
"Mas... Mas yoga... Hiks.. Hiks" ucap Rania.
"Sabar sayang, mama yakin yoga masih hidup" ucap mama Rania.
"Ma Rania juga seperti itu, Rania yakin mas yoga masih hidup tapi mas yoga dimana?" tanya Rania.
"Kamu yang sabar sayang, kamu harus kuat demi anak-anakmu" ucap papa Rania
"Ma pa apakah begini sulit jalan hidupku? Dulu aku dihina, dikucilkan dan dipandang sebelah mata karena status jandamu. Sekarang aku harus jadi janda kedua kalinya bukan karena berpisah di meja sidang tapi perpisahan dengan cara mengerikan" ucap Rania
"Uuuussstt... Kamu itu bicara apa sayang, tidak baik menyelahi takdir. Jangan mengatakan hal buruk tentang apa yang belum pasti" ucap Rania.
"Tante.. Bagaimana yoga sudah ditemukan?" tanya Rahel.
"Belum sayang, Tante juga bingung. Ini semua gara-gara janda itu" ucap mama yoga.
"Sabar Tante... Sabar...." ucap Rahel berpura-pura menenangkan mama yoga.
"Kalau saja yoga tidak menikahi janda itu, mungkin dia tidak akan celaka seperti ini. Mungkin saja yoga tidak perlu repot-repot untuk mencari client untuk bisnisnya. Hiksss... Hiksss" ucap mama yoga.
"Tante sabar... Rahel janji, Rahel akan mencari keberadaan yoga. Tante tenang ya" ucap Rahel.
Setelah berjam-jam tim SAR Pagar Alam meminta ijin untuk diberhentikan pencarian sementara.
"Maaf ibu, hari sudah mulai gelap. Sebaiknya kita hentikan saja dulu pencarian pak yoga, karena Medan yang sangat tidak memungkinkan, besok kita cari kembali" ucap tim SAR.
__ADS_1
"Jangan hentikan pencarian pak, saya mohon. Kita temukan suami saya malam ini, saya mohon pak" ucap Rania sambil berlutut memohon supaya pencarian tetap dilakukan.
"Tidak bisa ibu, jika pencarian terus dilakukan maka akan berakibat fatal. Cuacanya akan turun hujan dan hari semakin gelap" ucap tim SAR.
"Maaf ibu, kami permisi dulu" ucap tim SAR.
"Tidak... Pencarian tidak boleh dihentikan, kalau mereka menghentikan pencarian maka aku harus tetap mencari mas yoga" gumam Rania
Rania memutuskan untuk mencari yoga seorang diri, namun langkah terhenti karena orangtuanya melarang.
"Sayang kamu ingin pergi kemana?" tanya mama rania
"Aku ingin mencari mas yoga ma" ucap Rania.
"Sayang ini sudah larut malam, lagipula tadi kamu tidak mendengar. Kalau kita tetap mencari suamimu itu akan sangat berbahaya sayang, sudah besok pagi-pagi saja" ucap mama Rania.
Mama Rania melirik suaminya untuk mendampingi Rania mencari yoga, akhirnya suaminya mengerti maksud dari istrinya.
"Sayang tunggu!" ucap papa Rania.
"Iya pa, kenapa?" tanya Rania.
"Papa ikut bersama kamu, papa tidak tega jika melepaskan kamu sendirian diluar sana" ucap papa Rania.
Rania yang didampingi papanya terus menyisir tepian jurang sambil sesekali berusaha turun kebawah jika menemukan jalan untuk kebawah, kini mereka mencari sudah hampir 2 jam. Papanya mengajak untuk kembali kerumah warga yang rela memberikan tempat untuk singgah.
__ADS_1
"Sayang kita pulang dulu, ingat sayang kamu jangan sampai sakit. Kasian ketiga anak-anak mu" ucap papa Rania.
"Baiklah pa, ayo kita pulang" ucap Rania deng raut wajah yang sedih.
"Mas kamu dimana sekarang? Aku berharap, kamu baik-baik saja dan ada yang menolongmu. Aku sangat merindukanmu mas" gumam Rania.
"Sayang bagaimana nak yoga sudah ditemukan?" tanya mama Rania saat mereka sampai dirumah.
"Belum ma, mama biarkan Rania istirahat dulu. Oiya bagaimana dengan cucu-cucu kita?" tanya papa Rania.
"Alhamdulillah pa, tadi mama sudah telp mba ayu tanya kabar mereka. Mereka baik-baik saja" ucap mama Rania.
"Alhamdulillah syukur deh kalau begitu, mama kita istirahat sekarang. Soalnya papa capek sekali" ucap papa Rania.
Malam sunyi itu Rania terus berpikir tentang yoga, dia masih tidak percaya bahwa yoga telah pergi meninggalkan dia dan anak-anaknya.
Rania teringat akan pesan terakhir yoga yang meminta dirinya untuk menjaga anak-anaknya sebaik mungkin, disaat Rania sedang tertidur pulas.
"Sayang... Apa itu kamu?" tanya Rania.
Yoga mengangguk dan melambaikan tangan, kemudian yoga pergi meninggalkan Rania saat itu.
"Sayang... Sayang... Please jangan pergi, jangan tinggalkan aku. Sayang...." teriak Rania yang membangunkan mama papanya.
"Sayang kamu mimpi buruk ya?" tanya mama Rania.
__ADS_1
"Ma pa, Rania bermimpi mas yoga datang dan dia melambaikan tangannya kemudian tiba-tiba dia pergi dan menghilang. Hiks... Hiks... Rania tidak ingin itu terjadi" ucap Rania.
"Sabar sayang... Sabar..." ucap Rania.