KKJ (Kenapa Kalau Janda) Part 2

KKJ (Kenapa Kalau Janda) Part 2
Ternyata kau...


__ADS_3

Kring... Kring..


"Halo bi" ucap Rania


"Iya nyonya ada apa?" tanya bibi Inayah.


"Tuan yoga dan Rahel tadi keluar rumah iya?" tanya Rania.


"Iya nyonya, nyonya Rahel yang ngajak tuan yoga keluar. Ada apa nyonya?" tanya bibi Inayah.


"Tidak apa-apa bi, terima kasih" ucap Rania.


Dirumah...


"Cucu uti dan kung kenapa kok cemberut?" tanya mama Rania


"Uti tadi kami ketemu dengan ayah yoga, tapi ayah yoga jahat. Masa ayah yoga tidak mengenali kami" ucap Arif.


"Cucu ini pasti merindukan ayah yoga ya, sampai-sampai mengira orang lain itu ayah yoga" ucap papa Rania.


"Ihhh... Kenapa sih tidak ada yang percaya, itu benaran ayah yoga. Ayo Mamas kita kekamar saja" ucap Kamila dengan kesal.


"Sayang sabar ya, mungkin mereka halu. Maklum kamu tahu sendiri kan, mereka itu sangat menyayangi dan mencintai yoga seperti dirimu" ucap mama Rania.

__ADS_1


"Apa aku harus mengatakan yang sebenarnya" gumam Rania.


"Sayang kenapa kamu malah melamun?" tanya papa Rania.


"Ma.. pa... Rania ingin bicara. Sebenarnya yang dilihat mereka berdua benar, dia adalah mas yoga" ucap Rania.


"Apa maksudmu sayang?" tanya mama Rania.


"Ma... Pa... Mas yoga masih hidup, hanya saja dia hilang ingatan. Rania sering menjenguk mas yoga dan Januar disaat weekend, mama mas yoga yang ingin memisahkan kami" ucap Rania.


"Sabar sayang... Lalu sekarang bagaimana keadaan nak yoga sayang?" tanya papa Rania.


"Belum ada perubahan, Rania sekarang bingung ma pa. Karena mama mas yoga, mengatakan bahwa Rahel adalah istrinya mas yoga" ucap Rania.


"Tapi Rania bingung harus bagaimana?" tanya Rania.


"Kamu harus membuat ingatan nak yoga kembali sayang, hanya itu satu-satunya jalan supaya kalian bisa bersama kembali" ucap papa Rania.


"Caranya?" ucap Rania


"Caranya kamu harus menggunakan hatimu sayang, jika memang yoga masih menyimpan perasaan didasar hatinya. Kami yakin kalian bisa bersama dan asalkan kamu tidak putus asa" ucap papa Rania.


"Iya pa... ma... Terima kasih atas sarannya, aku harap Arif dan Kamila tidak mengetahui hal ini" ucap Rania.

__ADS_1


"Iya sayang mama papa janji sama kamu" ucap mama Rania.


Rania masuk kedalam kamar, dan dia meneteskan air matanya sambil memandangi foto suami dan anaknya Januar. Sementara itu Rahel masih saja membujuk yoga untuk tidur sekamar dan melakukan hubungan intim dengannya.


Rahel yang melihat yoga melamun, langsung mencari perhatiannya dengan berpura-pura sakit kembali.


"Aaaauuuwww... Mas yoga tolong..." ucap Rahel.


Yoga langsung menghampiri Rahel.


"Kamu kenapa Rahel? Kamu sakit?" tanya yoga.


"Iya sayang, kepalaku sakit sekali" ucap Rahel.


"Iya sudah kalau begitu, aku antar kamu ke kamar saja biar kamu bisa istirahat" ucap yoga dengan memapah Rahel ke kamar.


"Mas... Mas yoga jangan keluar dari kamar ini ya" ucap Rahel dengan wajah memelas.


"Tapi hel.. Aku ngantuk sekali" ucap yoga.


"Mas aku mohon jangan keluar ya, aku takut kalau sakit kepala semakin bertambah" ucap Rahel.


Akhirnya yoga mengikuti keinginan Rahel, meskipun yoga tidur satu kamar bukan berarti dia tidur satu ranjang. Yoga tidur di sofa sedangkan Rahel tidur di ranjang.

__ADS_1


__ADS_2