
dengan polosnya samsul menjawab pertanyaan dari pak firman.
"iya pak,tadi malam itu bajan dan ela di fitnah oleh pemuda telah melakukan mesum.karena mereka melihat bajan berboncengan sama ela sambil berpelukan.tadi malam itu puluhan warga datang ke posko seperti mau demo.untuk aja semua tuduhan itu gak terbukti jadi kami gak jadi di usir dari desa ini kalo sampai kami di usir dari sini pasti nilai kami semua jadi bermasalah."
"astaghfirullah."pak firmann sangat terkejut mendengar perkataan Samsul lalu berkata.
"apa kalian itu di fitnah sama orang yang namanya santo dan rendra?"
Samsul sedikit terkejut mendengar hal itu.
"kok bapak bisa tau kalau mereka berdua yang menyebarkan Fitnah?"
pak firman hanya tersenyum lalu berkata.
"mereka berdua itu emang udah sangat sering menyebabkan berita bohong di desa ini. bapak sudah ber kali kali menegur tapi tetap saja Meraka tidak merespon bapak karena sudah bosan menegur akhirnya bapak biarin saja tingkah mereka semoga mereka kena karma dari perbuatan mereka yang sudah mereka lakukan."
"bapak benar, tadi malam bapak itu mereka sudah kena karma dari perbuatann yang mereka lakukan.mereka berdua di pukul sama bajan sampai pingsan gigi santo sampai patah berkat pukulan dari bajan.sementara itu,rendra di pukul juga sama bajan pada bagian dada sampai mulutnya mengeluarkan darah."
"allhamdullilah kalo mereka sudah kena batunya sendiri,kalau bajan yang berbuat seperti itu menurut bapak itu hal yang bagus kalau bisa mereka berdua mati aja dari pada mereka menebar fitnah dan bisa membuat rusuh dengan mengadu domba di desa ini."
samsul merasa heran kenapa pak firman berkata seperti itu kemudian dia bertanya."maaf pak, sebenarnya mereka itu siapa sih?kenapa mereka bisa membuat gaduh di desa ini."
"kamu penasaran ya sama mereka? sebenarnya mereka berdua itu saudara jauhnya pak ragil pak ragil sendiri saja sudah cape dan bosan mengingatkan kedua keponakannya itu.sebenarnya pak ragil tidak peduli dengan apa yang di kerjakan sama dua orang itu.karena ini adalah hubungannya sama bajan makanya dia mau untuk turun tangan membantu mereka."
...samsul mengangguk pelan mendengar penjelasan pak firman setelah itu ia berkata."pantesan aja tadi itu aku lagi liat dia cuma diam aja pas bajan menghajar dua keponakan nya itu.dia kaya tidak peduli dengan apa yang terjadi sama mereka."...
"sebenarnya pak ragil ingin kedua keponakannya itu pergi dari desa ini, tapi karena ia tidak enak dengan , istrinnya makannya dia membiarkan saja dua keponakannya itu sampai mereka kena batunya."pak firman menjelaskan lebih lanjut tentang kedua keponakannya pak ragil.
__ADS_1
mengingat hari sudah mulai terang,pak firman meminta izin kepada Samsul untuk kembali ke rumahnya.
"kalau gitu bapak pulang dulu yah sul.bapak mau siap siap ke kebun soalnya,kalau udah agak siangan panas di sana."
"ouh gitu ya pak ya udah pak,maaf aku sudah mengganggu waktu bapak."
pak firman hanya tersenyum sambil memegang bahu samsul lalu berkata."gapapa, sekarang bapak pergi dulu yah."
setelah berkata seperti itu pak firman segera pulang menuju rumahnya.
samsul juga kembali ke posko setelah pak firman sudah pergi saat sudah tiba di posko ia ingin kembali tidur.
baru saja ia ingin memejamkan mata tiba tiba terdengar teriakan ela dari pintu luar.
"assalamu'alaikum wahai kalian para imam bangun kalian semua!"
melihat bajan yang tidak ada di rombongan mereka ela segera masuk ke kamar untuk membangunkan bajan.di fikirannya ia terbayang kejadian kemarin ketika membangunkan bajan.maksud hati ingin membangunkan bajan eh malah mendapatkan ciuman bibir yang tidak ia duga sama sekali.sambil berjalan ke kamar bajan ela berkata dalam hati.
"kali ini kejadian apa yang akan terjadi ya?apa mungkin terulang kembali kejadian kemarin pagi?ah bodoamat ah aku gak peduli apa yang terjadi ya terjadi lah.tapi semoga saja kejadian semalam terjadi lagi."
ketika sudah sampai di depan pintu kamar bajan,ela sedikit kaget melihat bajan yang sudah bangun dari tidurnya saat melihat ela yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya bajan segera berkata dan sedikit mengejek.
"mau apa kamu ke sini?kamu mau kejadian pagi kemarin terjadi lagi?"
saat itu ela hanya bisa senyum,namun di balik senyum itu ia sangat ingin kejadian itu terulamg kembali gerak gerik ela membuat bajan curiga dan berkata dengan nada yang sedikit ngegas.
"halo kok malah diem aja sih?tadi aku tanya kamu mau kejadian pagi kemarin terulang lagi apa gak?"
__ADS_1
ela tersentak dari lamunannya dan secara reflek ia menganggukkan kepalanya.
setelah menganggukan kepalanya ela segera tersadar dan berkata."apa sih jan,jangan ngimpi deh.gak mungkin aku mau lagi kalaupun aku mau ya aku langsung bilang aja."
bajan tau kalau sebenarnya hanyalah alasan ela saja bajan kemudian berdiri dan berjalan pelan ke arah ela.melihat bajan yang berjalan ke arahnya,ela semakin gelisah dan seketika jantungnya berdebar sangat kencang serta tangan yang sudah mulai dingin menunggu apa yang akan di lakukan oleh bajan.
bajan semakin pelan jalan ke arah ela sambil memegang dan melihat hpnya seolah olah melihat notifikasi pada hpnya.
namun bajan hanya berpura pura saja melihat notifikasi pada hpnya di dalam pikirannya ia sudah merencanakan sesuatu hal.
saat ia sampai tepat di hadapan wajah ela ,ia berhenti dan segera menoleh ke arah ela bajan langsung meletakkan hpnya ke dalam saku celana panjangnya,lalu mengangkat kedua tangannya dan di letakkan di pipi ela.saat bajan melakukan hal itu,semakin membuat ela menggigil dan terdiam seribu bahasa menunggu apa reaksi bajan berikutnya.
bukanya ciuman mesra di pagi hari yang di dapatnya tapi sebuah tamparan kecil yang di berikan bajan di kedua pipinya.saat menepuk kedua pipi ela,bajan berkata sambil tersenyum.
"jangan mimpi kejadian kemarin terulang lagi."
setelah berkata seperti itu bajan yang masih memegang kepala ela segera menundukan kepalanya lalu mencium kening ela dengan sangat lembut.
setelah itu bajan berkata dengan pelan di telinga ela yang tidak di tutupi oleh jilbab.
"untuk pagi ini cukup ini aja jangan ngarep lebih.udah ya aku mau ke kamar mandi dulu oh ya satu lagi,fikiran kamu jangan kosong."
bajan segera mengambil handuknya dan menuju kamar mandi meninggalkan ela sendirian di poskonya.terlihat wajah ela sedikit kekecewaan karena hal yang di inginkannya tidak terjadi.
cukup lama ela terdiam dan memikirkan hal yang terjadi padanya saat ini sebenarnya ia sangat ingin lari mengejar bajan dan segera mempertemukan kembali bibirnya dengan bibir bajan.karena kondisinya yang masih lelah tidak mungkin ia lari mengejar bajan yang sudah jauh darinya.walaupun ia sanggup mengejar bajan.pastilah bajan sudah berada di luar posko dan hal itu tidak mungkin terjadi.
ela segera kembali ke poskonya dengan wajah yang sedikit kecewa.
__ADS_1
ketika ia kembali ke posko ternyata sarapan sudah di sediakan oleh ara dan lia karena yang memang jadwal mereka piket di hari kedua ini.hari ini adalah jadwal piket ara dan lia mereka berdua menyiapkan sarapan pagi tahu goreng dan teh hangat untuk mengisi perut anggota kelompok yang lainnya.