejak lama saya mengatakan ini, tapi saya masih bingung dengan perasaan saya sendiri” jawabku.


“Tidak masalah, yang penting kamu sudah lega dan kamu memilih saya” aku hanya tersenyum menanggapi perkataan pak Sena.


“Jadi benar-benar sudah tidak ada lagi kesempatan buat aku Rin?” Tanya Reno.


Reno menunduk setelah meresapi perkataan ku, “Maaf kan aku Airin” ucap Reno lemah.


“Aku sudah maafin kamu Ren, selamat berbahagia ya. Nanti dengan siapapun kamu aku cuma mau bilang, bahwa yang penting dari sebuah cerita adalah titik akhir yang pasti, jangan biarkan dia terus tertulis tanpa kejelasan akan berhenti dimana, cerita panjang yang gak menentu ternyata lebih jahat dari pada cerita yang selesai.” Aku mengusap pelan bahu Reno, menguatkan dia akan rasa sakit yang sedang dia telan.


Reno berjalan berbalik ke arah pintu dengan lemas, dia pamit undur diri dari rumah ku karena memang hadirnya sudah tidak di harapkan lagi semenjak dia memutuskan untuk menduakanku, apapun itu alasannya.

__ADS_1


Aku ambruk terduduk di sofa, aku menangis, ku tutup mataku dengan telapak tangan. Aku tidak menangisi kepergian Reno, aku hanya tidak habis pikir dengan jalan cerita yang di berikan Tuhan kepadaku. Apakah ini salah satu cara Tuhan untuk menjauhkan ku dari orang yang kurang tepat untuk ku. Aku berharap keputusanku ini adalah benar. Karena kalianpun tau bagaimana rasanya melupakan hubungan yang sudah lama terjalin dengan orang yang kalian cintai.


“Udah udah jangan di tangisi, dia ga pantes buat lo.” Ucap Yuri menenangkanku.


“Maafkan papa Airin, papa tidak bermaksud untuk menghancurkan hubungan kalian dulu, papa hanya ingin kamu hidup dengan layak setelah nantinya papa melepaskanmu dengan dia, tapi ternyata dia sangat gigih dan cenderung melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang dia tuju, walaupun cara itu nantinya akan menyakiti kamu.” Ujar papa menyesal.


“Engga pa, papa gak salah. Papa cuma gak mau liat Arin hidup susah kan setelah Arin nikah sama dia, karena papa selama ini sudah mati-matian bahagiain Arin dan mama, makasih banyak ya pa, Arin sayang papa.” Aku bergerak memeluk papa.


Aku tidak tau hidup seperti apa yang akan ku jalani dengan Reno nantinya jika dia tetap tidak gigih dalam mencari nafkah, sebenarnya aku juga tidak tau kehidupan seperti apa yang akan aku jalani dengan pak Sena kelak, tapi aku berharap tidak ada lagi air mata kesedihan yang keluar dari mataku.


Aku lega karena masalahku dengan Reno menemukan titik terang, aku tidak lagi menerka-nerka akan apa yang mendasari dia melakukan hal tersebut kepadaku. Biarlah dia bahagia bersama Revina itu dan sekarang saatnya aku membuka lembaran baru, yaitu merajut perjalanan bersama pak Sena.


***


Jangan lupa like, komen dan vote ya guys❤️

__ADS_1


__ADS_2