KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
KERANDA MAYAT JATUH PART 40


__ADS_3

mendengar perkataan pak firman,bajan teringat jika widia takut bertemu dengan manusia jika manusia itu bwrada di dunianya.bajan berkata.


"gak perlu,bapak gak perlu menjemput widia,karena dia sangat ketakutan jika bertemu manusia di alam ini.biarin aja pak ijang yang akan menjemputnya di mushola."


pak ijang juga mendengar omongan bajan dan berkata."baik jan,benar kata kamu tadi,widia sangat takut jika bertemu dengan bangsa kalian.biar bapak saja yang memanggil widia di mushola."


bajan kemudian menganggukan kepalanya tanda setuju dan mempersilahkan pak ijang pergi untuk menjemput widia."


"ya udah kalau gitu,silahkan bapak segera menjemput widia sekarang.akan tetapi jangan terlalu lama,soalnya aku udah gak sabar untuk menangkap dan memasukkan kembali peliharaannya si bajing ragil itu."


pak ijang langsung mengangguk dan segera berjalan menuju mushola yang hanya berjarak 250 meter dari rumah pak firman.


ketika pak ijang sudah berjalan sejauh 100 meter dari rumah pak firman.widia yang sedang duduk di atas keranda mayat mushola melihat ada yang berjalan menuju arahnya.sejenak widia memperhatikan siapa yang berjalan menuju arahnya itu.kemudian ia langsung menyadari kalau yang berjalan mendekatinya adalah pak ijang.dengan cepat widia segera turun dari atas keranda mayat.


saat widia turun dari keranda mayat tersebut,ia membuat keranda tersebut jatuh dan mengeluarkan suara yang sangat keras.suara tersebut sampai terdengar oleh teman teman bajan yang belum tidur dan sedang bermain game online di poskonya.


saat mendengar suara keranda yang terjatuh tersebut.mereka berlima langsung terdiam dan saling memandang satu sama lain.angga segera berkata ke 4 temannya.


"kalian denger gak suara barusan?"


samsul menjawab dengan ekspresi yang ketakutan dan suara yang sangat pelan.


"kayaknya itu suara dari sebelah ngga."


rendi yang pemberani segera berdiri dan menuju sumber suara.ia melihat keranda mayat di samping mushola terjatuh.melihat hal itu rendi berkata kepada teman-temannya.


"itu hanya suara keranda jatuh aja.sini bantu aku buat diriin kerandanya."


"hah?kerandanya jatuh?kamu serius ren?"angga bertanya kepada rendi dengan ekspresi wajah yang ketakutan.


"udah kalian gak usah ketakutan kayak gitu.sini bantu aku cepetan."ucap rendi dengan santai dan memasang wajah yang biasa saja.

__ADS_1


rafi yabg sedang ketakutan terpaksa harus berdiri dengan badan yang lagi gemetaran.mereka semua berjalan dengan sangat ketakutan karena mendengar suara keranda yang tiba tiba jatuh sendiri.


"ayo sini cepet jalan,jangan kaya orang yang mau mati gitu kalian jalannya"rendi berkata dengan sedikit kesal melihat temannya yang sedang ketakutan.


karena sudah tidak sabar,rendi akhirnya menarik tangan keempat kawannya agar cepat berjalan.setelah sampai di dekat keranda,segera mereka memperbaiki posisi keranda mayat tersebut seperti semula.setelah keranda itu berdiri,semua orang kecuali rendi berlari menuju posko dengan sangat cepat.


melihat keempat temannya yang ketakutan,rendi berkata dalam hati.


"umur doang pda tua,sama keranda aja pada takut.dasar aneh."


setelah itu rendi segera berjalan dengan santai menuju poskonya kembali.


saat di dalam posko ia tidak melihat keempat temannya berada di ruang tamu.segera ia berjalan menuju kamar mereka dan ia melihat keempat temannya sudah menutup badan hingga kepala mereka dengan selimut masing-masing."


melihat tingkah temannya tersebut,rendi berkata dengan nada sedikit mengejek.


"kalian pada kenapa coba?baru denger suara keranda jatuh aja kalian udah ketakutan kayak gini.gimana kalau kalian lihat setan."


angga segera membuka selimut yang menutupi badannya lalu duduk dan berkata.


rendi tidak menghiraukan ucapan angga,ia segera mengambil posisi untuk tidur sambil berkata.


"dasar kalian aja yang penakut.angga segera mengambil hpnya dan ingin menelvon bajann.namun panggilannya tidak kunjung di angkat oleh bajan.setelah sudah berkali kali mencoba menghubungi bajan,akhirnya ia pasrah sambil berkata.


"bajan lagi ke mana sih,kok di telvon gak di angkat."


"udah lah ngga,mending kamu tidur aja sana.nanti juga bajan bakalan pulang sendiri."ucap Rendi dengan nada sedikit tinggi.


sementara itu widia yang menjatuhkan keranda tersebut,tidak memperdulikan sama sekali.ia lebih memperdulikan pak ijang yang sedang berjalan ke arahnya.


widia berjalan dengan sedikit terburu buru menuju ke arah pak ijang,dan ketika ia sampai di hadapan pak ijang langsung berkata.

__ADS_1


"ada apa pak kesini malam malam?"


"udah,sekarang kamu ikut aku.bajan nyuruh aku buat jemput kamu di sini."pak ijang berkata dan tidak memperdulikan pertanyaan widia.


"bajan? kenapa dia sampai memanggil aku?apa aku punya salah sama dia?"widia bertanya penasaran mengaapa pak ijang tiba tiba menjemputnya untuk menemui bajan.


pak ijang sedikit kesal dengan pertanyaan widia"udah kamu gak usah banyak tanya, sekarang kamu ikut aku aja ke rumah pak firman untuk ketemu sama bajan.nanti kamu juga akan tau sendiri."


"iya baik pak.tapi sebentar aku mau memperbaiki kondisi keranda.soalnya tadi jatuh pas aku mau turun tadi."


pak ijang semakin emosi dan berkata dengan sedikit membentak.


"widia!!kamu denger kan apa yang aku bilang.sekarang cepat kita ke rumah pak firman dan bertemu bajan di sana."


widia berkata sambil menoleh ke arah keranda yang tadi di jatuhkannya.


"oke pak."


widia segera berjalan di belakang pak ijang.namun ia masih merasa heran, kenapa keranda yang tadi terjatuh tiba tiba sudah dalam kondisi semula.sambil berjalan,widia bergumam dalam hati.


"kok bisa ya kerandanya berdiri lagi.padahal tadi aku rasa itu jatuh deh.ah yaudah lah biarin aja nanti aku cari tau penyebabnya."


widia dan pak ijang berjalan dengan sedikit terburu buru menuju rumah pak firman.tiga menit mereka berlari kecil akhirnya sampai di rumah pak firman dan kemudian masuk untuk bertemu dengan bajan.


saat masuk ke dalam rumah,widia terkejut kalau pak firman berada di alamnya.selama ini widia hanya mengetahui kalau pak firman imam di mushola tempat ia tinggal.namun kali ini widia sangat terkejut kemudian berkata.


"loh bapak kenapa bisa sampai ada di sini?setau saya kalau bapak itu belum meninggal dunia.apa bajan yang membawa bapak ke sini?"


pak firman tertawa mendengar widia berbicara seperti itu.


"hahahha kamu benar widia,saya bisa berada di sini karena bajan yang mengajak.bajan juga yang memberitahukan kalau selama ini kamu yang di lihat oleh warga desa lembah pulau yang ingin ke mushola.saya sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat kalau sering melihat penampakan sesosok makhluk yang sedang duduk di keranda mushola."

__ADS_1


walaupun widia berwujud jin muslim,akan tetapi widia juga memiliki sifat yang jahil.ia kerap kali menampakan dirinya ke masyarakat.widia tidak bermaksud untuk menakut nakuti warga desa lembah pulau yang ingin ke mushola.akan tetapi jika ada warga baru yang di lihat oleh widia,pasti ia akan menampakkan dirinya.


hal tersebut juga di lakukan kepada bajan.widia tau kalau bajan orang baru di desa ini.namun di saat widia menampakkan dirinya ke bajan.bukannya bajan takut,dia malah mengajak untuk berbicara dan berkenalan.hal itu yang membuat widia penasaran dan akhirnya mencari tau siapa bajan yang sebenarnya.


__ADS_2