KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
saling mengutarakan part 73


__ADS_3

"aku takut jan, kalau terjadi apa apa sama kamu. apa lagi di rumah ini cuma ada kita berdua saja. sempat tadi denyut nadi kamu berhenti sejenak. pas denyut nadi kamu berhenti aku langsung panik dan membaringkan tubuh kamu di karpet untuk memastikan nadi kamu masih berdetak. untuk saja nadi kamu kembali berdetak jan. untuk kedepannya jangan sampai seperti ini lagi ya jan, aku khawatir sama kamu karena aku sayang sama jan. I LOVE YOU."


bajan hanya merespon perkataan risma dengan berkata sangat pelan di telinga risma yang masih tertutup oleh jilbab putihnya.


"I LOVE YOU TO."


saat mendengar bajan mengucapkan kata itu, risma langsung tersadar dan dengan cepat melepaskan pelukannya dari tubuh bajan. segera ia berlari menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu kembali, karena ia merasa wudhunya sudah batal setelah menyentuh lelaki yang bukan muhrimnya.


bajan tidak mengejar risma saat berlari menuju kamar mandi. ia hanya menunggu risma di ruang tamu. cukup lama risma di kamar mandi. dari kamar mandi terdengar percikan air seperti sedang mengambil air wudhu. setelah selesai mengambil air wudhu, risma kemudian mengenakan kembali jilbabnya dan merapikan pakaiannya yang kusut akibat memeluk bajan secara tiba tiba.


risma membuka pintu kamar mandi dengan tangan yang sangat bergetar. di dalam hatinya risma berkata.


"kok bisa ya tadi aku meluk bajan? terus kenapa ya tiba tiba bajan mengucapkan kata I Love You To. setau aku kata itu keluar ketika sedang menjawab kata I Love You. apa aku yang bilang kata itu duluan sehingga bajan menjawabnya? ah sudah lah sebaiknya aku tanya secara langsung dengan bajan dari pada aku pusing mikirinnya."


dengan penuh pertanyaan yang melintas di dalan fikirannya, risma berjalan menuju ruang tamu dengan wajah yang tertunduk malu. ia sempat melirik ke arah bajan. saat ia melirik ke arah bajan, disaat bersamaan bajan juga melirik ke arah risma. hal itu yang membuat tubuh risma semakin bergetar hebat. langkah demi langkah ia berjalan ke arah bajan. saat sudah sampai di depan bajan, risma seera duduk bersimpah dengan wajah yang masih tertunduk malu. dengan bibir yang bergetar, risma berkata.


"A...A.. aku tadi kok bisa tiba tiba memeluk kamu jan? apa yang sebenarnya terjadi sama aku?"


bajan tidak langsung menjawab pertanyaan dari risma. bajan kembali bertanya.

__ADS_1


"tadi kakak ingat terakhir kali pas kapan?"


risma mencoba kembali mengingat kejadian yang baru saja dia alami. setelah mengingat kejadian demi kejadian ia menjelaskan sambil menatap ke arah bajan secara perlahan.


"tadi aku inget kalau kamu itu diam tidak bergerak sama sekali. aku sempat panik karena kamu seperti itu. akhirnya aku baringkan tubuh kamu di karpet ini. aku juga ingat tadi denyut nadi kamu sempat berhenti sesaat. tapi allhamdullilah denyut nadi kamu yang tiba tiba berhenti tadi, aku sempat mengira kamu meninggal jan. kalau sempat kamu meninggal, bisa aku yang telah di sangka telah membunuh kamu. ada beberapa menit aku terus mencoba membangunkan kamu jan. terakhir aku ingat itu, kamu buka mata. habis itu aku langsung gak ingat apapun lagi sampai dengar kamu ngucapin kata I Love You To. kok bisa kamu tiba tiba ngucapin kata itu?"


dengan cepat dan merasa tidak berdosa bajan berkata. "aku berkata begitu, karena kakak yang menyebutkan kata I Love You duluan. gak mungkin aku bilang kata seperti itu tanpa ada sebab."


risma langsung terkejut mendengar penjelasan bajan. ia merasa tidak yakin jika dirinya berkata seperti itu. karena merasa penasaran, risma memastikan kembali dan bertanya.


"masa sih jan? aku bilang kata kata itu? aku ngerasa gak ada ngucapin kata kata itu deh."


ketika mendengarkan rekaman yang di putar oleh bajan, risma sangat terkejut dan tidak bisa berkata apa apa lagi. ia hanya bisa menutup mulutnya dengan tangan karena sangat terkejut.


setelah bajan memutar rekaman secara utuh. ia kemudian berkata.


"sekarang kakak jujur saja sama aku. kakak berkata seperti ini menggunakan alam bawah sadar. atau kakak ada rasa sama aku?"


jantung risma semakin berdebar mendengar ucapan yang keluar dari mulut bajan. di dalam hatinya memang memiliki rasa sayang dan rasa cinta yang lebih kepada bajan sebagai lawan jenisnya. namun ia tidak berani mengungkapkan perasaannya tersebut. karena ia terlalu malu untuk berkata seperti itu. namun saat ini semuanya sudah terbongkar, ia berkata seperti itu saat tubuhnya di kendalikan oleh alam bawah sadarnya. tidak bisa lagi ia berbohong kepada bajan. dengan wajah yang tertunduk dan pipi yang tiba tiba memerah risma berkata kepada bajan sambil menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


""iya jan, aku mulai menaruh rasa sama kamu saat aku tau kalau kamu itu kuliah di jurusan fisika. aku juga sangat menyukai sikap wibawa yang kamu miliki sebagai ketua kelompok KKN. tapi aku pendam saja rasa itu, takutnya kamu gak mau sama aku yang hanya perempuan dari desa. sedangkan kamu laki laki dari kota besar. akhirnya aku hanya bisa diam saja. jujur aku masak semua makanan ini hanya untuk menarik perhatian kamu. dan satu lagi, tujuan aku nyuruh kamu buat ngajarin adik aku itu sebenarnya biar aku bisa kenal kamu lebih jauh. tapi lagi lagi aku sadar, kalau kamu ke sini itu untuk melakukan pengabdian melalui kegiatan KKN (kuliah kerja nyata) dan bukan KKN (kuliah kerja nikah). aku merasa minder jan, aku malu jan, dan baru sekarang semuanya terbongkar. memang ini waktu yang sangat cepat untuk aku jatuh cinta. kita baru bertemu kemarin dan aku sudah bisa merasakan jatuh cinta kepada lawan jenis yang sebelumnya belum pernah aku rasakan. maaf kalau aku gak bisa mengendalikan pikiran aku tadi. maaf juga aku sudah memeluk kamu secara refleks tanpa aku sadari."


bajan hanya tersenyum melihat kejujuran Risma tentang perasaan yang dimilikinya terhadap dirinya. kemudian bajan menatap mata risma sangat dalam dan setelah itu ia berkata.


"kak, aku sangat terharu dengan kejujuran dan perasaan yang sudah kakak utarakan."


bajan sedikit terbatuk saat ia berkata seperti itu sambil melanjutkan perkataannya.


"aku tau kalau ini terjadi sangat cepat dan secara tiba tiba. aku tidak bisa mengelak dan aku juga harus jujur sama kakak. saat kita bertemu pertama kali ketika di gerbang kantor desa, darah aku sudah berdesir sangat kuat. sebelum ini aku gak pernah merasakan darah aku mengalir sangat cepat saat melihat perempuan. aku sebenarnya sudah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama. sebelum kakak merasakan hal ini, aku sudah merasakan memiliki rasa terhadap kakak. jujur aja kak aku ini seorang playboy di kampus, namun sifat playboy aku tiba tiba hilang setelah aku bertemu dengan kakak. bahkan sebelum aku ke rumah kakak juga sudah bilang ke irwan, kalau seandainya aku bisa mendapatkan kakak, semua perempuan yang dekat sama aku saat ini akan aku tinggalkan langsung."


mendengar hal itu, risma tidak bisa menahan dirinya untuk tidak bertanya.


"mereka? maksud kamu, kalau kamu saat ini sedang mencintai lebih dari satu perempuan secara bersamaan?"


bajan melambaikan tangannya dan berkata.


"aku sama sekali tidak mencintai mereka berdua. karena bagi aku rasa itu memiliki beberapa tingkatan. yang pertama yaitu rasa suka, dimana aku hanya bisa merasakan suka atau tertarik dengan mereka karena mereka memiliki wajah yang sangat cantik bagi aku. tingkatan yang kedua yaitu rasa cinta, aku berusaha menerima orang tersebut apa adanya bagaimana kondisinya kelebihan dan kekurangannya. dan yang ketiga atau tingkatan yang paling terakhir itu rasa sayang, rasa sayang ini muncul setelah adanya rasa cinta, di mana aku akan menerima bagaimanapun kondisinya. segala kelebihan yang ada pada dirinya maupun kekurangan yang di milikinya akan aku terima apa adanya. saat ini hanya ada satu wanita yang sangat aku sayang yaitu ibu aku sendiri. tapi."


bajan tiba tiba menghentikan perkataannya, ia tidak mungkin memberitahukan kejadian yang sebenarnya tentang siapa dirinya dan siapa keluarganya. bajan belum ingin memberitahukan identitas aslinya sebagai keturunan tunggal kerajaan. jika risma tahu kondisi kehidupan bajan saat ini, ia takut akan membuat risma semakin minder. ia takut risma tidak bisa menerima status sosial antara dirinya dan risma.

__ADS_1


__ADS_2