KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
KE RUMAH PAK RAGIL PART 12


__ADS_3

"Hei el"angga menegur ela yang salah memberikan uang untuk membeli beras.


"kamu kenapa sih el,harga berasnya itu 120rbu tapi kenapa kamu masih malah ngeluarin uang 50 rb?"


ela segera tersadar dari lamunannya dan melihat kalau ia salah mengeluarkan uang.ela merasa malu dengan tindakannya saat itu, tetapi ia tetap coba untuk tenang.setelah semua kebutuhan kelompok terpenuhi ela,angga,samsul segera kembali ke posko Sementara itu bajan yang sudah selesai mandi dan bersiap siap untuk menemui pak ragil di rumahnya.berbeda dengan ela,sikap bajan biasa saja setelah kejadian tersebut.hal itu baginya hal yang biasa dan tidak mengganggu pikirannya.


setelah selesai memakai baju,bajan segera menuju ke sebelah tempat posko perempuan berada. posko laki-laki dan perempuan terletak bersebelahan dan dua duanya merupakan rumah panggung yang berbentuk kayu.bajan segera memanggil putri untuk memintanya menemani ke rumah pak ragil.


"put,kamu udah siap apa belum?"


putri yang masih menggunakan jilbabnya di dalam kamar menyaut panggilan bajan."sebentar lagi jan tunggu".


putri termasuk salah satu perempuan di kelompok bajan yang selalu menggunakan kerudung ketika bertemu dengan lawan jenisnya.meskipun bajan dan putri sudah menjadi teman dekat yang cukup lama.sekalipun bajan tidak pernah melihat putri melepas kerudungnya,termasuk saat ini ketika KKN.


20 menit bajan sudah menunggu di ruang tamu posko perempuan,akhirnya putri keluar dari kamar dan siap berangkat ke rumah pak ragil untuk menemani bajan bertemu dengan pak ragil.


bajan yang terkejut melihat penampilan putri tidak seperti biasanya yang ia lihat saat di kampus atau saat bajan bertemu ke kos putri.kali ini penampilan putri berbeda dari biasanya, kerudung panjang yang ia gunakan senada dengan baju putih yang ia gunakan di tambah rok hitam longgar membuat kecantikannya sebagai wanita muslimah menjadi sempurna.tidak lupa putri menggunakan make up tipis dan lipstik yang tidak terlalu merah membuat penampilan putri semakin sempurna di mata bajan dan tidak lupa beberapa semprot parfum yang di semprotkan ke bajunya.


selama kuliah, bajan memang tidak pernah melihat putri menggunakan make up dan berpenampilan seperti ini.biasanya ia tidak pernah menggunakan make up serapi ini sebelumnya.selama di perkuliahan putri hanya menggunakan bedak bayi sebagai make up pada wajahnya.


penampilan putri yang berbeda dari biasanya ini, membuat bajan tidak henti-hentinya memandang putri.ternyata putri menyadari kalau pandangan bajan tertuju pada penampilannya yang membuatnya bertanya.


"hei jan,tumben liatin aku kayak gitu.biasanya juga gak pernah liatin aku sampai segitunya banget?"

__ADS_1


sifat bajan yang tenang langsung menjawab pertanyaan putri.


"tumben banget kamu tampil kayak gini?biasanya juga kayak anak kecil habis main di lapangan.tambah lagi kamu pake parfum.kamu mau mancing pak ragil biar kamu di jadikan istri keduanya?"


putri dengan sifat yang tidak gampang masuk ke dalam hati karena ejekan,tidak marah dengan perkataan bajan yang seperti itu.ia yang sudah mengenal watak bajan menjawab dengan senyum.


"enak aja.aku loh tampil kayak gini biar di lirik samaa pemuda yang di sini.suapa tau kan yang ngelirik aku itu orang nya ganteng.terus dia naksir sama aku akhirnya kami deket dan jadian deh."


"ingat put,kamu itu udah punya pacar di kampus.masih aja gatal sama pemuda sini."bajan kembali meledeknya.


dengan spontan putri menjawab."itu kan di kampus jan.beda dong sama di sini.lagian dia juga sama lagi KKN.siapa tau dia dapat cewek baru juga di sana.terus kami berantem,terus putus deh, jadinya kan aku bisa jadian sama abanh abang ganteng di sini.lagian kita di sini lama loh,selama 45 hari.aku Kan orangnya gak tahan kalau LDR.emangnya kayak kamu jomblo sampai mengakar sekarang."


"dasar gatel cap mangkok mie ayam.ada aja kalau nyari alasan kamu ya.bilang aja kalau kamu mau gatel sama laki laki di sini.udah lah makin gak jelas aja pembicaraannya,ayo lah kita berangkat ke rumah pak ragil,takut kesiangan nanti."bajan mencibir sambil mengajak putri untuk segera berangkat.


"Eh jan, sekarang ini kan hari kerja,apa pak ragil ada di rumah?atau pak ragil udah berangkat ke kantor desa?."


bajan berfikir sejenak setelah itu berkata."iya juga yah,benar apa yang kamu bilang put.ya udah lah kita coba aja dulu ke rumah pak ragil.kalau dia gak ada di rumah baru kita ke kantor desa.lagian rumah pak ragil sebelum kantor desa,jadinya biar sekali jalan aja."


putri dan bajan segera keluar dari posko dan mulai berjalan menuju ke rumah pak ragil yang berjarak 400 meter dari posko mereka.setelah sampai di rumah pak ragil.bajan langsung mengucapkan salam,namun tidak ada jawaban sama sekali.4 kali bajan mengucapkan salam namun sama sekali tidak ada jawaban,dan saat bajan memanggil nama pak ragil.barulah ada jawaban dari dalam rumah.


"iya tunggu sebentar mas."


terdengar jawaban seorang wanita yang tidak lain adalah istri dari pak ragil ada dari dalam rumah.warga desa sering memanggilnya dengan sebutan bu kades karna ia adalah istri dari pak ragil.saat ia membukakan pintu,ia melihat ada 5 orang yang datang di depan rumahnya.5 orang tersebut yang di lihatnya itu adalah bajan,putri dan laki-laki berpakaian jas dengan setelan serba hitam berdiri di belakang bajan.buk ragil kemudian berkata sambil tersenyum ramah.

__ADS_1


"maaf kalian berlima ini siapa ya?dan tujuan kalian ke sini untuk apa?"


putri seketika terkaget mendengar perkataan buk kades.ia merasa kalau mereka hanya datang berdua.tapi kenapa buk kades menyebutkannya 5 orang.putri hanya terdiam dan tidak bisa berkata apapun karena kaget mendengar perkataan tersebut.


bajan yang mengetahui maksud dari perkataan buk kades hanya bisa melanjutkan apa yang sudah di bicarakan.dan berkata dengan santainya."maaf buk kades,maksud kedatangan kami berlima ini ingin silaturahmi dengan pak ragil.saya bajan dan ini teman saya sekaligus sekretaris saya di kelompok,namanya putri.dan dua orang yang di belakang ini teman saya juga.cuman ya penampilan mereka memang sedikit aneh saja dari biasanya."


dua orang yang di lihat buk ragil itu adalah 3orang pengawal bajan.sengaja membawa 3 pengawalnya untuk berjaga jaga jika seandainya ada kejadian yang menyenangkan.buk kades juga memiliki sedikit ilmu yang di berikan oleh suaminya.ia melihat makhluk halus,tapi tidak semua makhluk halus bisa dilihatnya.oleh sebab itu ia bisa melihat 3 pengawal bajan.


sementara itu, putri tidak memiliki ilmu tentang itu sama sekali.putri hanya memiliki ilmu yang di pelajarinya dari dunia pendidikan.karena itulah putri tidak bisa melihat 3 pengawal yang di bawa oleh bajan dan sekarang berada di belakang mereka.


putri yang semakin tidak mengerti dengan percakapan antara bu kades dan bajan melihat ke belakang tidak ada satu orang pun yang terlihat di belakang bajan.putri yang terkejut segera menoleh ke bajan.saat itu bajan hanya menyenggol kaki putri untuk memberikan kode.putri yang langsung mengerti akan kode dari bajan tersebut hanya bisa diam karena merasa kebingungan.


buk kades menjawab pertanyaan dari bajan mengenai keberadaan pak ragil."maaf nak,bapak barusan saja keluar.dia bilang mau ke kantor.coba deh adek adek langsung ke kantor kepala desa.mungkin dia sudah samapi di sana."


bajan mengerti kemudian menganggukan kepalanya sambil berkata ."baik buk, terima kasih informasinya.kalau gitu kami langsung saja ke kantor desa buat menemui pak ragil.oh ya bu,boleh gak saya minta nomor pak ragil,biar kami bisa saling berkomunikasi dengan lancar."


"Ohh boleh boleh, sebentar ya nak,ibu ambil hpnya dulu di dalam."bu kades segera berjalan menuju kamarnya dan mengambil hp serta mencatat nomor suami di sesobek kertas kecil setelah itu ia langsung keluar dan memberikan kertas kecil yang berisi nomor hp pak ragil kepada bajan.


"ini nak nomor suami saya."


bajan mengambil kertas kecil tersebut dari tangan buk kades dan segera menyimpannya ke dalam saku celananya sambil berkata.


"terima kasih bu,maaf kami sudah mengganggu aktivitas paginya"

__ADS_1


__ADS_2